
pagi hari anisha terbangun karena suara teriakan dari seorang gadis yang ada di sebelah kamarnya itu
" astaghfirullah hal adzim.. zahra kenapa teriak-teriak "
tanpa fikir panjang anisha langsung menuju ke sebelah kamarnya yang tak lain adalah kamar sang adik yaitu zahra
tanpa mengetuk anisha langsung masuk terlihat lah sang adik tengah duduk di depan cermin meja rias nya
" kamu kenapa ra kok teriak kaya gitu "
mendengar suara anisha zahra dengan cepat mengambil masker kesehatan dan menutupi wajahnya
" aku nggak papa kok mbak "
" nggak papa tapi kok teriak-teriak kaya toa masjid sih? "
" tu juga kenapa tu muka di pakein masker kesehatan hah? "
" iihh mbak ah!! ya udah deh.. " zahra melepas masker kesehatan di wajahnya anisha tertawa terbahak-bahak melihat wajah sang adik
" mbak ih kok ketawa si "
" astaghfirullah hal adzim.. maaf ya ra.. tu bibir kok kenapa jadi maju gitu? "
" iihh mbak nisha zahra juga nggak tau.. bangun-bangun udah kek gini "
" pasti kamu alergi sesuatu ka ra.. "
" hah!! setau aku sih aku nggak ada alergi apa-apa mbak "
" terus kenapa itu bibir nya "
" tanya bunda gih ra.. "
" okay mbak sana keluar zahra mau mandi dulu "
" ya sudah mbak keluar.. oh iya maaf ya ra tadi mbak langsung masuk tanpa permisi maaf ya "
" iya mbak santai aja "
***
" gimana ra apa kata bunda? "
" kata bunda aku alergi seafood mbak "
" terus kamu ada makan seafood gitu? "
" nggak ada mbak "
" terus apa ya.. "
" mungkin kamu di gigit serangga kali ra..kali aja ya ra.. "
" huftt ya udahlah aku berangkat dulu mbak.. ada kelas setengah jam lagi assalamu'alaikum "
" waalaikumsalam "
" bund jadikan nemenin anisha ke rumah om kyai Rasyid? "
" iya nisha jadi kok.. kapan emang nya kamu mau kesana? "
" sekitar jam delapan pagi ada nggak ya mereka bund "
" kamu telfon airin gih kasih tau kalo kita mau ke sana "
" iya bund sebentar "
**panggilan terhubung
Airin** : assalamu'alaikum nish
__ADS_1
Anisha : waalaikumsalam kak ai
Airin : ada apa nih pagi-pagi udah nelfon
Anisha : nisha cuma mau tanya aja hari ini kak ai ada di rumah kan?
Airin : iyalah nish.. emang aku mau kemana lagi.. nggak di kasih izin sama abinya iky sih
Anisha : ooh ya sudah kak.. cuma itu aja kok
Airin : emanah kenapa nish?
Anisha : nggak ada apa-apa sih hahaha
Airin : ya sudah aku tutup dulu ya.. soalnya mau nyiapin keperluan abinya iky kerja dulu
Anisha : iya kak.. maaf ya ganggu jadinya
Airin : nggak kok nish.. ya sudah assalamu'alaikum
Anisha : waalaikumsalam
panggilan terputus
" bund katanya ada kok di rumah "
" baguslah kalau begitu sekarang yuk temenin bunda shoping nish "
" shoping bund? bunda aku shoping nih? "
" iya nish.. kemarin di grup temen-temen arisan bunda pada pamer tas keluaran terbaru nish.. bunda jadi pengen deh.. makanya bunda mau beli juga "
" astaghfirullah hal adzim bunda.. ck.. ayuk lah.. "
" makasih sayang ayuk kamu yang nyetirnya nish. soalnya pak djarot lagi libur anaknya sakit "
" innalillahi semoga anaknya pak djarot lekas sembuh ya bund "
" ya sudah mari masuk bunda ku "
***
Di kediaman asfaradzhi kini Rya sedang kebingungan mencari stateskop nya yang entah hilang kemana
" kak Rya lagi ngapain kok jongkok-jongkok gitu? "
Rya menoleh ke arah suara ternyata Galih sedang memperhatikan dirinya
" ini lho galle stateskop aku hilang.. entah kemana perginya "
" stateskop? apa yang di bawa sama iky tadi ya "
" hah! apa! iky membawa stateskop kakak "
" aku juga nggak tau kak.. mendingan kakak cari iky deh tanya apa dia main ke kamar kakak apa nggak "
" nak tu good ide "
Galih geleng-geleng kepala dan melanjutkan langkah nya menuju halaman depan rumahnya Galih duduk di atas ayunan sambil bermain gitar
tak lama ia bermain gitar sebuah mobil yang bernuansa mewah yang berwarna hitam pekat itu masuk ke halaman rumahnya
" mobil siapa itu ya? "
tak lama keluar lah anisha dan bunda lia dari mobil itu anisha tak melihat ke arah Galih hanya bunda lia yang melihat ke arah Galih
bunda lia tersenyum ke arah Galih di balas Galih hanya anggukan kepala saja
mereka masuk ke dalam rumah besar itu mereka di sambut oleh kepala pelayan rumah itu dengan hangatnya
Galih ikut masuk karena penasaran mengapa anisha datang ke rumahnya
__ADS_1
" assalamu'alaikum tante " Galih mencium punggung tangan bunda lia
" waalaikumsalam galle " anisha mendongak setelah mendengar nama galle di sebut bunda lia
" eh galle.. maaf ya aku tak melihat mu tadi "
" iya tak masalah "
" sebentar aku panggil kan umi sama abi dulu "
" iya nak terimakasih ya "
***
" eh ada lia ya "
" eh iya nih.. nisha mau main dengan iky katanya sih.. "
" assalamu'alaikum umi abi "
" waalaikumsalam sayang "
" galle panggilkan airin ke mari "
" iya bi permisi semua "
" tumben ke sini nish.. ada tujuan lain nggak selain mau main sama iky? "
" hahaha ada si umi.. anisha kemari juga mau pamitan ke umi dan abi.. "
" pamit kamu mau kemana nish? "
" iya bi.. anisha InsyaAllah jika tak ada halangan lusa besok mau kembali ke kairo "
" ah iya nish.. Kira-kira berapa tahun lagi kamu di sana? "
" sekitar dua tahunan lah bi "
" oh iya iya.. "
" icaaaaa " teriak Rizky bocah laki-laki itu langsung berlari ke arah anisha tetapi sayang nya di tengah ia berlari dengan antusias nya yang menggebu-gebu dia terjatuh
" aws ssssttt "
" astaghfirullah hal adzim iky " anisha langsung berlari menghampiri Rizky yang terjatuh padahal sudah ada Galih di belakang Rizky
Galih sudah membantu Rizky berdiri kembali anisha langsung memeluk tubuh kecil Rizky dengan perasaan cemas
" Rizky kamu tidak papa kan.. yang mana yang sakit sayang? " anisha memeriksa lengan, kaki, dan seluruh badan Rizky
Rizky tersenyum dan memeluk anisha " iky tidak kenapa-kenapa ica.. iky kuat " anisha melepas pelukkan Rizky
" hahaha Rizky emang paling kuat kan laki-laki ya " Rizky menganguk dengan senyuman yang manis
" baiklah sekarang ica sudah di sini.. ica sudah menepati janji ica kan? " Rizky hanya menganguk
" baiklah ayok kita bermain "
" ica gendong "
" iky nggak boleh kek gitu gendong nya sama paman aja ya " Rizky menoleh ke arah Galih yang melarang nya untuk di gendong oleh anisha
" paman melarang iky "
" iya paman melarang iky... kalo iky mau gendong sini dengan paman saja kasian ica nya iky.. ica perempuan mana kuat gendong iky "
" tidak!! iky maunya di gendong sama ica titik "
" baiklah pangeran ku sini "
-------------------------------------
__ADS_1
Bersambung