
"Em... udah jam berapa ya ini" kata Galang yang mulai teringat dengan sesuatu hal itu sampai ia pun ingin tahu jam berapa saat ini.
Kemudian Galang melihat jam yang ada di hanphone nya.
Begitu Galang melihat jam di handphone nya, ia pun awalnya biasa aja saat mengetahui jam berapa saat ini.
"Baru jam segini ternyata, lanjut lagi kali ya pekerjaannya. Bentar lagi juga selesai nih." kata Galang pada dirinya sendiri setelah melihat jam di handphone nya.
"Hem iya deh lanjutin lagi. Boss juga belum dateng jam segini mah. Eh... bentar - bentar jam berapa tadi aku liat nya." kata Galang yang mulai menyadari bahwa ada yang salah. Ia kemudian menyalakan kembali hanphone nya itu.
Dan melihat kembali jam yang tertera di layar handphone nya menunjukkan jam yang sudah lumayan siang.
"Apa? udah jam segini. Ya ampun Galang ko kamu lupa sih jam segini mah boss pasti udah dateng bukan belum dateng. Kamu nya aja yang terlalu fokus dan tak menyadari kalau jam nya udah jam segini." kata Galang yang terkejut lalu ia pun mulai di buat panik.
"Dokumen, dokumen nya dimana ya. Aduh... tenang Galang jangan panik. Rileks... rileks... coba jangan panik dulu. Tarik nafas huh... tarik lagi huh... iya bagus sekali lagi Galang coba tarik nafas nya huh..." kata Galang berkata pada dirinya sendiri.
"Oke sekarang aku udah lumayan tenang. Mulai dari sebelah sini aku cari dokumennya. Em... yang ini bukan, yang ini juga bukan, ini... ini... dan ini bukan juga." kata Galang yang kini sedang mencari dokumen.
"Jangan panik Galang tenangin dulu diri kamu. Coba ingat - ingat dulu terakhir kali tadi kamu baca dokumennya kamu simpan di mana." kata Galang menenangkan dirinya yang mulai panik.
"Em... tadi tuh kalau nggak salah aku simpan di sebelah si... eh... ya ampun ini nih dokumennya. Ckckck... Galang, Galang kamu ini panik duluan sih. Dokumen ada di hadapan kamu nyari ke mana. Untung nggak sampai pergi mengelilingi ruangan ini. Kalau udah kaya gitu kamu pasti akan kecapean cari dokumennya tapi nggak ketemu - ketemu. Ckckck..." kata Galang yang mulai mengingat kejadian sebelumnya dan setelah ia mengingat nya, ia pun mengatai kebodohannya sendiri.
Dokumen yang telah di temukan Galang saat ini. Mulai Galang lihat terlebih dahulu sebelum ia membawa dokumen itu pada boss untuk di tanda tangani.
Di lihatlah dengan seksama dokumen itu satu persatu. Setelah di pastikan semua dokumen itu benar adanya.
Galang mulai pergi membawa dokumen itu untuk di berikan pada boss.
Tap... Tap...
Langkah demi langkah Galang pergi dari ruangnya saat ini. Berhubung ruangan boss ada di lantai paling atas ia pun harus menaiki lift menuju ke sana.
__ADS_1
Masuk lah ia ke dalam lift dan tak lupa ia pun menekan angka lantai yang akan ia tuju saat ini.
Setelah menekan angka yang paling tinggi. Ia kemudian menunggu sampai lift berhenti di tempat tujuannya.
Ting...
Lift pun telah berhenti. Tak lama pintu lift terbuka perlahan demi perlahan. Ketika pintu lift telah terbuka sempurna. Galang lalu keluar dari pintu lift.
Karena di lantai paling atas hanya ada dua ruangan Galang tak perlu pusing dan terburu - buru berjalan untuk sampai ketempat boss nya.
Jadi setelah ia sampai di sini. Ia bersikap seolah - oleh ia baik - baik aja. Tapi nyatanya kalian pun tahu betapa panik nya Galang tadi. Saat ia tak menemukan dokumen yang ia bawa saat ini.
Tapi beruntung akhirnya ia telah menemukan dokumen ini dan ia juga harus kembali tak terlihat panik sama sekali.
Tap... Tap...
ini lah langkah terakhir Galang yang kini tepat berada di meja sekretaris.
Sekretaris Reta yang mendapatkan sebuah sapaan dan pertanyaan seketika menghentikan kegiatan yang sedang ia lakukan saat ini.
Lalu ia mulai melihat seseorang yang berbicara pada nya itu.
Saat sekretaris Reta telah melihat orang yang berbicara padanya. Ia kemudian mulai menjawab ucapan orang yang berbicara pada nya itu. Ya kalian pun tahu bahwa orang itu tiada lain dan tiada bukan adalah Galang orangnya.
"Pagi menjelang siang juga. Ada perlu apa mencari boss?" kata sekretaris Reta pada Galang.
"Em... ini bu saya mau minta tanda tangan di dokumen ini sama boss." kata Galang memberitahukan tujuannya pada sekretaris Reta sambil menunjukan dokumen yang ia bawa saat ini.
"Oh gitu ya, em... kalau gitu tunggu sebentar saya masuk dulu ke dalam." kata sekretaris Reta menjawab ucapan Galang.
"Iya bu" kata Galang menjawab ucapan sekretaris Reta dengan singkat.
__ADS_1
Sekretaris Reta yang telah mendengar jawaban dari Galang tanpa menunggu lama ia pun mulai pergi melangkahkan kaki nya untuk masuk ke ruangan boss.
Tok... Tok...
Pintu ruangan di ketuk oleh sekretaris Reta. Tak menunggu lama terdengar lah suara seseorang yang ada di dalam mempersilahkan untuk sekretaris Reta masuk ke dalam.
"Masuk" kata seseorang itu pada sekretaris Reta.
Ceklek...
Pintu pun di buka oleh sekretaris Reta. Lalu ia mulai masuk kedalam dan tak lupa menutup terlebih dulu pintu nya.
"Ada apa?" kata seseorang itu setelah sekretaris Reta masuk ke dalam ruangan nya.
"Maaf sebelum nya boss menggangu waktu nya boss. Di luar ada satu karyawan yang ingin ketemu sama boss buat mendatangani sebuah dokumen yang ia kerja kan boss. Apa ia bisa masuk menemui boss atau saya yang mengambil dokumennya untuk di berikan ke boss dan boss nanti hanya perlu mendatangani nya saja." kata sekretaris Reta pada seseorang itu.
"Hem... gitu ya, Reta kan tadi nama kamu."
"Iya boss" kata Reta menjawab ucapan seseorang itu.
"Ya udah Reta berhubung saya di sini baru bekerja di hari pertama dan saya juga belum mengetahui satu persatu karyawan yang bekerja sama saya. Jadi saya minta sama kamu buat kasih tau ke karyawan yang ada di luar untuk masuk kesini. Kamu bisa kan Reta."
kata seseorang itu pada sekretaris Reta.
"Bisa boss, baik kalau begitu saya izin keluar dulu boss buat panggilkan karyawan tersebut."
"Iya Reta silahkan" kata seseorang itu pada sekretaris Reta.
Resta pun mulai membalikan tubuhnya. lalu ia mulai pergi keluar untuk menemui Galang yang saat ini sedang menunggu dirinya.
Saat sekretaris Reta telah keluar dari ruangan boss. Galang yang sedang duduk menunggu di kursi seketika langsung berdiri untuk mengetahui apa yang akan di katakan oleh sekretaris Reta untuk nya.
__ADS_1
to be continued