Cinta Om Duda

Cinta Om Duda
Nesya


__ADS_3

Hari terus berganti begitu dengan Nesya mala mini yang terlihat sangat cantik mengenakan dress warna silver dengan sedikit menyala dan memakai mahkota di kepalanya. Nesya yang di make up begitu sangat natural sehingga memiliki kesan tersendiri, dimana Nesya dan Alex mala mini akan mengadakan pesta pertunagan dan pest aitu tanpa di hadiri oleh kedua orang tua Nesya dan Alex. Alex memang sengaja tak memberi tahu kepada orang tuanya karena sudah dipastikan orang tuanya akan menolak pertunangan ini, sebenarnya Alex sudah di jodohkan dengan anak sahabat orang tuanya karena dari keluarga yang sama.


“Malam ini kamu terlihat sangat cantik,” ucap Alex berbisik tepat di telinga Nesya dan Nesya hanya tersenyum saja.


Pesta pertunangan ini di hadiri oleh teman dan rekan kerja Alex, dan pesta pertunangan ini sangatlah mewah. Entah apa di ada di pikiran Nesya hingga menerima pertunangan ini padahal kedepannya banyak tantangan yang harus Nesya lewati mungkin akan lebih berat dari sebelumnya, namun Nesya tak berpikir sampai di situ disis lain ini agar bisa melupakan Rehan dari pikirannya.


“Terima kasih atas pujiannya Lex,” ucapnya dengan malu-malu, dan Alex pun mencium kening Nesya dengan lembut.


“Karena itu memang nyata adanya Nes, dan aku mohon untuk kali ini kamu jangan meninggalkan aku lagi,” ucapnya.

__ADS_1


Mereka berdua pun berjalan ke atas panggung dan akan segera memulai pesta pertunangannya, semua orang sangat senang dan bertepuk tangan dengan meriah.”Baiklah, sudah bertepuk tangannya dan kini kita saatnya menyaksikan Alex dan Nesya saling bertukar cincin,” ucap MC wanita yang sengaja sudah di sewa untuk menjadi MC di acara pertunangan Alex dan Nesya.


Nesya dan Alex pun saling bertukar cincin dengan dan yang terakhir mendapat ciuman dari Alex di pipi Nesya dan itu membuat Nesya malu-malu mungkin bisa di katakana wajahnya sudah seperti kepiting resbus.


“Terima kasih sekali lagi,” ucap Alex, lalu mereka berfoto-foto dengan tamu undangan secara bergantian.


Mereka menikmati pesta tanpa ada kendala apa pun, Alex membawa Nesya untuk diperkenalkan dengan teman dan juga rekan kerjanya satu persatu. Mungkin sebagian dari mereka akan mencari tahu siapa Nesya yang sebenarnya karena banyak dari mereka memandang Nesya dengan rendah namun Nesya tetaplah Nesya yang tak peka dengan keadaan walaupun dirinya di rendahkan banyak orang tetap saja tak memperdulikannya.


Alex mengajak ke kamar untuk istirahat setelah tamu undangan pulang dan kini Alex memeluk tubuh Nesya dari belakang,”Aku sangat bahagia malam ini,” ucap Alex.

__ADS_1


“Aku juga,” ucap Nesya sambil mengelus punggung tangan Alex.


“Kamu tahu? Aku sangat menginginkan ini sudah lama dan mala mini baru terkabulkan,” ucap Alex sambil mencium tengkuk leher Nesya.


Nesya hanya mengangguk lalu melepaskan pelukan Alex dan segera masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan badannya dan berganti pakaian tidur, sedangkan Alex hanya tersenyum dan menunggu Nesya keluar dari kamar mandi, dan tiba-tiba saja hpnya berbunyi muncul nomor tak di kenal. Alex pun segera mengangkat telepon itu,”Hallo ini siapa?” tanya Alex.


“Dasar kamu bocah sialan kamu bertunangan dengan wanita ****** mana hah!” bentak sang ayah dari sebrang telepon dan terpaksa Alex sedikit menjauhkan ponselnya dari telinganya.


“Pa, papa kenapa marah-marah?” tanya Alex yang masih pura-pura takt ahu.

__ADS_1


“Jangan pura-pura kamu bocah sialan, tunggu saja mama dan papa akan kembali ke Indonesia dan akan mengacaukan segalanya karena kamu telah berbuat sesukamu,” ucap papa Alex yang terlihat marah besar. Alex hanya memijat keningnya yang terasa keninig tiba-tiba dan kenapa papanya bisa tahu ini.


“Pa, Alex mohon jangan lakukan itu. Alex juga butuh bahagia pa dan Alex tidak mau ikuti perintah papa dan mama lagi. Lagi pula Alex sudah besar dan berhak menentukan jodoh Alex sendiri,” ucap Alex lalu memutuskan panggilan teleponnya sepihak.


__ADS_2