Cinta Om Duda

Cinta Om Duda
Hancur


__ADS_3

Nesya yang berada dalam taksi masih mengamati mobil Rehan yang berjalan begitu cepat, Nesya begitu terlihat penasara kenapa Rehan sampai begitunya. Sampailah Nesya berada di depan gerbang rumah besar, Nesya turun dari taksi dan masuk ke dalam pelataran rumah dimana Rehan masuk ke dalamnya.


Baru saja Nesya berjalan mendekati Rehan yang baru saja dating dan dirinya di sungguhkan pemandangan yang begitu menyakitkan untuknya. Dimana Rehan yang baru saja keluar dari dalam mobilnya di sambut wanita cantik yang langsung memeluk Rehan.


Wanita itu begitu terlihat sangat bahagia dan senang dengan kehadiran Rehan, tak sampai di situ saja Nesya juga harus merasakan sakit yang amat terlalu dalam kali ini.


“Sayang, kenapa kamu baru dating sekarang?” tanya Kalina yang bergelayut manja ke Rehan.


“Jangan begini bisa nggak Na,” ucap Rehan sedikit ketus.


“Kenapa kamu begitu, aku kan istri kamu dan kamu suami aku Re,” ucap Kalina.


Ya, Nesya harus melihat pemandangan ini yang begitu membuatnya hancur, Nesya ternyata di bohongi oleh Rehan, ternyata Rehan menikah kembali dengan mantan istrinya. Nesya sudah mengeluarkan air matanya yang tak bisa terbendung lagi, Nesya merasakan hatinya sakit sekaligus hancur berkeping-keping.


Lelaki yang selama ini dirinya percaya dan membuatnya jatuh cinta ternayata laki-laki pembohong dan bajingan. Nesya berlari keluar gerbang dan berjalan sambil menangis di tepian jalan, Nesya tak perduli dengan lirikan orang-orang yang melihatnya, entah mereka membicara Nesya apa.


Yang Nesya rasakan hanya rasa sakit dan hancur, sambil berkali-kali Nesya mengusap air matanya dengan kasar dan berjalan tanpa arah tujuan.

__ADS_1


“Arrgggghhh, tuhan kenapa engkau begitu jahat kepadaku, apa salahku selama ini,” teriak Nesya di pinggir jalan.


“Kenapa tuhan, kenapa aku harus merasakan rasa sakit ini,” ucapnya kembali, dan semakin banyak pasang mata yang menatap Nesya dengan sambil bisik-bisik.


Nesya terus berjalan kemana langkah kakinya melangkah, dirinya tak sanggup lagi kembali ke apartemen milik Rehan dan Nesya juga tak akan menempati lagi apartemen milik Rehan, dirinya juga harus segera pergi jauh meninggalkan Rehan.


Nesya menghentikan taksi menuju kea rah kafe dimana dirinya bekerja, dan tak lupa juga Nesya menelpon Alex mengajaknya bertemu di kafe milik Anton.


Nesya masih mengeluarkan air matanya sedari tadi hingga membuat muka menjadi memerah dan matanya sedikit membengkak, sedangkan sang sopir dari tadi sesekali melirik dari kaca melihat penumpangnya menangis.


**


Menghirup nafas dan menghembuskannya secara perlahan agar rasa sesak yang dirinya rasakan sedikit menghilang dan Nesya terus melakukannya beberapa kali untuk menenangkan dirinya sendiri.


Sampai akhirnya Alex datang menghampirinya dengan terburu-buru.


“Ada apa Nes? Apa kamu baik-baik saja?” tanya Alex dengan khawatir yang langsung mengambil duduk di samping Nesya.

__ADS_1


Nesya yang awalnya menunduk kini menampakkan mukanya yang bengkak itu menatap Alex yang sudah ada di sampingnya hingga membuat Alex kaget.


“Nes, apa yang terjadi kenapa kamu menangis?” tanya Alex.


Lagi-lagi Nesya kembali menangis dan langsung memeluk tubuh Alex begitu erat, badan Nesya yang sedikit bergetar karena menangis, membuat Alex bingung tak tahu apa yang terjadi sebenarnya.


Alex mengelus punggung Nesya dengan lembut agar Nesya sedikit tenang.


“Nes, katakan saja apa yang membuagmu hingga kamu menangis seperti ini?” tanya Alex kembali.


Nesya sedikit melonggarkan pelukkannya dan wajahnya mendingak sedikit agar bisa menatap wajah Alex.


“Ternyata apa yang kamu bicarakan benar Lex, dia kembali menikah dengan mantan istrinya dan aku melihatnya dengan mata kepalaku tadi,” ucap Nesya dengan suaranya sedikit serak.


“Kenapa bisa begitu?” tanya Alex penasaran.


“Aku mengikutinya dan bertepatan tadi Rehan ke rumah istrinya itu dengan sedikit terburu-buru,” ucapnya yang kini Nesya kembali menangis sejadi-jadinya.

__ADS_1


Alex kembali menenangkan Nesya,” tinggalkan saja dia Nes, dan kembalilah kepadaku,” ucap Alex.


Nesya masih belum menjawab perkataan Alex, dirinya masih menangisi Rehan yang sudah membuatnya hancur dan selama ini Nesya begitu percaya dengan Rehan yang telah menghianatinya.


__ADS_2