Cinta Om Duda

Cinta Om Duda
Nesyq dan Alex


__ADS_3

Mereka telah sampai di hotel dan Nesya langsung membersihkan badannya di kamar mandi, sedangkan Alex menunggunya di sofa untuk bergantian sambil membuka hpnya memeriksa email masuk. Alex juga menghubungi sekretarisnya untuk membelikan cincin untuknya. Ya, Alex akan mencoba melamar Nesya malam nanti mungkin ini tiba-tiba namun Alex akan mencobanya walaupun berakhir dengan penolakan tetap saja dirinya tak akan menyerah.


“Semoga apa yang aku lakukan ini benar dan kamu tak akan menolaknya Nes,” ucap Alex dalam hati. Alex menyandarkan badannya menatap langit-langit kamar hotel, ia tersenyum mungkin jika dulu tak akan berakhir hubungannya dengan Nesy mungkin saat ini hubungan mereka sudah bahagia. Alex tahu mungkin hubungan mereka akan di tentang oleh pihak keluarga mereka namun bukan halangan untuk Alex.


Tak berapa lama Nesya keluar dari kamar mandi dengan menggunakan bathrobe dan menyuruh Alex untuk membersihkan dirinya dan Alex pun menurutinnya. Nesya pun duduk di meja rias untuk membersikan wajahnya dengan skincare yang barusan ia beli tadi karena ini mendadak menginap di hotel.


Setelah itu Nesya merebahkan badannya di ranjang, sangat nyaman.”Apa yang sedang lakukan Rehan hari ini,” ucapnya dalam hati.


Lagi dan lagi teringat dengan Rehan,”Ayolah Nes lupakan Rehan dan coba lah membuka hatimu untuk Alex. Bukankah selama ini Alex sudah baik denganmu bahkan menerimamu kembali di sampingnya walau hanya sahabat tapi itu sangatlah mustahil jika hanya dikatakan sahabat, bahkan kita tinggal satu rumah ini sangat keterlaluan bukan,” ucapnya dalam hati sambil memejamkan matanya dan memukul kepalanya dengan pelan.

__ADS_1


Nesya kembali terbangun dan bercermin menatap dirinya sendiri yang sangat menyedihkan itu. Nesya menghela nafas panjang sambil mengepalkan kedua tangannya,”Kamu benar-benar bodoh Nes,” ucapnya dengan pelan.


Tak lama kemudian Alex keluar dari kamar mandi hanya mengenakan bathrobe sama seperti berjalan mendekati Nesya,”Kamu kenapa hm? Apa yang kamu pikirkan?” tanya Alex sambil menepuk ke dua pundak Nesya.


“Nggak apa Lex, hanya saja aku semakin tak enak jika kamu bersikap baik kepadaku,” ucapnya mendongak menatap wajah Alex.


“Hei, bukankah aku sudah bilang berapa kali kamu jangan pikirkan itu aku melakukan ini dengan tulus Nes,” ucap Alex lalu Alex memeluk tubuh Nesya dari belakang.


Alex membalikan tubuh Nesya dan kini mereka saling berhadapan, Alex menatap wajah Nesya sebentar lalu mencium bibir Nesya dengan lembut namun penuh nafsu hingga menuntut Nesya untuk membals ciumannya. Alex menidurkan tubuh Nesya di atas ranjang sedangkan posisi Alex kini di atas Nesya dan mereka salin bertatapan kembali.

__ADS_1


“Apa boleh aku melakukannya? Aku akan melakukannya dengan sangat hati-hati,” ucap Alex dengan nafasnya yang berat.


Nesya hanya mengangguk lalu menarik wajah Alex lalu mereka berciuman kembali dan melakukan hal yang seharusnya tak mereka lakukan.


“Aaahhh, yeah baby. Ternyata kamu sangat nikmat,” racau Alex sambil memompa miliknya keluar masuk dengan cepat.


Ya, Alex baru melakukan pertama kalinya dengan Nesya. Karena dulu berpacaran dengan sehat bahkan Nesya juga menjaga dirinya dengan baik namun entah kenapa saat Alex memasukinya memang Nesya sudah tidak utuh seperti dulu.


Mereka terus melakukannya hingga berkali-kali dan jam 15.00 sore meraka baru beristirahat dengan Alex memeluk tubuh Nesya dari belakang dengan ditutupi selimut karena tubuh mereka masih sama-sama bugil.

__ADS_1


“Terima kasih,” ucap Alex lalu ikut memejamkan matanya karena lelah dengan aktivitasnya tadi.


__ADS_2