
Pukul 09.00 pagi Nesya turun ke bawah untuk belanja bahan masakan dan yang lainnya, Nesya masih membiarkan Rehan tidur pulas, Nesya tahu jika Rehan capek.
Di supermarket Nesya dengan mendorong troli buat belanja, Nesya mengelilingi rak yang berisi sayuran dan yang lainnya.
Setelah keranjang trolinya penuh Nesya langsung pergi ke kasir untuk membayar belanjaannya. Nesya harus mengantri karena masih ada dua orang lagi di depannya.
Nesya membawa dua kantong belanjaan yang berisi penuh, Nesya masuk ke dalam lift lalu memencet tombol dimana apartemennya yang ia tinggalin.
Di dalam lift itu hanya terdapat Nesya dan satu orang laki-laki yanv Nesya kira seumuran dengannya tak jauh. Hanya keheningan saja dalam lift sampai bunyi lift membuyarkan lamunan Nesya, Nesya keluar lebih dahulu.
Nesya membawa barang belanjaannya ke dapur, Nesya menaruh semuanya di meja dan menatanya di dalam kulkas. Setelah itu Nesya menyiapkan bahan-bahan untuk di masak, kali ini dirinya ingin memasak sayur soup dan menggoreng ayam.
**
Di dalam kamar Rehan baru membuka matanya dan melihat ke samping namun Nesya sudah tidak ada. Rehan meraih hpnya yang berada di nakas samping ranjang dan melihat jam yang sudah menunjukkan pukul 09.30, Rehan lalu turun dari ranjang menuju kamar mandi.
Selesai mandi dan berpakaian mengenakan kaos dan celana pendek Rehan keluar kamar mencari keberadaan Nesya. Rehan mencari ke dapur dan melihat Nesya sedang berkutat dengan masakannya.
Rehan mengbil air minum di kulkas lalu duduk tak jauh dari Nesya masak.
__ADS_1
"Sayang," ucap Rehan sambil memperhatikan Nesya.
"Iya ada apa Re?" tanya Nesya yang tak menoleh sedikit pun.
"Kok nggak bangunin aku sayang," ucapnya sambil meneguk air minumnya kembali.
"Aku tahu kamu lagi capek Re, jadi aku nggak bagunin kamu. Ini kan weekend juga, nggak apa-apakan kamu bangun siang, apa Kamu ada janji dengan orang," ucap Nesya yang masih sibuk memasak.
"Nggak sayang," ucap Rehan.
Nesya tak menjawab ucapan dari Rehan, Nesya sibuk menyiapkan masakan dan menuangkan ke tempat dan menaruhnya di meja makan.
"Re makan dulu, ini aku masakin soup sama ayam goreng," ucap Nesya sambil mengambilkan nasi beserta lauk pauknya untu Rehan.
"Makasih sayang, kamu udah capek-capek masak," ucap Rehan menyendok nasi dengan lauk pauknya lalu memasukkan kemulutnya.
"Iya, lagian aku juga ingin masak saja biar lebih hemat," ucapnya.
Mereka makan dengan diam, dan Rehan selalu menikmati makanan yang di masak oleh Nesya, bagi Rehan masakan Nesya adalah yang paling jauh lebih enak, masakan sang mama aja kalah.
__ADS_1
"Re, semalam jam berapa kamu kesini?" tanya Nesya.
"Udah malam sayang, maaf sorenya habis pulang dari kantor aku matiin hp karena lagi nggak mau di ganggu," ucapnya sambil memasukkan makanan terakhir ke mulutnya.
"It oke Re nggak masalah, aku tahu kamu juga pasti capek banget, apa lagi kerja seharian," ucap Nesya membereskan pirinya dan juga piring Rehan untuk di cuci.
"Hari ini kamu mau kemana?" tanya Rehan.
Nesya menoleh ke Rehan dan menyerigai sambil memikirkan mau kemana.
"Aku rasa lebih baik di apartemen saja Re, kamu lebih baik kembali istirahat," ucap Nesya lalu kembali membereskan meja dan menyimpan sisa makanannya ke dalam kulkas.
Rehan berdiri dari tempat duduknya dan mendekati Nesya, Rehan memeluknya dari belakang.
"Kamu yakin? Nggak mau pergi kemana gitu?" tanya Rehan.
"Iya sayang, aku mau kita di apartemen saja, dan kamu lebih baik istirahat," ucap Nesya.
Rehan pun hanya mengangguk dan melepaskan pelukkannya, Rehan mengajak Nesya untuk duduk di sofa sambil melihat acara di tv.
__ADS_1