
Mungkin ini awal perjalanan cinta Nesya, kini Nesya sudah menjadi tunangan Rehan dan Nesya harus menjaga perasaan Rehan. Nesya harus menjadi wanita yang baik dan membuang sifat buruknya atau bahkan masa lalunya yang kelam.
Nesya bangun dari ranjangnya menuju ke kamar mandi, Nesya menguyur badanya dengan guyuran air shower. Hari ini Nesya berada di apartemen tanpa berniat keluar karena cuaca di luar juga sangat panas dan membuatnya enggan keluar.
Setelah selesai dengan aktivitas mandinya, Nesya menggunakan dress selutut yang bermotif bunga – bunga kecil berwarna lilac, Nesya berkaca dan menggunakan skincare pada wajahnya. Nesya menoleh ke hpnya yang berbunyi bertanda ada yang mengirimkan pesan pada, ya siapa lagi kalau bukan Rehan.
Rehan mengatakan bahwa dirinya akan tiba di apartemen dengan membawa makan siang untuk mereka berdua. Tanpa membalasnya kembali berkaca lagi dan melanjutkan aktivitasnya tadi menggunakan skincare.
“Sayang.” Rehan masuk kedalam apartemen dengan membawa beberapa paper bag yang Nesya yakini itu semua makanan. Rehan meletakkan makan di atas meja dan menatanya di meja, Nesya mengambil piring dan gelas lalu air minum dingin yang diambil dari kulkas.
__ADS_1
“Banyak banget sayang kamu beli makannya.” Nesya mengamati semua makanan yang di beli oleh Rehan dan itu semua makanan ke sukaan Nesya.
Nesya mengambilkan nasi serta lauk pauknya untuk Rehan dan setelah itu mengambil untuk dirinya sendiri.
“Sayang kamu baru selesai mandi ya,?” tanya Rehan sambil menatap Nesya.
“Memangnya kenapa Re,” ucap Nesya yang sibuk menyendok makanan dan memasukkan ke mulutnya.
**
__ADS_1
Setelah selesai makan siang Rehan bergegas pergi ke kamar dan akan membersihkan badanya yang begitu lengket karena keringat. Sedangkan Nesya membereskan semuanya dan mencuci semuanya bekas makan mereka tadi dan menyusunya kembali dengan rapi.
Nesya duduk di sofa dan menyalakan tv, Nesya menengok ke arah pintu kamarnya Rehan belum juga keluar, dan Nesya pun bangkit dari duduknya dan menyusul Rehan ke dalam kamar, saat bersamaan Nesya masuk Rehan baru saja keluar dari kamar mandi.
“Sayang.” Rehan dengan santai berjalan ke lemari untuk mengambil baju, Rehan hanya menggunakan handuk yang melilit di tubuhnya, Nesya duduk di tepi ranjang tanpa melihat menoleh ke belakang.
“Re, kenapa masih siang sudah balik dari kantor?” tanya Nesya yang masih memungumgi Rehan dan Rehan pun mendekati Nesya, Rehan yang sudah berpakain rapi kini duduk di samping Nesya dan mencium kening Nesya dengan lembut.
“Karena aku sangat merindukanmu sayang.” Rehan memeluk Nesya dari samping pelukkan Rehan begitu sangat erat dan itu membuat hati Nesya hangat entah perlakuan kecil sederhana yang di lakukan Rehan membuat Nesya begitu tenang dan nyaman.
__ADS_1
“Aku juga sangat merindukanmu Re.” Lalu Nesya membalikkan badannya kini mereka saling berhadapan, Nesya mendekatkan bibirnya dan mencium bibir Rehan dengan lembut dan Rehan menerimanya dengan senang hati mereka saling menyecap satu sama lain menyalurkan kerinduan mereka padahal mereka hanya terpisah beberapa jam saja.
Nesya menyudahi ciuman mereka, Nesya bangkit dan keluar kamar meninggalkan Rehan di kamar sendirian, Rehan tersenyum tipis lalu menyusul sang kekasih keluar kamar dan duduk di sofa ikut melihat acara tv yang di lihat oleh Nesya.