
Ayah Nanda, Papa Surya, Adnan, Nathan, dan Deva masuk ke dalam ruangan yang sudah di penuhi dengan kamera media, para media pun tidak melewatkan kesempatan untuk mengambil gambar pebisnis kelas atas yang jarang sekali tersorot media
Asisten Ayah Nanda maju ke depan dan mengambil microphone.
"Di mohon untuk tenang" Ucap sang asisten
Setelah semua tenang, sang asisten memberikan microphone itu ke Ayah Nanda.
"Baik, pasti kalian sudah menunggu-nunggu apa yang akan saya sampaikan kepada kalian semua hingga harus mengumpulkan semua media di sini" Ucap Nanda dengan nada tegas, Ayah Nanda meminta Deva untuk maju dan berdiri di sebelah nya
"Pertama, wanita yang berdiri di samping kanan saya adalah anak kedua saya, Deva parameswara Gautama. Sesuai peraturan di keluarga Gautama, pewaris keluarga adalah anak perempuan, jadi disini saya umumkan bahwa Nona Deva sebagai pemimpin resmi dari perusahaan keluarga Gautama" sambung Nanda, "Ada yang ingin kalian tanyakan?"
"Tuan, apa Nona Muda sudah mempunyai persiapan untuk memimpin perusahaan besar itu?" Tanya wartawan B
__ADS_1
"Masalah itu sudah kami selesaikan, saya dan istri saya sudah mengajarkan masalah bisnis kepadanya sejak kecil. Jadi kami percaya dengan kemampuan nya" Jawab Nanda, "Jika sudah tidak ada pertanyaan, boleh saya melanjutkan maksud saya?"
Mereka semua mengangguk.
Ayah Nanda meminta Nathan untuk berdiri di sebelah kirinya.
"Semua media sudah mengetahui siapa pemuda yang berdiri di sebelah kiri saya, dia adalah Nathan Alexander, putra sahabat saya sekaligus menantu keluarga Gautama atau bisa di artikan dia adalah suami sah dari putri saya, Deva parameswara Gautama" Pernyataan Ayah Nanda membuat semua wartawan riuh
"Sejak kapan Nona Muda Gautama menikah dengan Tuan Muda Alexander, Tuan?" Tanya wartawan A
"Tuan, di sana tertera tahun pernikahan Tuan Muda Alexander dengan Nona Muda Gautama, dan jika kita hitung, usia keduanya saat menikah masih menginjak bangku SMA. Apa ada hal lain yang membuat mereka harus menikah di usia dini?" Tanya wartawan C
"Tidak ada, jika kalian masih ragu, kita bisa menampilkan tanggal, bulan, dan tahun pernikahan keduanya dengan hasil USG pertama yang di lakukan putri saya"
__ADS_1
Di layar monitor menampilkan tanggal, bulan, dan tahun hasil USG pertama yang Deva lakukan di sebuah rumah sakit. Para wartawan pun melihat dengan jelas bahwa umur pernikahan dengan kehamilan pertama Deva memiliki jarak satu tahun.
"Jadi dengan adanya bukti-bukti yang kami perlihatkan, semoga tidak ada yang membuat berita miring tentang pernikahan saya dengan istri saya. Dan juga saya tegaskan, jika ada media atau apapun itu, menyebar berita buruk tentang pernikahan kami, akan saya pastikan langsung ke meja hijau" Tegas Nathan
Setelah jumpa pers itu berakhir, Ayah Nanda dan yang lain pamit undur diri dan langsung menuju ke kediaman Gautama.
Di kediaman Abraham, empat orang yang ikut menyaksikan jumpa pers tersebut tampak kesal.
"Mereka mengadakan pers tetapi tidak memberitahu kita? Bukankah kita juga keluarga mereka!" Kesal Ny. Abraham, "Ibu benar, kita juga keluarga mereka. Tapi kenapa mereka hanya diam saja" Sahut Nora
"Lebih baik kita ke rumah Nanda, mereka sudah melewati batas dengan tidak memberitahu kita tentang pers ini" Imbuh Tn. Abraham yang tampaknya juga kesal.
Di lain tempat, seorang gadis tampak melongo melihat tayangan tv perdana beberapa menit yang lalu.
__ADS_1
"Deva putri tuan Gautama? Dan pria cuek itu adalah kakaknya? Pantas saja sekilas gue liat kayak pernah liat" Gumam Intan, "Cocok deh, sama-sama cuek" Intan terkekeh mengingat sifat Deva yang dingin.