Dia Alasan Aku Berubah

Dia Alasan Aku Berubah
Episode 100


__ADS_3

Sekarang Adit sudah sampai di Bandung ,dia yang sudah tau kalo Aji sudah dipindahkan ke rumah sakit Swasta yang cukup besar dan peralatan nya di sana juga sudah lebih lengkap yang ada di Bandung .


"Bunda.....!!!" gadis kecil itu berlari saat melihat Ayura yang baru keluar dari Toilet .


Ayura hanya tersenyum menanggapi dan merentangkan tangan untuk memeluk putri nya .


"Kalian usah Sampek ...? ,gimana Dit perjalanannya ..?"tanya Ayura pada sang adik .


"Iya kak , Alhamdulillah lancar tanpa kendala ,oh iya bagai mana perkembangan Aji ...?"tanya Adit ,sambil melirik ke tempat tidur pasien.


"Ya begitu lah ,masih belum ada perkembangan "Jawab nya sembari memangku putri nya berjalan ke sofa .


"Kamu tidak nakal kan selama dengan paman mu ...?"tanya nya sembari mengelus lembut kepala putri nya .


"Tidak dong bunda ,aku kan anak baik ,pintar dan cantik ini pasti nurut apa yang di ucap kan oleh paman "sahut gadis kecil itu dengan bersemangat .


"Bagus ..kalo begitu ,kalian sudah makan siang ....?"jawab nya dengan tersenyum dan kembali bertanya .


"Belum bunda ..?!"jawab gadis kecil sembari turun dari pangkuan sang bunda .


"Assalamualaikum ..."


Mereka menoleh ke arah suara.


"Waalaikumsalam "jawab mereka


"Eh bang Udah Sampek ya ..?"tanya orang itu yang tak lain adalah Evan .


"Iya ,baru Sampek "jawab Adit .


"Paman Evan itu bawa apa ...??"tanya Galuh melihat kantong keresek yang di genggam Evan .


Evan mengangkat tangan nya dan menunjukan kantong keresek Yanga ada di tangan nya .


"Oh ini tadi ,paman beli nasi Padang buat kita makan "jawab nya sembari berjalan menghampiri mereka .


"Ya sudah kalo sudah ada makanan nya kita makan dulu "ucap ayura .


"Iya kak "


"Bunda ...tapi Galuh mau ayam goreng "keluh nya meminta pada ayura .


"Nanti ya kita makan nasi dulu ,nanti bunda beliin ayam goreng "ujar ayura


"Hahhh ...iya bunda "ujar nya pasrah .


"Hai jangan menghela napas seperti itu ,ya sudah yok paman antar kamu ,beli ayam goreng ,tapi kita beli yang di depan aja ya ,...?"tawar Evan yang tak tega melihat Galuh murung .


"Bener paman .. .? gak papa yang penting ,ayam goreng ..!" ujar nya antusias ,saat mendengar Evan akan mengantar nya membeli ayam .


"Iya ya udah ayok ..!" ajak nya .


"Kalian hati-hati ....!" ucap Adit .


"Iya bang "


Kini paman dan keponakan itu pergi keluar untuk ,mencari gerai ayam goreng .


"Dit ....kakak ada kerjaan mendadak yang gak bisa di tunda ,kamu tolong kakak ya jagain Aji ,kakak janji gak bakal lama " seloroh Ayura sembari menyimpan handphone nya di atas meja .


"Hah....emang gak bisa di , handel sama asisten Kakak ...? ini loh anak lagi begini juga ..?! "Tukas Adit sembari menatap sang Kaka .


"Kalo bisa kakak gak mungkin mau pergi sendiri Dit ,jadi tolong ya ..."ayura beranjak segara meninggalkan ruangan rawat anak nya itu .


"Hahhhh....sudah lah kepala batu ,mana mau dengar " Adit menghela napas kesal ,karena Kaka nya itu sangat keras kepala .


"Kasian kalian ...sudah tak mendapat kasih sayang dari ayah ,dan kasih dari bunda kalian juga ,yang banyak mengabaikan kalian " gumam nya memelas sembari menatap keponakan nya ,yang belum sadar .


Tak lama dari Ayura pergi ,Ada dua pria muda yang datang ,tanpa mengucap salam ,yang membuat Aditya terkejut .

__ADS_1


"Astaghfirullah ...."


"Kamu kenapa Adit ...??"tanya salah satu pria itu yang sudah mengenal Adit .


"Tidak ...tuan saya hanya terkejut ,karena kalian masuk tanpa mengeluarkan suara " ujar nya jujur ,apa yang dia alami .


"Maaf kalo kami membuat mu terkejut , " ujar pria yang satu nya .


Aditya hanya mengangguk mengiyakan ,iya kembali melihat Ponsel nya karena tadi iya belum selesai mengirim pesan .


Tak lama juga pintu kembali terbuka dengan teriakan cempreng kas gadis kecil .


"Assalamualaikum ...paman Bunda........!!! " jerit nya .


"Waalaikumsalam , Galuh jangan teriak berisik kalian pasien lain ! " tegur Adit yang tau siapa anak itu .


"Hehe ...maaf paman ,eh ayah ...?!"ucap nya yabg baru sadar kalo di sana ada orang lain .


Galuh berlari sembari merentangkan tangan ,begitu juga dengan Pria itu dia berjongkok ,dan merentangkan tangan untuk menangkap Galuh .


"Ayah kok dah lama dan dah gak pernah main tempat ,Galuh sih ...?"tanya gadis itu sesaat saat ada di pangkuan Sanga ayah .


Yang tak lain adalah Angga ,Angga datang bersama Dito ,ke sana untuk menjenguk Aji .


"Maaf sayang ,Ayah sedang sibuk dengan pekerjaan ayah ,jadi tidak ada waktu untuk bermain maaf ya ....?" ujar Angga sembari mengelus kepala putri nya tersebut .


"Eh ...paman dimana bunda ....? "Galuh baru sadar jika sang bunda ternyata tak ada di sana .


"Oh bunda, kata nya dia ada pekerjaan yang tak bisa di tinggal sayang ,jadi bunda pergi " jawab Adit .


Galih hanya menunjukan wajah lesu saat tau jika bunda nya , pergi dan mementingkan pekerjaan nya .


"Adit ...bagai mana keadaan kantor ...? "tanya Dito yang duduk di sebelah Adit .


"Alhamdulillah semua nya lancar tuan , tak ada kendala apa pun paling hanya masalah sedikit ,tapi sudah kami tangani " jelas Adit pada Dito yang tak lain merupakan ,atasan nya juga .


"Oh ..iya ,Dit sekalian selagi kamu ada disini , saya mau nanti kamu serahkan semua laporan pemasaran dua bulan kebelakang ,soal nya dari yang aku periksa ,sebelum nya sepertinya ada sedikit yang janggal ."


"Oh baik pak nanti saya akan ,berikan langsung hasil laporan saya " jawab Adit yang sebenar nya sedikit bingung.


Karena sebelum dia memberikan pada orang Humas untuk di serahkan pada Dito dia sudah dengan jelas ,memeriksa nya agar tak ada kesalahan . Lalu apa yang membuat nya janggal ,apa kah ada sedikit atau banyak kesalahan di dalam nya .


"Bang ....aku mau balik ke cafe ya ,ini mau telat "ujar Evan berpamitan dengan Adit .


",Oh iya ,pergilah hati-hati "jawab nya dengan sedikit melirik nya karena dia iga sedang sibuk dengan ponsel nya .


Evan pergi setelah berpamitan dengan semua orang . Karena shif bagian nya akan segara di mulai , hari ini Evan mengambil shif malam karena tadi ada kuliah pagi .


Setalah Evan pergi ,Adit yang sedang sibuk dengan handphone ,karena permintaan Dito ,jadi mau tak mau iya harus mencari fail data yang ada di ponsel nya Nyang mana ,kebiasaan Adit memang sering menyimpan ,fail penting terkadang di handphone nya ,tapi memang beda handphone untuk ,pekerjaan dan untuk handphone sehari-hari .


"Ayah .... lihat lah Aji dia tak mau bangun ,masa tegak biarin aku main sendiri ,sedangkan paman Adit selalu sibuk sama kertas terus "keluh nya pada Angga .


"Sayang kita doa kan ya semoga Aji ,cepat sadar dan pulih kembali "ujar nya ,yang mana sebenar nya dia juga sedih kala tau jika putra nya tak sadarkan diri dan malah sempat mengalami kritis .


Angga tau kalo Aji sedang di rawat di rumah sakit ,karena di beri tahu oleh Dito ,meski Dito sedang mencari perhatian dengan ayura ,namun iya juga tau ,Angga pantau mengetahui keadaan anak nya yang sedang di rawat itu .


Tapi Dito tak memberitahukan Angga jika apa ,masalah yang Aji alami ,dan penyakit yang menyebab kan iya kritis .


"Tuan semua fail yang anda minta saya sudah kirim ,ke email anda ,jika nanti masih ada yang kurang ,tolong beritahu saya "ucap Adit yang sudah selesai mengirim apa yang atasan nya minta .


"Em .....ternyata kamu gercep juga ,bagus pertahan kan kinerja mu itu "puji nya yang kagum dengan cara kerja Adit .


"Terima kasih tuan ,ini memang tanggung jawab saya "jawab nya dengan tetap rendah hati .


"Sayang ....kalo boleh tau aji kenapa kok bisa di rumah sakit...? terus kenapa kamu juga gak kasih tau ayah ...? " tanya Angga pada putrinya itu .


"Aji jatuh di taman bermain yah ,saat itu Aji di rawat di rumah sakit ,yang sama tempat di rawat nya paman Bili ,untuk masalah aku tidak menghubungi ayah ...hehe aku lupa ponsel Galuh juga hilang pas di taman bermain "jawab nya dengan apa ada nya .


"Astaghfirullah .... kenapa bisa seperti itu ..? " Angga beristighfar saat mengetahui anak nya yang kini terbaring ternyata terjatuh di taman bermain .

__ADS_1


"Galuh mana tau yah ...! ,"Jawab nya apa ada nya .


"Iya sayang , oh iya Dit ..kenapa kamu tak menghubungi ku tentang masalah sebesar ini ..?" tanya Angga pada Adit .


Adit tampak berpikir dan setelah itu iya mengajak Angga ,untuk keluar ruangan dan akan menjelaskan ,Kenap dan apa alasan nya tak memberitahu Angga .


"Tuan ....sebaik nya kita bicara diluar "ujar nya sembari berdiri dari duduk nya .


Angga pun ikut berdiri dan menurun kan anak nya di sofa .


"Sebentar ya sayang ayah ,ingin bicara sebentar dengan paman Adit "ucap nya sembari menurunkan dengan lembut .


"Iya ayah "


Setalah itu Adit dan Angga keluar ,dia duduk di kursi tunggu yang ada di depan ruangan rawat Aji .


"Tuan ....saya bukan tak mau memberi tau ,begitu juga Evan ,tapi ini memang perintah dari kakak kami ,yang tak ingin tuan mengetahui nya ,untuk masalah alasan kami pun ,kurang tau . Tapi ada kemungkinan karena kakak kami tak mau merepotkan Anda "jelas Adit apa ada nya .


"Tapi kan aku juga ayah nya ,jadi wajib tahu keadaan anak nya ..?!" keluh Angga yang merasa tak di anggap.


"Ya anda memang ayah kandung ,mereka . Namun kakak kami juga masih memiliki harga diri ,karena kakak kami tau karena nada sudah memiliki keluarga sendiri ,dia tak mau selalu di rendahkan ..! , ya meski saya juga kecewa dengan masa lalu nya yang sangat menjijikan itu ,tapi saya juga mengerti perasaan nya sebagai seorang ibu , jadi anda harap maklum "


"Kalo kakak saya tak memberitahukan nya pada anda ,karena dia tak mau berbuat dosa lagi ,dengan merusak hubungan orang lain ,hanya dengan anak yang notaben nya tak tau apa pun , Mereka ada karena kelakuan orang yang tak bertanggung jawab "


Adit berbicara panjang lebar ,seperterli yang mengerti ,dengan jelas permasalahan.


"Saya kan ingin bertanggung jawab ,atas perbuatan ku ,"


"Iya tuan ,maksud saya bukan anda ,tapi kelakuan orang yang telah menjual harga diri Kaka saya "jawab Adit yang merasa kalo Angga salah paham .


" Ya tapi kehadiran mereka juga ulah saya ,jadi saya berhak bertanggung jawab ,jadi saya harap kalian tak menyembunyikan apa pun tentang mereka ,saya juga sudah bercerai dengan Gabriel ,saya kan segara menikahi ayura ..!"ucap nya tegas yang membuat Adit tersentak kaget .


"Maaf tuan tapi saya tidak setuju dengan itu ....!"


"Kenapa tak terima ,aku hanya ingin memberikan , anak-anak hidup yang sempurna ,dengan hadir nya seorang ayah di samping mereka ,dan saya juga tak butuh persetujuan anda ,apa kamu ingin mereka terus di ejek oleh teman nya ...? karena tak ada sosok ayah yang ,mendampingin mereka ....?!" Angga mulai tak terima dengan pernyataan Adit .


"Benar apa yang di katakan Adit ,saya juga tak akan mau dinikahi oleh mu ..!"celetuk seseorang yang tak sengaja mendengar pembicaraan kedua Persia tersebut .


"Ayura ....!" ucap Angga langsung berdiri .


"Kakak...." Adit hanya diam dan melihat ke arah Ayura dan Angga .


"Kenapa kamu tak mau ....!?" tanya Angga pada ayura saat sudah dekat dengan nya .


"Asal anda tau ,saya tak ingin hidup saya seperti di sinetron serela tv, karena mertua tak suka ,aku dan anak ku harus menerima tekanan ,aku lebih baik hidup seperti ini ,karena lebih tenang "


"Untuk masalah anak-anak ,di sekolah yang terkadang emang selalu di ejek tak punya ayah ,aku bisa untuk mengambil kan ayah bagi Mereka ..."


ucap ayura .


"Kita tak akan tinggal dengan orang tua ku ,jika perlu kita pindah dari kota ini pun ,aku tak masalah asal kita bisa bersama ..!"ujar Angga lagi .


"Sudah cukup Angga...! ,apa kamu belum puas membuat aku menelan hujatan semua orang ,yang menghina ku ,apa kau ingin aku mati karena depresi ,kau tega berbuat seperti itu pada mereka "


"Kau memiliki istri ....! aku sudah lelah ,...! aku kasian dengan anak-anak yang sering juga di olek jika memiliki bunda ,yang perusak rumah tangga orang ...!" ucap ayura kesal .


Adit yang dari tadi ada di sana dia tak bisa melakukan apa pun dia hanya menyimak dan menonton ,Angga dan Ayura yang sedang berdebat .


"Aku sudah cerai dengan nya ,jadi aku bisa menikahi mu .....!!" jawab Angga .


"Tidak ..aku tetap tidak mau ...! meski kalian sudah berpisah atau apa pun itu ,aku sudah cukup dengan kehidupan ku dulu ..! "ayura makin pusing .


Angga pun tetep kekeh dengan keinginan nya ,karena iya berasa telah bercerai dengan Gabriel dengan begitu dia ,akan dengan leluasa menikah dengan ayura .


"Tapi apa kah kau tak kasihan , saat mereka melihat anak lain ,bisa bermain dengan ayah nya sedangkan Mereka tidak ,sedangkan kamu juga sibuk bekerja ....!"


"Sudah sebaik nya anda pergi ...! toh saya juga tak meminta anda kemari "usir ayura pada Angga .


"Ok gue akan pergi ,tapi sebaik nya kau pikirkan lagi , masalah ini dan semoga kamu dapat mengambil keputusan yang tepat "ujar Angga sebelum iya berlalu .

__ADS_1


__ADS_2