Dia Alasan Aku Berubah

Dia Alasan Aku Berubah
Episode 95


__ADS_3

Dito masuk ke ruangan yang di sebutkan oleh Gabriel tadi ,namun iya malah melihat suster yang sedang merapikan tempat tidur tersebut .


"Permisi ...sus "ucap Dito


"Ya ada yang bisa saya bantu tuan "jawab suster itu sembari berbalik melihat siapa yang bertanya .


"Pasien ya g di kamar ini kemana ya ...?"tanya Dito .


"Oh ..pasien di kamar ini sudah pulang tuan dari setengah jam yang lalu "jawab sang suster sembari kembali merapikan tempat tidur .


"Bukan kah pasien di sini baru masuk tadi pagi ya ?...kok sudah bisa pulang sus..?"tanya Dito yang penasaran kenapa Angga cepat sekali di izin kan pulang .


"Karena pasien ini tak kenapa-kenapa tuan hanya ada sedikit memar dan bagian tangan keseleo saja ,dan hanya pingsan ,setelah sudah sadar Pasian bisa pulang "jawab nya menjabarkan .


"Oh ..ok kalo begitu terimakasih sus "setelah Dito tau alasan nya kenapa Angga pulang lebih awal dia pun pergi keluar .


Dito berjalan lagi di koridor rumah sakit untuk menuju ke ruangan Bili ,karena dia tadi tidak sempat untuk menuju ke ruangan Bili karena dia tadi bertemu dengan Gabriel yang sedang duduk sendiri .


Sesampainya di ruangan Bili ternyata di sana ada ibu Yosi yang hendak pulang ,karena dia juga tak mungkin meninggalkan suami nya terlalu lama di rumah sendiri .


"Assalamualaikum..."


"Waalaikumsalam ,eh nak Dito ...?"jawab Bu Yosi sembari menyapa.


"Iya Tante ... tante mau pulang ya ...?"balas Dito yang melihat Bu Yosi menenteng tas nya .


"Iya nak tante mau pulang ,karena udah lama ninggalin om di rumah sendiri ,ya udah tante tinggal dulu ya ..?"ujar nya sembari berpamitan .


"Iya tante ,apa perlu Dito antar saja tante pulang ....?"tawar Dito .


"Tidak usah nak tante susah pesan taksi online ,kamu di sini aja ,kamu mau bertemu sama Bili kan "tolak nya lembut dengan senyuman di wajah nya .


"Tidak apa Tante sebentar ya ,saya lihat dulu Bili setelah itu Dito antar tante pulang "ucap nya sembari berjalan ke arah Bili .


"Baik lah nak kalo kamu memaksa "ucap Bu Yosi ,mengalah .


"Hai bro gimana nih keadaan nya ...?"tanya Dito menghampiri Bili .


"Ya seperti yang loe liat lah ,oh iya bagai mana keadaan taun muda ...?"jawab nya dan iya bertanya tentang Angga .


"Bagus deh tar aja deh gue kasih tau ,gue mau anter nyokap loe balik dulu "ucap nya .


"Oh ..makasih Dit "balas Bili dengan anggukan dan berterimakasih karena Dito mau mengantar ibu nya pulang .


"Ok .."


Dito berlalu keluar karena bu Yosi sudah berada di luar ,saat keluar Dito melihat ternyata ada ayura juga di sana yang sedang duduk ,sembari terlihat di wajah nya yang cantik guratan rasa cemas dan sedih di temani oleh Bu Yosi ,yang mengajak nya bicara .


"Assalamualaikum ..."sapa seseorang yang mengejutkan ayura dan Bu Yosi .

__ADS_1


"Waalaikumsalam ..."jawab serentak kedua perempuan itu disertai pandangan yang terarah ke Dito .


"Kamu kenapa yur...?"tanya Dito sembari duduk di dekat ayura .


"Tidak ada "jawab singkat ayura .


"Bu...ada apa dengan ayura ...?"tanya Dito pada Bu Yosi ,karena dia tak mendapat jawaban dari ayura langsung.


"Ini nak ...nak ayura sedang ada musibah ,tadi anak-anak yang bermain ,entah dari mana orang berlari kencang hingga mendorong ,tubuh kecil aji hingga dia terjatuh dari anak tangga "jelas Bu Yosi seperti yang ayura ceritakan tadi .


Dito yang tampak terlihat syok ,saat mendengar cerita Bu Yosi pantas saja ayura terlihat murung dan sedih .


"Terus sekarang bagai mana keadaan aji yur ...?"tanya Dito sembari melihat raut wajah ayura .


"Sudah tak apa " jawab nya singkat lagi ,Dito mencoba memahami isi hati ayura yang saat ini sedang sedih .


"Yang sabar ya ,nanti aku balik lagi buat temenin kamu !,tapi sekarang aku mau anter tante Yosi pulang terlebih dahulu "ujar Dito yang mencoba menguatkan ayura .


Setelah dito berpamitan dia pun langsung beranjak dari duduknya,begitu juga Bu Yosi dia berpamitan untuk pulang .


Dito tau dari jawaban ayura dari awal iya bertanya ,iya menjawab dengan ketus dangan singkat ,pastilah tak sesederhana yang ayura jawab .


Pastilah keadaan anak nya kini dalam kondisi yang sangat parah ,atau ada benturan di badan nya yang membuat ,anak kecil itu entah menjadi lumpuh kah atau apa lah itu .


Sepanjang jalan Dito hanya diam di benak nya seperti banyak sekali beban yang dia pikul .


"Nak kamu kenapa ....?,celetuk Bu Yosi yang melihat diri tak seperti biasanya diam senyap .


"Memang benar nak ,naluri sang ibu dan kasih sayang nya tak terlampau ,tapi Tante salut dengan ayura dia sangat tegar dan kuat menghadapi masalah , buktinya dia tetap bisa tegar dan tenang meski tau buah hatinya sedang tak baik-baik saja "Jabar Bu Yosi yang disertai anggukan dari Dito yang mengunakan .


"Benar Tante itu lah yang membuat Dito kagum dengan ayura ,meski tak di dampingi figur suami dia tetap kuat berdiri tegak untuk anak-anak nya ,apa lagi dalam keadaan seperti sekarang ,yang mungkin wanita lain akan terpuruk ,dan menangis tersedu di sudut ruangan "sahut Dito salut akan ketegaran ayura .


Bu Yosi hanya manggut saja mendengar penuturan Dito ,dia bergelut dengan pemikiran nya di kepala .Ternyata putranya memiliki rifal cinta yang sangat berat ,mereka semua nya memadai untuk ke sejahtera-an materi ,sedangkan putranya hanya bekerja sebagai asisten ,berbeda dengan kedua rifal nya itu yang memiliki status sebagai tuan muda dari kedua keluarga ternama .


"Tante ini sudah sampai ..!,maaf ya Tante Dito gak bisa mampir karena mau balik ke rumah sakit ,kan udah janji sama Bili dan ayura Tan "ujar nya saat Bu Yosi hendak turun dari mobil .


"Iya nak tak apa , pergi lah hati-hati di jalan "ucap wanita paruh baya itu sembari turun .


Setalah Bu Yosi menutup kembali pintu mobil ,Dito melihat sampai wanita paruh baya itu benar-benar masuk ke rumah nya dia pun ,langsung melajukan mobil untuk meninggalkan perumahan tersebut ,menuju rumah sakit yang tak terlalu jauh dari perumahan tersebut .


"Assalamualaikum..."salam nya pada sang suami yang dengan setia berbaring .


"Waalaikumsalam .. bagaimana Bu keadaan Bili "tanya pria yang terbaring setelah menjawab salam dari Bu Yosi .


"Alhamdulillah baik pak ,cuman ada sedikit tulang yang retak dan patah" jawab nya sendu


"Emang bagaimana kejadian nya ...?"tanya pria itu lagi ,saat mendengar penuturan sang istri yang sedikit ngilu di dengar .


"Bili bilang sih ada perampok ...untung nya tuan muda gak kenapa-kenapa ,dia cuman pingsan karena ada terkena pukulan ,dan beruntung nya lagi barang tuan muda gak ada yang hilang " Jabar nya dengan nada yang sedikit meringis ,membayangkan keadaan Bili .

__ADS_1


"Oh syukur lah Allah masih , melindungi Bili sama tuan muda " jawab sang suami .


"Oh iya pak ,..."


"Kenap ...?"


Tanya pria itu yang tak lain suami nya yang ,bingung melihat istrinya yang tampak senang namun lebih pekat ke rasa sedih di wajah nya yang sangat tampak .


"Itu ternyata saingan Bili buat merebut hati ayura ,berat pak ...saingan nya orang terpandang semua "seloroh nya sendu .


"Lah kalo gak dapat ayura kan masih banyak wanita lain Bu ,lagian kan belum tentu ayura juga mau dengan Bili ,"ujar suami .


"Tapi kan pak aku lebih senang kalo Bili bisa bersama ayura ,dia wanita hebat kuat , tegar dan....." ucap nya bersemangat namun di ujung kalimat sengaja di gantung .


"Dan ...tak perlu lama ,menunggu cucu ...!"sahut sang suami datar .


"Iya pak ,ya meski emang masa lalunya itu cukup buruk ,tapi ibu yakin kok dia itu anak nya baik ,lagian kan enak pak beli satu gratis dua "selorohnya dengan senyum mengembang .


"Iya Bu bapak tau ,dia memang anak yang baik ,tapi kan itu hak nya memilih ,jadi tak usah berangan-angan terlalu tinggi Bu ,kita ikuti aja takdir nya ,jika memang Bili di jodohkan dengan nya ,ya Alhamdulillah kalo tidak ,ya sudah berati dia bukan tulang rusuk nya yang hilang "tutur sang suami menyadarkan Bu Yosi yang sedang melayang dengan angan-angan nya sudah ,hampir menembus langit ke tujuh .


"Hah ...benar juga pak ,kita gak tau jodoh maut ,rezeki ,itu yang mana yang datang lebih dulu ,dan kita juga gak bisa memaksakan kehendak hati kita untuk anak kita " ucap nya sembari membuang napas berat .


****


Tak terasa hati kini sudah berganti kembali ,di luaran sana jajanan kota Bandung di padati oleh semua orang yang akan segera ke kantor untuk menyelesaikan pekerjaan nya sampai sore nanti.


Begitu juga Ayura yang sudah duduk di kursinya ,sembari menatap beberapa lembar kertas dan map yang ada di atas meja di hadapan nya .


"Hah...semangat ayura ,Kamu pasti bisa melewati hari ini dengan cepat " gumam nya menyemangati diri sendiri sembari meraih map berwarna biru .


"Ini ...eh...kenapa beda .....?"gumam nya saat melihat isi map .


Tak selang berapa lama terdengar dari balik daun pintu ada yang mengetuk meminta izin pada nya untuk membuka pintu dan masuk .


"Masuk. .!"seru nya yang di iringi pintu terbuka


Ada wanita cantik yang masuk keruangan Ayura ,iya dengan cepat masuk dan duduk di hadapan ayura.


"Ada apa Mia ....?"Tanya nya pada Mia tak menoleh ,karena ada yang harus dia periksa dengan teliti pekerjaan nya .


"Ini Bu saya hanya ,ingin mengantar makanan dan ....oh iya ,aku denger atasan akan datang ,berkunjung .Apa ibu tau kabar nya kapan dan jam berapa ...?"tanya Mia sembari menyimpan kotak makanan di atas meja .


"Setahu saya Bu Amber akan datang nanti siang pas jam makan siang ,di saat semua karyawan istirahat "jawab ayura dengan sedikit mendongak melihat ke arah Mia .


Mia mengangguk mengerti ,setelah selesai berbincang sedikit Mia ,kembali ke ruangan nya untuk mengerjakan pekerjaan nya yang sama menumpuk nya .


Ayura kembali berfokus pada semua lembar kertas ,terdengar sangat jelas kantor semakin ramai ,tandanya semua karyawan sudah datang dan bersiap untuk bekerja .


Ya ayura datang lebih pagi dari yang lain ,karena dia ingin mencontoh kan kepada yang lain untuk on time ,saat bekerja .

__ADS_1


Tak terasa guliran waktu begitu cepat jam sudah menunjukan pukul 11:30 yang mana sudah waktunya untuk semua pekerja untuk istirahat sejenak mengisi perut ,dan tenaga untuk kembali bekerja setalah satu jam setengah ke dapan .


__ADS_2