
Galuh dan Dito yang ada di dalam ruangan ,Meraka mendengar perdebatan orang-orang yang ada di luar .
Raut wajah Galuh pun berubah ,iya tahu betul bagai mana perangai ibu nya ,dan semua berita negatif di sekitar dan di medson ,iya dengan adik nya itu , seharusnya jangan terlalu pintar ,hingga bisa tu semua permasalahan ayura. Itu juga lah alasan mereka yang selama ini ,tak pernah bicara pada ayura perihal ayah ,dan tak pernah merengek jika iya dan sang adik suka di bully .
"Em ...kasian sekali bunda ,ayah terlalu membebani bunda ,aku tak mau bunda ,nanti kayak dulu lagi ,sering pulang pagi bau alkohol " gumam gadis kecil itu dalam hati nya .
"Hai ...kamu sedang memikirkan apa ...?" ujar dito karena heran sejak mendengar suara ayura dan Angga berdebat Galuh tampak terdiam dan murung .
"Eh...tidak paman ,aku ke sana ya "ucap nya dan menunjuk ke arah Aji .
"Iya "
Galuh menarok ayam goreng yang iya pegangi sedari tadi ,karena mendengar keributan di luar Galuh kehilangan selera makan .
"Ji...kapan sih kamu bangun ...? ,aku sepi nih gak ada temen ,kamu dengarkan tadi ,apa yang ayah dan bunda bicarakan ,...? bangun ji ,kasian bunda ,ayah juga terlalu menekan bunda ,aku takut bunda kayak dulu lagi " ucap nya lirih sambil mengguncang tangan aji .
Meskipun usia Galih dan Aji Memeng masih anak-anak ,namun pemikiran dan logika nya sudah dewasa , bahkan bisa di bilang terkadang lebih dewasa dari orang dewasa ,tapi meski begitu kedua nya tetap menunjukan sisi ke kanak-kanak nya,di hadapan orang-orang yang dekat dengan mereka.
Keduanya memang memiliki ikatan batin yang sangat ,kuat mungkin tau kalo galih sedang sangat sedih ,hingga Aji menggerakkan jarinya ,menandakan jika iya telah sadar .
"Eh...dek kamu udah sadar ...,!?" ucap Galuh terkejut .
"Paman...aji sadar paman ....!!",pekik Galuh antusias ,hingga ayura yang di luar mendengar nya ,dia langsung bergegas masuk ke dalam .
"Galuh....!",panggil nya sembari menghampiri sang putri .
"Bunda aji sadar bunda ...?!" ucap nya pada ayura .
Dan tak lama Adit datang bersama dokter ,iya juga tadi mendengar pekikan Galuh,Ayura masuk dan dia berlari mencari dokter jaga kala itu ,untuk segera memeriksa ,keadaan Aji .
"Permisi bu.....saya periksa dulu anak nya "ujar dokter itu menghampiri ranjang pasien .
Mereka menyingkir ,membiarkan dokter memeriksa keadaan aji,terlebih dahulu .
Setelah dokter selesai memeriksa keadaan Aji ,tampak raut wajah yang bahagia .
"Bagai mana dok ...?" tanya ayura penasaran.
"Alhamdulillah ...sudah baik Bu " jawab dokter ,dan langsung berlalu keluar .
Aji yang sudah membuka mata ,iya melirik ke sekitar . dan masih tampak bingung seperti orang linglung ,ayura merasa senang ,dan menghampiri sang putra .
"Sayang ...apa ada yang sakit ....?" tanya ayura pada aji .
Namu anak itu tanpa respon dia hanya sibuk menelusuri setiap sudut ruangan dengan lemah .
"Kalian siapa ....? " terdengar suara lirih dan pelan hampir tak terdengar .
Deg...!!!
Ayura tersentak saat mendengar pertanyaan tersebut ,sesak dada yang ayura rasakan kala mendengar pertanyaan tersebut ,anak nya ternyata lupa dengan mereka .
"Sayang ini bunda nak ...? apa aji tidak kenal ...?" ucap ayura dan bertanya dengan menahan air mata .
"Bunda ...? , " tanya nya sembari mengerutkan dahi nya .
"Iya sayang ini bunda ,Dan ini kembaran kamu Galuh ...!"jawab Ayura sembari memegang pundak Galuh.
Galuh yang di pegang ayura ,merasa tangan bunda nya yang bergetar .
"Bunda ...! bunda nangis ...?"ujar gadis kecil itu .
"Eh..engga saya bunda , hanya bahagia ,karena aji sudah sadar "kilah nya agar putri nya itu tak khawatir .
__ADS_1
Sedangkan Adit dan Dito dia pergi keluar untuk , memberi ruang bagi ketiga nya ,berbicara .
"Bunda ....! apa aji lupa dengan kita ...? "sontak pertanyaan itu membuat Ayura semakin sesak .
" Benarkah ..aji lupa dengan semua nya ....? ,tapi kenapa ..?" gumam nya dalam hati ,bertanya pada diri sendiri ,dengan keadaan Aji .
"Entah lah sayang , mungkin aji belum ingat kan dia baru sadar sayang "jawab Ayura sembari menatap sayu pada Galuh .
"Hai replika Olaf ...jangan sok lupa ..,! nanti tak akan ku bagi ayam goreng ,yang tadi aku beli dengan paman Evan ..!"ucap nya ,ya selayak nya dan semestinya anak kecil .
Galuh memamerkan dan menunjukan ayam goreng di hadapan Aji ,ya begitulah anak-anak ,yang suka memamerkan barang milik nya .
Sedangkan pandangan Aji masih tetap bingung ,menatap Galuh yang sedari tadi sibuk sendiri .
"Sayang bunda mau panggil dokter dulu sebentar ya...? kamu di sini temani aji sebentar ..!" pinta ayura dan dia berlalu keluar .
Galuh hanya mengangguk , menanggapi ucapan sang bunda ,saat sang bunda sudah keluar dari ruang itu ,Galuh menghampiri Aji .
"Apa kah benar kamu sudah melupakan kami ...?!" tanya gadis kecil itu pada sang adik .
"Melupakan..? ,. memang saya mengenal kalian ...? ,apa sebelum nya memang saling kenal ...?" pertanyaan itu sudah dapat menjelaskan keadaan aji sekarang .
Galih tampak murung dan sedih ,kala mengetahui hal tersebut ,tak lama dokter dan ayura kembali ke ruangan tersebut untuk memeriksa ulang keadaan Aji .
"Halo .... , permisi ya saya periksa dulu ..?"sapa dokter dengan ramah pada aji .
Aji hanya pasrah ,dan diam saja namun pandangan matanya tertuju pada ayura ,dan menatap nya dengan lekat ,ayura yang sadar jika dia sedang di pandang oleh putra nya itu ,dia melempar senyuman pada nya .
Saat dokter selesai memeriksa keadaan Aji ,dia meminta ayura untuk ikut ke ruangan nya ,dan dia akan menjelaskan keadaan aji di sana .
"Galuh....! ,itu dokter dengan bunda kalian ,mau kemana ...? "tanya Adit yang sempat berpapasan dengan ayura dan dokter .
"Gak tau paman ,barusan dokter periksa ,aji udah gitu ajak bunda keluar " jawab anak kecil itu .
"Gak papa ,paman Galuh juga gak tau .?"ucap nya .
~~
Berbeda keadaan di Bali yang mana kini Gabriel sedang ada pemotretan di sana ,yang kini sedang beristirahat ,karena penat dan teriknya matahari kala siang ini .
"Nona ...ada orang yang ingin bertemu dengan ada ...?!" ujar seseorang yang menghampiri Gabriel .
"Siapa perasaan saya tak ada janji ...? "
"Entah lah nona tapi orang itu bilang ingin bertemu dengan anda "
"Oh ..ya sudah ,biarkan. dia masuk saja " ujar nya yang kini ,sedang berada di ruang tunggu .
"Baik nona "
Orang itu pergi ,keluar ruangan untuk menyuruh tamu , Gabriel untuk masuk .Tak lama tamu itu masuk keruangan Gabriel .
"Hai sayang ....!"sapa nya yang membuat Gabriel terkesiap ,dan langsung berbalik .
" Yuda.....! "pekik nya antusias dan langsung berlari , untuk berhambur ke pelukan, pria tersebut .
Pria itu juga merentangkan tangan untuk menerima tubuh , Gabriel .
"Ih kamu kok tau kalo aku di sini sayang ...?!" tanya Gabriel saat sudah ada di pelukan Yuda .
"Aku tadi tak sengaja melihat pemotretan kamu ,cuman pas aku mau menghampiri ,aku teringat ada klien yang sudah menunggu ,jadi aku temui dulu Kelin ,barulah sesudah nya aku ,kemari mencari mu "jawab nya sembari menarik tubuh , Gabriel dari dekapan nya .
"Oh gak nyangka ya ,ternyata kita ada job di kota yang sama seperti ini ...?" seloroh Gabriel sembari menarik Yuda untuk duduk di kursi dekat meja rias nya .
__ADS_1
"Iya sayang nama nya jodoh , kemana pun kamu lari pasti aku tau ,dan akan menemukan mu " jawab pria itu dengan tatapan sayu pada ku dan kelembutan .
Gabriel hanya membalas nya dengan senyuman ,mengembang menghiasi wajah nya yang sudah di permak kembali oleh makeup tersebut .
"Oh iya sayang kamu kira-kira ,kapan selesai pemotretan ...?" tanya nya lagi .
"Seperti nya sih sekitar setengah jam lagi ,ini aku lagi menunggu giliran ,emang kenapa sayang ...?"
"Tidak ....habis ini kita makan siang yuk ...? kamu belum makan kan ...?"
"Oh ....aku sudah makan sih ,tapi kalo kamu yang ajak makan ayok aja heheh ...." jawab nya sembari cengengesan .
"Dasar kamu ya ,ya sudah aku tunggu kamu di sini saja "ujar nya .
Dan tak lama manager Gabriel ,masuk keruangan itu untuk memanggil Gabriel kalo ,giliran nya kini untuk pemotretan .
"Assalamualaikum ,eh ada tuan Yuda ," ucap nya yang tau siapa Yuda bagi Gabriel .
Meski manager nya tau kalo , Gabriel adalah istri Angga ,namun dia seolah masa bodo dengan model nya tersebut ,terserah mau berbuat apa asal tidak ,membuat diri nya merugi atau , membuat dirinya dalam masalah yang sulit .
"Waalaikumsalam " jawab kedua nya saat melihat siapa yang datang .
"Gab...yok fotografer sudah siapa tinggal tunggu kamu ."ajak nya pada Gabriel .
"Yang ...aku pergi pemotretan dulu ya...?, bentar doang kok ..?"ujar nya pada Yuda .
"Iya pergilah ...aku tunggu di sini .."
Gabriel mencium pipi Yuda sekilas dan berjalan pergi ,mengikuti manager nya ,saat di perjalan ke lokasi pemotretan , manager menghentikan langkah .
"Ada apa Ros ...? "
"Geb aku saran kan agar kamu ,untuk lebih memerhatikan ,pergerakan mu..! jangan membuat semua penggemarmu kecewa ..! , apa lagi di mana mereka kamu sudah bersuami ..! bagiku itu terserah kamu ,tapi ini demi karier mu sendiri juga ..!"
Ujar Ros yang selaku manager nya mengingatkan , Gabriel akan tindakan nya ,yang seakan terlalu mencolok ,mendekati pria lain ,sedangkan di mata dunia ,dia sudah berstatus istri orang .
"Ya ..aku akan lebih berhati-hati lagi ..! "jawab Gabriel sekena nya .
"Em ...ya itu lebih baik "
Ros memperingatkan Gabriel karena iya ,tadi ada mendengar para staf mengatakan jika , Gabriel berbicara berdua di dalam satu ruangan,dengan seorang pria tanpa orang lain .
Setengah jam sudah berlalu , pemotretan Gabriel pun sudah selesai ,dan kini Gabriel sedang berjalan dengan Yuda menuju ke parkiran ,untuk pergi dari tempat tersebut menuju restoran ,untuk makan siang .
"Eh ..itu Gabriel sedang berjalan dengan siapa ...?" tanya orang yang ada di lokasi pemotretan yang melihat Gabriel bergandengan tangan dengan pria lain.
Karena setau mereka kalo Gabriel itu ,sudah menikah dengan keluarga Wiranto ,siapa sih yang tak tau ,saat pernikahan nya ,kan sangat ramai di perbincangkan ,di berbagai media .
"Entah mungkin adik nya kali. ..? "Sahut yang lain .
"Mana mungkin kan Gabriel utuh anak tunggal mana ada adik ,apa lagi itu cowok nya udah lebih dewasa dari dia ,ya mungkin usia Mereka hanya berpaut beberapa tahun "seloroh mereka asik bergosip .
Ros yang kebetulan belum pulang dia mendengar ucapan itu ,dan melihat ke Raha pandangan mereka ,Ros terkejut dengan yang iya lihat , perasaan baru juga setengah jam ,dia menasehati Gabriel ,ini malah sudah iya lakukan .
"Eh .....ibu Ros ....? belum pulang Bu ..?" tanya mereka yang kikuk .
"Belum ..saya masih harus berbenah ,baru pulang "jawab nya dengan melempar senyum tipis .
"Ya sudah saya tinggal dulu "
"Iya silahkan Bu "
Ros melangkah ,untuk menuju ke ruangan yang tadi di tempati oleh Gabriel untuk istirahat .
__ADS_1
"Anak ini bandel sekali kalo di hilangin "gumam nya kesal sembariterus melangkah .