
Yang mana kini Pesawat yang di tumpangi angga dan kedua temanya sudah sampai di kota palembang, mereka langsung mencari keberadaan ayura yang terakhir kali di lihat oleh dito berada di sekitaran, Opi mall di pusat perbelanjaan. Karena mall itu masih termasuk milik keluarga Malik, jadi mereka langsung menuju ke ruang CCTV-nya, untuk mengecek.
Saat sedang melihat-lihat rekaman CCTV angga melihat ada seorang wanita yang perawakannya mirip dengan ayura dan dua anak, lalu ada satu sorang langit di sebelahnya.
"Berhenti di situ, coba zoom yang ini " ujar angga sembari menunjuk satu video.
Mereka pun memperbesar itu, dan terlihat jelas itu adalah ayura dan kedua anak nya, lalu siapa lelaki muda yang ada di sebelahnya itu.
"Apa dia suaminya?? " gumam angga dalam penasaran.
Begitu juga dengan pemikiran bili dan dito.
"Ternyata gadis manis, kau yang di cari oleh angga, tapi aku juga tak akan melepaskan mu pada angga, karena aku juga suka kamu" gumam dito dalam hatinya.
"Akhirnya aku menemukan mu nona, tapi siapa pria yanga ada di sebelah itu?? " tanya bili dalam hatinya.
Ya kedua pria lajang itu, tak peduli meski mereka harus beli satu gratis 2,karena harus menikahi seorang ibu tunggal dengan dua anak.
"Sebentar...!!!! bukanya pemuda ini, dia bekerja di bagian manager di perusahaan keluarga Malik yang ada di jakarta??? " tanya bili yang sempat melihat pria yang di samping ayura di kantor milik keluarga Malik.
"Benarkah??? " tanya angga.
"Aku saja sebagai pemilik perusahaan tak tau kalo dia bekerja sebagai manager di perusahaan ku, kok kamu bisa seyakin itu bili???! " ujar dito yang tak terlalu memperhatikan pekerjanya.
"Ya aku yakin karena saat, itu kalo tak salah ingat, aku datang ke perusahaan mu yang di jakarta untuk melakukan, tandatangan dan pria itu penanggung jawab nya " ujar bili yang sudah pasti dengan apa yang iya liat.
"Baik kalo begitu ayok kita tanyakan pada dia, keberadaan ayura...! " ujar angga yang sudah tak sabaran.
"Eh... tapi kita mau cari dia di mana?? " tanya dito yang angga sedikit tulalit itu.
"Sekarang juga kita ke Jakarta...!! " ujar angga yang langsung beranjak dari ruang CCTV.
"Aiiii..... baru saja kita sampai di sini kenapa harus terbang lagi sih capek tau...?? " keluh dito yang masih merasa badan nya capek.
"Kalo kau tak mau ikut ya sudah tinggal saja di sini, biara ku saja yang pergi...!! " ujar angga yang sudah agak jauh yang di ikuti oleh bili dari belakang.
"Apa kau sudah memesan tiket pesawat nya bili???! " tanya nya pada bili yang ada di belakang iya.
"Sudah tuan, pemberangkatan sekitar 30 menit lagi " ujar bili sembari memainkan ponselnya.
Meraka menaiki mobil untuk menuju ke bandara, dangan cepat angga mengendarai mobil tersebut, namun jalanan hari ini sangt macet karena di waktu istirahat kerja, banyak karyawan yang mencari makan keluar kantor.
"Ayok lah.... jangan seperti ini, kalo tidak kau akan telat...!!! " gerutu angga karena agak kesal.
Sedangkan ayura yang kini ada di panti asuhan, di sana semuanya tampak berubah, ayura sedikit tersenyum saat melihat seseorang dari kejauhan.
"Bun kok kita datang ke panti??, katanya mau ketempat ibu?? " Galuh merengek karena iya salah ekspetasi yang iya kira berkunjung jung ke rumah teman bundanya tapi ini malah datang ke panti.
"Bunda ingin menitipkan kami di sini?? " pikir aji yang ikut angkat bicara dengan nada yang sedikit bertanya dan heran.
"Tidak, bunda mengajak kalian untuk datang kesini bertemu dengan banyak teman dan ibu panti di sini " jawab ayura dengan lembut .
Mereka berjalan menuju panti, dengan melihat suasana di sana yang sangat ramai dengan anak-anak.
"Asalamualaikum..... " ayura mengucapkan sama dengan di ikuti oleh anak-anak nya itu.
"Waalaikumsalam... " jawab wanita paruh baya yang ada di hadapan ayura dengan memutar ke arah ayura.
" Neng ayura....!!! "wanita itu terkejut saat melihat ayura yang telah lama tak pernah berkunjung .
" Iya bu... bagai mana kabarnya ibu?? "tanya ayura sembari memeluk ibu panti.
" Ibu baik-baik saja neng, bagai mana kabar kamu sendiri udah lima tahun gak ada datang, terus bagai mana si kembar?? "ujar ibu panti sembari membalas pelukan ayura.
__ADS_1
" Alhamdulillah aku juga baik bu, ini mereka bu" jawab ayura sembari melepas pelukan yang dan menunjuk ke anaknya.
Ibu panti melihat ke arah yang di tunjuk ayura dan tampak lah kedua anak yang lucu.
"Wah kalian sudah besar saja nak " ucap Ibu panti pada si kembar.
"Ayok sayang salim sama ibu " ayura menyuruh kedua anaknya untuk bersaliman.
"Wah selain lucu ternyata kalian pinter juga, udah lama ya kita gak ketemu, ayok kita masuk kita ngobrol di dalam saja " ajak ibu panti pada mereka.
"Iya bu... kalian kalo mau main sana main lah dengan teman yang lain" saran ayura pada si kembar.
"kami ikut bunda saja " jawab aji dengan acuh.
"Hahah.... mirip siapa sikapnya yang sangat cuek itu?? " ibu panti merasa gemas saat melihat tingkah aji.
"Entah lah bu aku juga tak tau " jawab ayura sembari duduk si sofa yang ada di ruang tamu panti itu.
"Sus.... tolong ambil kan minuman dan cemilan untuk tamu kita....!! " ujar ibu panti agak sedikit teriak pada suster yang ada di belakang.
"Baik bu" jawabnya dengan teriak juga.
"Tak usah repot-repot bu, kami ke sini ini ingin memberi sedikit rezeki kami pada anak-anak" ayura menyodorkan amplop berwarna coklat yang berisi uang.
"Oh.. itu bu, sebenarnya saya pas pagi itu lagi di jalan menuju rumah yang sudah saya beli, untuk pindah ke sana kan , tapi pas di tengah jalan saya dapat kabar dari kampung kalo ayah saya sedang sakit, bu jadi saya gak sempet ngasih tau ibu atau ayu saya langsung pergi aja, dan HP saya juga hilang di jalan jadi saya gak bisa menghubungi kalian "jelas ayura panjang lebar dengan kejadiannya 5 tahun lalu.
" Oh begitu, "ibu panti mengangguk mengerti dengan situasinya dulu.
" Begini neng setelah neng pagi itu pergi, ada pemuda yang gak salah namanya den angga dia nyari kamu selama 5tahun ini, dui sering munadar-mandir kemari hanya untuk menanyakan, apa kah neng ayura ada kembali "jelas ibu panti tentang angga yang memeng sering datang ke panti.
" Emh... untuk apa cowok bodoh itu nyariin aku?? "gumam ayura dalam hatinya.
" Oh... iya mungkin bu soalnya, saya masih ada kontrak kerja sama dia waktu itu " jawab ayura.
"Bun... aku main sama yang lain ya??" ucap Galuh yang mulai merasa bosan .
"Iya sayang main aja " jawab ayura lembut pada putrinya itu.
"Iya nak main aja ,bentar ya ibu panggilin dulu, kakak nya ya " ujar Ibu panti sembari beranjak ke dalam.
"Bun kakak siapa?? " tanya Galuh yang penasaran siapa yang di maksud oleh ibu panti itu.
"Ayok.... lona sana main sama adik kamu " tutur ibu panti pada wilona.
__ADS_1
"Bunda... ??! " saat wilona melihat ayura ada di hadapan nya .
"Iya sayang, sini " jawab ayura dengan senyum manisnya sembari melambai kan tangan nya ke wilona.
"Bunda kok udah lama banget gak pernah jenguk lona di sini??? " tanya wilona sbari memeluk ayura.
"Iya sayang maafin bunda ya, bunda kemaren pulang kampung, dan lama netap di sana, karena orang tua bunda sakit sayang, " ayura menjelaskan pada gadis itu.
"Oh iya mana bunda si kembar??? " tanya nya sembari melepas pelukannya dari ayura.
"Ini mereka, ajak main ya lona, sepertinya Galuh bosan " tutur nya
"Iya bunda, ayok sayang ikut kakak kita main di taman ya " ajak wilona.
"aiya kak " Galuh mengikuti langkah wilona dari samping sembari bergandengan tangan.
"Eh... aji rak ikut main dengan kakak??? " tanya ibu panti yang melihat aji masih saja duduk di sana.
"Malas... " jawab nya singkat dan acuh.
"Oh iya buk ayu apa masih sering kesini?? " tanya ayura.
"Semenjak, kamu pergi itu neng ayu jarang sekali kesini palingan cuman satu bulan sekali aja atang kesini " Saat mengatakan tentang ayu ibu panti sedikit sedih terlihat dari raut wajahnya.
"Memeng nya ada apa dengan ayu bu?? " tanya ayura yang penasaran dengan cerita ayu.
"Neng yau 3tahun yang lalu sempat, ketangkap pas ada razia di hotel dia ketahuan sedang melakukan hal yang tak semestinya dan ke dapatan mengunakan obat-obatan neng " jelas ibu panti.
Ayura mendengar ayu sedang kerja sebagai psk atau mengunakan obat-obatan, itu tak membuatnya terkejut, yang membuat iya terkejut kenapa sampai bisa ada razia, dan ayura juga dapat menyimpulkan dari cerita ibu panti yang menunjukan sikap wilona yang menjadi gadis pemurung.
"Bagai mana dengan wilona bu?? " tanya ayura lagi.
"Wilona, sekarang menjadi pemurung dan pendiam dia jarang sekali keluar kamar , karena dia sering di bully dan di ejek oleh anak-anak yang lain, dia juga tak mau ke sekolah lagi " ibu panti menceritakan semua nya pada ayura, iya merasakan kasihan pada anak yang masih dalam masa pertumbuhan harus tertekan karena kelakuan ibunya.
Tak terasa hari sudah semakin sore, dan Galuh juga mengeluh ingin segera kembali ke hotel untuk istirahat, karena leleh habis bermain .
"Bu... kami pamit ya untuk kembali ke hot kasian anak-anak udah capek " ayura pamit untuk kembali.
"Oh iya nak hati-hati di jalan ya "ibu panti mengangguk mengiyakan.
" Bunda besok datang lagi ya,!!? "pinta wilona dengan muka sedihnya.
" Iya sayang nanti pasti bunda datang lagi , sekarang bunda pulang dulu ya kasian adik kamu dia udah capek "ayura mengelus puncak kepala gadis itu dengan kehangatan.
__ADS_1
Kini ketiganya pergi untuk kembali ke hotel, karena ayura juga sudah merasa leleh.