
Ayura memesan makan yang akan dia santap untuk makan malam kali ini namun saat sedang hendak makan ponsel nya berdering menandakan ada pesan masuk.
"𝚂𝚎𝚍𝚊𝚗𝚐 𝚊𝚙𝚊 𝚔𝚊𝚞 𝚍𝚒 𝚜𝚒𝚗𝚒, 𝚜𝚎𝚍𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚗𝚌𝚊𝚛𝚒 𝚘𝚖-𝚘𝚖 𝚝𝚊𝚓𝚒𝚛 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚝𝚊𝚛𝚐𝚎𝚝 𝚔𝚊𝚑 " 𝚒𝚜𝚒 𝚙𝚎𝚜𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒 𝚔𝚒𝚛𝚒𝚖 𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚗𝚘𝚖𝚘𝚛 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚊𝚔 𝚍𝚒 𝚔𝚎𝚗𝚊𝚕 𝚘𝚕𝚎𝚑 𝚊𝚢𝚞𝚛𝚊.
"Heh.... salah kirim pesan kah, " Gumam ayura dan langsung menyimpan kembali ponsel nya dan asik lagi dengan makanan yang ada di hadapannya.
Ayura melihat ke arah kiri memeng ternyata di bagian sana sepertinya sedang ada orang yang mengadakan pertemuan di restoran tersebut, namun ayura tak peduli dengan apa yang sedang orang lakukan. Namun sekali lagi badan pesan masuk ke dalam ponsel nya, dengan nomor yang tak di kenalnya tadi.
"Apa tak memeriksa dulu nomor yang akan di kirimnya pesan " gerutu ayura namun mengacuhkan ponsel nya.
Sedangkan orang yang mengirim pesan yang berada bersebrangan denganya mulai kesal karena di abaikan sejak tadi pesannya oleh ayura.
Orang itu melambaikan tangannya kepada sang asisten agar mendekat padanya.
"Kau awasi wanita itu apa yang ingin dia lakukan di sini, jangan sampai dia menggoda semua kelen ku di sini " ucap pria tersebut berbisik di telinga sang asisten.
Si asisten mengangguk setelah melihat wqnita yang di tunjuk oleh tuan mudanya, iya pun perlahan meninggalkan meja tempat perjamuan meraka itu untuk mengikuti wanita yang di tunjuk tuannya.
Ayura yang telah selesai makan iya meminta bill kepada pelayan, dan membayar semua makanan yang terhidang di meja nya.Ayura tak menyadari jika iya sedang di perhatikan seseorang yang jaraknya tak terlalu jauh darinya.
Ayura melangkah keluar restoran, dan entah kemana lagi akan iya langkahkan kakinya itu.
seorang pria terus saja mengikuti nya sedari tadi, ayura yang mulai menyadari jika iya di ikuti, mulai berjalan agak cepat ke arah kerumunan orang pria itu terus mempercepat langkahnya agar tak kehilangan jejak ayura.
"Siapa sih yang terus saja mengikuti ku apa iya tak lelah?? " Gumam nya sembari terus memasuki kerumunan ayura menoleh kebelakang, merasa iya tak lagi di ikuti iya merasa agak lega.
Pria itu juga kehilangan jejak ayura, dia bingung harus mencarinya di mana lagi, terus mencari di kerumunan tersebut karena dia tau kalo tugasnya lalai maka tuan mudanya akan sangat marah.
"Kemana perginya nona ayura?? kenapa bisa menghilang di kerumunan seperti ini sih??! " gerutu pria tersebut yang mengenali ayura.
Ayura dari kejauhan melihat ada bili di sana dia pun menghampiri bili untuk sekedar menghindari ikuti oleh orang aneh pikirnya.
"Tuan.....!!! " Tiba-tiba ayura menepuk pundak bili dari arah belakang.
Bili merasa terkejut orang yang iya cari, malah datang menghampirinya, sebenarnya ayura menghampiri bili ada alasannya, karena iya juga melihat anak buah madam uang sedang berkeliaran di sekitar keramaian tersebut, untuk mencari wanita cantik untuk di paksa menjadi PSK.
"Ada apa nona??! " tanya bili dengan gaya cool nya seperti biasa yang menampakan muka datar dan dingin.
"Tak ada, anda sedang apa di sini ?? di tempat seperti ini?? hayo jangan-jangan kau sedang mencari wanita penghibur ya?? hei tuan jika kau kesepian tak usah mencari di luaran di depan mata pun sudah ada " ayura melontarkan beberapa pertanyaan dan mencoba menggoda bili.
__ADS_1
Ayura memegang tangan bili sembari menggigit bibir bawahnya dan mengedip kan mata.
"Jika mau sebaik nya kita cari tempat yang lebih tenang, karena di sini tak nyaman terlalu banyak orang " goda ayura sembari meraba paha bili dan berbisik.
Bili yang seorang pria normal pun menjadi tegang akan godaan ayura, tapi iya tetep dengan gaya cool nya mencoba biasa saja.Dan menepis tangan ayura yang berada di atas pahanya.
"Ayolah jangan malu, dan tak usah sungkan seperti itu tuan, saya tau semua laki-laki itu sama saja sok jual mahal jika di tempat ramai, tapi jika sudah berada di tempat sepi dia sangat agresif " ayura tersusun saja menggoda bili yang sedari tadi hanya diam.
"Tuan jika kau mau, malam ini akan saya kasih diskon dengan anda dengan setengah harga saja, bagai mana?? karena kita kenal aku jadi tak akan meminta mahal, bagai mana kalo perlu time 20jt kalo long time 120jt , murah bukan " tawar ayura dengan meraba dada bili.
Bili yang merasa risih namun mulai terangsang juga oleh belaian ayura, dia terbuai oleh semua perkataan ayura bili hanya diam dan menikmati setiap sentuhan ayura. Ayura tersenyum menang karena iya merasa iya telah melumpuhkan bili dengan caranya.
"Oh.... iya tuan saya ingin tau tuan sedang apa di sini?? " tanya ayura yang mengingat kenapa bili berkeliaran di tempat seperti itu.
"Saya di suruh tuan angga untuk mengikuti anda nona, karena beliau takut kau menggangu kelen nya " jawab bili tanpa sadar telah memberitahukan tujuannya ada di tempat itu.
Ayura yang masih saja meraba ke sana kemari di tubuh bili meski di tempat ramai, namun bagi mereka yang berlalu lalang di sana hal semacam itu sudah biasa meraka lihat.
"Bagai mana tuan apa kah nikmat?? " tanya ayura dengan tangan yang mulai menjalar ke arah terlarang milik bili.
Bili yang langsung tersadar atas apa yang sedang iya perbuat dan malah melupakan tugasnya, itu langsung menepis tangan ayura dan mendorong ayura agar menjauh darinya, iya pun mundur dari ayura.
"Aahhhh..... kenapa kau mendorong ku tua, ini sakit tau " rintis ayura yang kesakitan karena tubuhnya terjatuh ke jalan .
"Nona sebaiknya perhatikan perilaku anda, dan anda jangan berani-beraninya bermain dengan saya !! " ucap bili dengan tegas dan tatapan dingin dan seperti ingin melahap nya.
"Cih.... siapa juga yang ingin kau tiduri, meskipun kau membayar ku mahal, aku tak mau dengan lelaki kaki seperti mu " ketus ayura sembari menepuk-nepuk bajunya yang agak kotor.
"Heh saya juga tak akan tergoda dengan wanita malam seperti anda..!!! " jawab bili dengan penuh benci.
"Heh... hehehehe.... bukan kah barusan anda terangsang dan menikmati setiap sentuhan ku, tuan. cih... munafik... di mulut bilang tida, tapi reaksi Bandan mu itu nyata tuan, " ledek ayura sembari menunjuk ke arah bagian bawah milik bili yang masih tegang.
Bili melirik ke arah yang di tunjuk oleh ayura, namun bili bersikap biasa saja dan berlalu pergi dari tempat itu.
"Hei... tuan jika kau mau.... mari akan saya layani anda!!!! tapi tentu saja dengan ada imbalannya mau tidak long time saya kasih diskon 200jt saja...!!!!! " teriak ayura menggoda bili yang sudah berjalan agak menjauh dari nya.
"Hahahahahaha.......... ternyata asik juga mengerjai orang kaki itu " ayura tertawa bahagia sembari berjalan, untuk pulang karena merasa lelah.
Karena ayura yang berjalan sembari tertawa dan memegangi perutnya iya tak melihat orang yang ada di hadapannya hingga menabraknya dan jidat ayura terbentur dada bidang pria di hadapannya.
__ADS_1
"Aaaauuuuwwwww....... yang ku tabrak itu tembok apa Manusia sih keras sekali, membuat jidatku benjol saja " gerutu ayura sembari mengusap jidatnya.
"Apa kah benar yang kau tawarkan barusan long time hanya 200jt ..??! " tanya pria yang di tumbuh ayura dengan nada dinginnya.
Ayura mendongak kan kepalanya saat mendengar suara, pria yang bertanya padanya.
Ayura terkejut ternyata orang yang iya tumbur adalah angga.
"Tak ada kau salah dengar..!! " ketus ayura pada angga dengan memalingkan wajahnya.
"Heh... mencoba menggoda asisten ku, punya nyali juga ternyata kau hah..??! " ucap angga dengan aura dingin yang iya keluarkan.
"Ck.. ck.. ck.. pa kau juga ingin ku goda tuan..!! " ucap ayura sembari menyeringai kepada angga.
"Cih... siapa yang akan tergoda dengan wanita murah dan banyak bekas orang seperti mu....!!! " ketus angga.
"Benarkah.. tak akan tergoda, awas jangan sampai terus makan ucapan sendiri loh " ujar ayura dengan mulai aksinya dengan mendekati angga.
"Hei.. kau mau apa, menjauh jangan mendekat!! " angga menjadi merasa ngeri saat melihat ayura yang mendekat padanya dengan harapan liar nya.
"Tenang lah tuan, saya hanya ingin menguji anda apa benar anda tak akan tergoda dengan tubuh sayah ini "goda ayura sembari menujukan postur tubuhnya yang seksi.
Angga yang terpentok ke tembok tak bisa berbuat apa-apa hanya diam melihat ayura yang terus mendekat padanya.
" Tenang lah tuan saya akan bermain halus dengan anda, anda tak akan kelemahan, dan akan saya kasih rahasia kuat "bisik ayura di telinga angga.
Angga yang mendengar perkataan ayura menjadi merinding, seluruh tubuhnya seakan iya sedang berhadapan dengan seekor singa betina yang kelaparan.
Ayura tiba-tiba mengalungkan tangannya di leher angga dan mencium bibir angga dengan lembut, angga yang tadinya tak merespon mulai mengikuti permainan ayura, dan tangannya mulai berkeliaran di tubuh ayura, karena angga sadar itu masih ditempat umum iya pun langsung menggendong ayura tanpa melepaskan tautan nya tersebut dan membawa ayura kedalam mobil nya yang terparkir tak terlalu jauh.
"Ahhhh.... tuan pelan sedikit.... aku belum siap aahhhhh.... " ayura mulai mendesah dengan permainan angga.
"Bukan kah tadi kau mengatakan ku akan memberikan ku rahasia kuat, jika baru begini saja kau ingin menyerah bagaimana jika aku mengikuti saran mu itu hem... "ucap angga dengan aksinya.
" Ahhh... siapa yang bilang aku menyerah heh.. cuman sebaiknya kita mencari tempat yang lebih nyaman untuk bermain, disini kurang nyaman untuk kita bermain " ayura menyarankan kan tempat yang lebih nyaman,..
Kebetulan sekali dari tempat meraka kini ternyata ada hotel di sebrang jalan nya.
"Heh... kau yang meminta jangan salahkan aku, jika kau besok tak bisa berjalan " Balas angga dengan menggoda ayura.
__ADS_1
"Hei... belum tau siapa yang tak bisa bangkit dari tempat tidur itu kau atau aku " bantah ayura yang tak mau kalah.
Mereka berdua pun berjalan ke arah hotel dengan baju dan rambut ayura yang telah berantakan begitu juga dengan angga, resepsionis hanya menggelengkan kepalanya melihat pasangan tersebut.