
Kini pagi sudah tiba, ayura sudah siap dengan semua barang nya, iya juga sudah memesan taksi online untuk iya menuju bandara, ayu di sana juga sudah berangkat subuh untuk menuju ke kediaman keluarga ayura untuk mengambil barang nya yang masih tertinggal di sana, nanti mereka akan bertemu di bandara.
"Kak.... aku gak bisa ikut... kakak ke Bandung karen aku besok harus balik jakarta ada kerjaan " ungkap Adit.
"Iya tak apa dit... ini bisa kakak tangani sendiri, kamu kerja aja yang bener " jawab nya dengan tatapan yang terus menatap ke layar ponsel nya.
"Ya usah kakak berangkat ya " ayura pun langsung menaiki mobil untuk segera pergi ke bandara.
"Iya kak.. Hati-hati di jalan, jika ada apa-apa, langsung beri tau kak" pesan Adit yang merasa khawatir dengan sang kakak.
"Emh....bay asalamualaikum "
"Ya... waalaikumsalam "
Adit menatap kepergian mobil yang di tumpangi ayura yang semakin menjauh dari pekarangan rumah dan semakin menghilang dari pandangan nya. Adit pun kini bersiap untuk pulang ke rumah keluarga, dia juga akan berkemas dan bersiap untuk pemberangkatan besok pagi.
Sedangkan di bandung yang mana di rumah angga anak-anak juga sudah bangun untuk sarapan, di sana angga juga ikut sarapan, bili yang sudah Stenbay, untuk pergi ke kantor dan menjemput tuan muda nya.
"Sayang.... ayah nanti pergi ke kantor kalian ... di rumah saja ya... ayah janji nanti siang kita jalan-jalan " ucap angga yang mencoba menghibur aji yang sedari tadi hanya diam dan cemberut saja.
"Iya ayah.... oh iya boleh gak nanti aku ketemu sama oma yosi.. takutnya dia nanti khawatir ayah soal nya kemaren kami gak ada bilang kalo mau nginap tempat ayah... " ujar Galuh menjelaskan.
"Baik lah nanti siang akan ayah anatar kalian ke sana, sekarang sarapan dulu ya " bujuk nya.
Sedangkan aji sedati tadi fokus dengan makanan nya dan tak berbicara, karena iya memeng selalu menaati peraturan saat ada di meja makan.
"Mari tuan semua sudah siap..! " ujar bili yang sudah mempersiapkan semua kebutuhan untuk angga.
Angga yang sudah selesai makan pun langsung bangkit dari kursi nya dan berjalan menuju ke, luar untuk segera berangkat ke kantor nya, kare a jadwal pagi ini dia juga ada meeting dengan klien.
"Aji... kamu tau tidak kenapa bunda melarang kita untuk ketemu ayah...??? " celetuk Galuh pada sang adik.
Karena Galuh tau kalo kepintaran dan pengetahuan adik nya itu lebih luas dari nya, dia juga lebih pinter, tapi ya seperti itu sifat nya dingin dan pendiam.
"Bunda punya alasan nya sendiri .... " jawab nya singkat.
"Iya tapi alasannya apa..? " tanya Galuh yang masih penasaran.
Aji hanya diam dan langsung beranjak dari duduk nya untuk pergi, kembali ke kamar nya, tanpa menjawab pertanyaan Galuh padanya. Sifat dingin yang di miliki aji entah di turun kan dari siapa, di lihat dari sifat angga dia tak sedingin itu, dilihat dari ayura dia juga tak dingin, tapi entah kenapa aji berbeda dengan yang lain, dan tak seceria anak-anak seusianya.
"Dih.... gunung es nya sepertinya sekarang nambah aja tuh... gak ada niat gitu mau mencairkan nya?? " gerutu Galuh yang di abaikan oleh sang adik iya merasa tak Terima.
Kini hari sudah maju menuju siang ayura dan ayu baru saja mendarat di bandara bandung, dan langsung mencari taksi untuk segera mencari anak nya.
"Yur apa kita gak pulang aja dulu... buat simpan barang...??? nanti kita baru nyari lagi, mereka gimana...??? " usul ayu.
"Emh... "ayura hanya menjawab dengan deheman dan tanpa menoleh.
Ayura mencoba menghubungi ponsel anak nya dan kini ada jawaban dari anak nya itu.
__ADS_1
" π·πππ ππππππππππππππ πππππ "πππππ ππ’πππ ππππ πππππ ππ πππππππ ππππππ.
" ππππππππππππππ πππ πππ ππππ ππππππππ ππ ππππ ππππ πππππ ππππππ πππ’πππ...??? πππππ πππ πππππ πππ..?? "ππππ ππ’πππ ππππππ πππππ.
" ππππππ πππ πππ πππ πππ ππ πππππ ππππ πππππ ππππππππ... "πππ ππ πππ ππππππ ππππ’ππππ ππππππ ππππ ππ’ππ ππ’π, πππ πππ ππππ’ππππ πππππ ππππππ πππππππ ππ’ππ.
Entah lah apa yang ada di pikiran kepala kecil milik aji itu, dia merasa jika bunda nya tak suka maka iya juga tak akan suka.
"πΌπππππ πππππ πππ ππ ππππ πππππ ππ’π πππππ ππππ ππ πππππππ π’π...??? " ππππ’π πππ ππππππ πππππππ ππ’π ππππ ππππ πππ ππ’πππ ππππππ.
"πΈπ’π πππ πππππ πππ ππ ππππ, πππ ππππππππ πππππ πππ πππππ ππ πππππ ππππ πππππ πππππππ ππππππ ππππ πππππ πππππ ππππ ππππππ ππππππ, ππππππ ππ’π " ππππ ππ’πππ π’πππ πππππ ππππππ πππππ ππ’π.
"πΈπ’π πππ.... πππππ ππππ-ππππ ππ πππππ ππππππ, πππππππ πππππ ππππ ππππ-ππππ πππ ππ.. " ππππ πππ πππππππ πππππ πππππππππ ππππ πππππ πππ ππππππππ πππ ππ πππππππ πππππ ππ’π.
"π΄ππ... π’π ππππ πππππ πππππ ππππ π’π..??ππππππππππππππ " ππππ ππ’πππ πππππππππππ πππππ ππ πππππ ππππππ ππ’π.
"ππππππππππππππ "
Kini ayura merasa lebih lega karena tau anak-anak nya dalam ke adaan aman dan baik-baik saja, tak ada yang terjadi pada mereka, tapi ayura juga masih menyalah kan dirinya sendiri, karena terlalu acuh pada anak-anak nya.
"Iya aman dia ada di rumah angga, habis ini aku mau jemput mereka " angguk ayura dan menjawab pertanyaan ayu dengan suara yang mulai tenang.
"Syukur lah kalo begitu... nanti aku di rumah aja ya gak ikut kamu jemput... mau beresin barang, gak apa kan..?? " ujar ayu pada ayura.
"Iya gak masalah... ini biar aku sendiri aja bisa kok " balas nya.
Tak lama kini taksi yang mereka tumpangi sudah sampai di halaman rumah, ayu turun terlebih dahulu untuk mengambil barang nya yang ada di bagasi belakang, dan ayura pun ikut setelah iya membayar taksi tersebut.
Kini keduanya berjalan menuju ke rumah sembari menarik koper mereka masing-masing, ayu membuka pintu, dan langsung ayura masuk terlebih dahulu dan iya langsung berjalan ke arah kamar nya untuk menyimpan barang, setelah itu dia akan langsung pergi ke tempat angga.
"Yur.... coba deh kamu temui dulu nyonya yosi takutnya, dia menyalahkan diri nya karena anak-anak di bawa pergi oleh gabriel, coba kamu ke sana mencoba minta maaf aja dulu " saran ayu pada ayura, untuk datang ke rumah keluarga bili.
"Emh.... iya yu.. ya sudah aku berangkat dulu" ayura pergi dengan cepat,dan masuk ke alam mobil sebelum iya melajukan mobil nya iya menghangatkan mesin mobil terlebih dahulu.
Tak lama mobil pun , melaju dengan kecepatan sedang menuju ke lorong rumah keluarga bili, saat sebelum iya pergi menuju ke rumah angga.
Nyonya yosi mendengar deru mesin mobil, iya kira itu adalah bili, bu yosi kelur untuk sekedar bertanya apa kah dia sudah menemukan anak-anak, karena semalam bili tak ada kembali ke rumah, dia pulang ke apartemen nya. Saat pintu terbuka bu yosi terkejut saat melihat ayura yang ada di depan pintu, yang ternyata bukan putra nya, bu yosi manjadi panik dan bingung harus menjawab apa jika ayura bertanya di mana anak-anak nya.
"E.... h... neng ayura.... kamu ya nak ayok masuk dulu, kita bicara di dalam " ucap bu yosi yang sedikit gugup dan mempersilahkan ayura untuk masuk.
__ADS_1
"Iya bu... " ujar ayura dengan tersenyum ramah dan ikut masuk.
"Ayok neng duduk dulu... neng.. nanti ibu ambil kan minum dulu ya " ucap bu yosi sembari berjalan ke arah belakang.
"Tak usah repot-repot bu.... π" ujar ayura dengan tersenyum.
Ibu yosi berjalan ke arah, belakang utuk mengambil minuman untuk tamu nya itu, dengan masih bingung entah apa yang harus iya katakan jika nanti ayura bertanya pada nya. Ibu yosi duduk di sebelah ayura, dan meletakkan minuman di atas meja.
"Tante... saya kesini cuman mau minta maaf, karena kemaren telah merepotkan anda tante, tante untuk masalah anak-anak gak usah khawatir... ini semua bukan salah ibu. " ucap ayura dengan lembut.
"Em... maaf ya nak tante tak bisa menjaga anak-anak, tante tidak tau kalo nona muda ada niat lain " ujar ibu yosi dengan lirih.
"Tak apa tante..... oh ya tante aku juga gak bisa lama , aku harus menjemput anak-anak, ya tante " ujar ayura sembari berpamitan untuk segera pergi menjemput anak-anak.
"Oh... iya silahkan neng... Hati-hati, tante sekali lagi maaf ya " ujar ibu yosi sembari mengantar ayura ke depan pintu.
"Ya sudah saya pergi dulu ya tante, asalamualaikum" ujar ayura tersenyum.
"Iya neng waalaikumsalam " Jawat nya .
Kini di kantor angga yang masih di sibukkan dengan pekerjaan nya, dia tadi nya sudah ada niat akan mengajak anak-anaknya untuk bermain.
"Ahhgg.... ini kenapa gak selesai-selesai " geram angga.
'Tok... tok... tok.. '
"Masuk...!!!! "
"Maaf tuan... saya menggangu di depan ada taman yang ingin bertemu dengan anda..? " ujar orang itu.
"Persilahkan masuk , mereka " jawab nya dengan dingin.
"Baik permisi " orang itu pun mengundur kan diri untuk memanggil tamu yang ingin bertemu dengan bos nya.
Tak lama karyawan tadi pun kembali lagi sembari membawa tamu , yang ingin bertemu dengan bos nya, itu dan setalah itu iya keluar kembali meninggalkan tamu itu dan untuk bersama bos nya karena takut ada yang ingin di bicarakan ,masalah perusahaan yang sangat penting.
"Oy.... ga..... jangan terlalu sibuk kali sama kerjaan...? " ujar tamu itu.
"π€¨π€¨π€¨Ada apa loe kesini dito tumben loe datang, sangat sopan...?? " tanya nya dengan mengerutkan kening nya.
Angga yang merasakan heran teman nya itu tumben, datang ke tempatnya dengan sopan, yang biasanya dia masuk dengan dobrakan tanpa sopan.
"Ya... orang sopan... di katain , orang bar-bar di gerutukin, aneh kau itu ga" gerutu nya merasa kesal.
"πππCih.... sok sopan padahal muka kayak sop-sopan pakek babat " cetus nya sembari mengumpat.
"Enak dong... apa lagi di tambah ikan asin pas makan sama nasi hangat " jawab dito.
"Dih.... makanan yang kamu pikir, udah mau apa kau datang kesini..? " ketus nya lagi.
"Ya... aku datang ke sini.. mau ajak loe kita main ke bar yok... " ajak dito.
"Gila kamu apa kamu gak lihat... aku lagi ngapain , aku juga gak bisa aku ingin menemani anak-anak ku " jawab angga dengan santai, dan mengumpat.
"Anak kapan kau sama gabriel punya anak.... ga... meski kamu punya anak gak mungkin secepat kilat kan...?? " tanya dito dengan penuh selidik.
"Najis.... sejak kapan aku, menyentuh wanita itu, dari awal pernikahan sampai sekarang aku tak pernah menyentuh nya, ya anak-anak ku dengan ayura " jawab angga.
Dito mengangguk dan merasa bingung juga apa kah ayura sudah mengizinkan , angga untuk bertemu anak-anak, yang dia tau jika ayura tak ada mengizinkan anak-anak, atau angga untuk saling bertemu, karena dito tau kalo keluarga wiranto tak mengizinkan anak-anak dan ayura untuk mendekati keluarga nya .
__ADS_1