Dia Alasan Aku Berubah

Dia Alasan Aku Berubah
Episode 11


__ADS_3

Karena ayura tak ada yang membimbing untuk untuk melakukan apa terlebih dahulu, dia memulai pekerjaannya dari meramaikan lantai bawah saat sudah terlihat rapi, dia berjalan untuk merapikan kamar bagian atas, saat sampai di salah satu kamar utama ayura terkejut karena kamar itu sangat berantakan sekali, Dengan mendengus ayura mulai memungut pakaian yang berserak di lantai dan meletakan nya di keranjang cucian.


"Heh... tuan rumah seperti apa dia kamar sendiri seperti sarang beruang begini berantakan tak tau bentukan, bisa-bisa seharian aku baru selesai mengerjakan semua ini " gerutunya namun sembari merapikan kamar tersebut.


Dengan perlahan namun pasti kamar itu kini sudah terlihat rapi dan tersusun dengan indahnya, karena hari mulai siang ayura merasa lapar karena tadi pagi belum sempat sarapan, iya pun berjalan ke lantai dasar untuk mencari makan.


"Wahhh.... ternyata setok makanan di sini sudah tersedia, hehehe... aku masak saja lah untuk makan sekarang karena aku lapar juga " Yura terkagum saat membuka kulkas yang terisi penuh bahan makanan.


Ayura dengan asik memasak makan untuk nya makan, namun iya tak sadar kalo asisten angga ada di rumah itu juga sedang memperhatikannya sedari tadi ayura di dapur.


"Hem.... rapih juga pekerjaannya " gumam nya pelan.


Bili berjalan ke arah lantai atas untuk mengecek pekerjaan ayura, dan iya merasa kagum dengan hasil kerja ayura yang rapi dan bersih, iya pun kembali turun dan menuju ke ruang makan untuk bertemu dengan ayura.


"Nona..!!? saya minta waktu anda sebentar...!! " ucap bili dengan wajah datarnya.


"Ehhh.... kau membuatku terkejut saja, siapa kau kenapa ada di sini??? " tanya ayura yang terkejut karena mengetahui ternyata ada orang lain selain dia di rumah itu.


Bili yang biasa saja tanpa menunjuk kan reaksi dia hanya melihat datar ke arah ayura.


"Saya di tugaskan oleh tuan angga untuk memantau pekerjaan mu, benar atau tidak, dan ingin memberi tahu mu jika jam makan siang tuan akan kembali ke sini untuk makan, jadi cepat sajikan " ujar bili memberi tahu ayura untuk menyiapkan makan siang untuk tuannya.


"Ya... ini akan segera siap " kerusakan ayura yang jengkel melihat bili.


Ayura langsung merasa kesal saat melihat bili dengan teliti, dai baru teringat kalo orang di hadapannya, orang yang menyebalkan kemaren di hotel.


Ayura sengaja menambahkan sesuatu ke dalam masakan nya, rasa jahilnya mulai keluar.


"Hehehe.... rasakan kamu masakan yang ku buat " seringai ayura dengan senang membayangkan apa yang akan terjadi nanti.


" Nona apa sudah siap tuan dalam 3 menit lagi akan sampai "ucap bili mengingatkan ayura.


" Sudah... , kalian tinggal memainkannya saja "ketua ayura dengan nada kesal.


Bili hanya mengerutkan dahinya dan menautkan kedua alisnya, saat melihat ayura menyeringai dan pergi ke arah dapur.


Suara mobil majikannya yang telah tiba pun, terdengar dengan cepat bili menyambutnya di depan pintu.


" Bagai mana pekerjaannya??? "tanya angga pada bili tentang pekerjaan ayura.


"Semuanya di kerjakan dengan baik tuan " jawab bili sembari menyiapkan kursi untuk angga.


Angga duduk di kursi yang di siap kan bili, dengan tenang dan mulai mengambil sendok dan menyiapkan nasi serta lauk nya yang telah terhidang di dalam piringnya.


Ayura yang mengintip dari balik tembok penghalang antara dapur dan ruang makan pun menantikan reaksi angga saat menyantap masakannya itu.


Bili yang menyadari jika ayura sedang mengintip, dia menjadi merasa khawatir dan merasa ada yang tak beres dengan makan di atas meja tersebut.


"Tuan sebaiknya saya cicipi terlebih dahulu makan anda takutnya nanti ada kesalahan " ucap bili mengajukan dirinya untuk mencicipi terlebih dahulu.

__ADS_1


Namun iya telat makan di sendok nya sudah masuk kedalam mulut angga, angga terdiam saat makanan nya telah masuk dan menempel di lidah nya.


"Uhuk.... uhuk... uhuk.... Makan apa ini...!!! " Angga terbatuk saat sudah dapat merasakan dengan pasti rasa makannya, sembari memuntahkannya kembali.


Bili langsung mencicipi makan tersebut juga dan langsung memuntahkannya karena ternyata makanan tersebut di beri garam berlebih, yang membuat makannya menjadi sangat asin.


Bili langsung menghampiri ayura yang berada di dapur namun saat bili melihat ayura sendang menikmati makannya dengan tenang dan tersenyum gembira.


"Apa yang telah kau lakukan dengan makanan tuan muda??! " tanya bili dengan tegas dan dingin pada ayura.


Ayura hanya menoleh sebentar pada bili dan meneruskan makan nya.


"Tak ada " jawab ayura singkat.


"Jika kau memang tak bisa memasak sebaiknya segera belajar memasak dari hal yang sederhana, jangan coba-coba untuk meracuni tuan muda.!!!! "Gertak bili pada ayura yang menghiraukan bili yang ada di dekatnya.


" Heh.... enak sekali kalau kau bicara tuan, maaf saya di sini untuk membersihkan rumah dan tertulis jelas di surat kontrak, jika untuk memasak atau pun yang lain itu tak ada tertulis "ayura yang mulai kesal dengan bili dia bangkit dan mendekat kan muka ke muka bili s mari berbicara dan tatapan bengis nya.


Namun bili hanya diam dengan wajah datarnya, namun iya terkejut dengan sikap ayura, meskipun memeng dia tau kalau ayura memang orangnya itu cerewet dan suka emosian, namun iya tak tau kalo bisa se menyeramkan itu juga di saat ayura yang sedang emosi dari dekat.


"Lalu anda sedang apa di dapur, jika anda tau kalau di dalam kontrak tak ada menyuruh mu untuk memasak..?! " sahut bili lagi.


"Cih... kerjaan ku sudah selesai...!!! " cetak ayura sembari mengambil tasnya dan pergi untuk pulang.


Ayura melewati ruang makan di sana angga masih duduk sembari memainkan ponselnya, iya melihat ayura melewatinya dengan muka yang di tekuk, angga hanya melirik sekilas ke arah ayura.


"Siapa yang menyuruh mu pulang, kau belum di izin kan untuk pulang....!!! " ketus angga pada ayura.


"Pekerjaan ku sudah selesai di sini , jadi untuk apa aku tetep di sini, aku masih banyak pekerjaan yang harus di kerjakan, bukan hanya untuk melayani cowok aneh seperti kalian..! " ketua ayura dengan nada bete nya.


"Di sini aku Bos nya jadi aku lah yang mengatur, dan kau boleh keluar kapan dan sayang ke mari kapan..! " tegas angga lagi pada ayura.


"Cih..... sok mengatur.. " cerutu ayura pelan.


"Cepat masakan saya, makan siang..! " angga memberi perintah lagi pada ayura.


"Bukan kah sudah jelas di dalam kontak saya tak di harus kan memasak " jawab ayura ketus.


"Di sini saya bos nya jadi apa yang ku perintah kan tak perlu kau bantah, dan tak perlu kau ingatkan " pungkas angga lagi.


Ayura dengan kesal mau tak mau berjalan kembali ke arah dapur, yang di sana masih ada bili yang sedang memilih bahan masakan yang akan di masak.


"Sini biar aku yang melakukan... " ketus ayura sembari merebut barang yang telah di ambil bili.


"Bukan kah anda akan pergi, lalu kenapa anda kelak kembali?? "tanya bili yang melihat ayura.


" Bukan urusan mu.....!!! "jawab ayura dengan ketus.


Bili mengawasi pekerjaan ayura yang sedang sibuk dengan perkakas dapur.

__ADS_1


" Ingat jangan berani-beraninya kau meracuni tuan muda...!! "celetuk bili memperingatkan ayura.


ayura hanya melirik ke arah bili.


" Memang aku ini terlihat orang jahat kah di matamu....!!?? "cetuk ayura menjawab perkataan bili .


Bili hanya diam tak menjawab lagi perkataan ayura, kini satu jam sudah berlalu masakan ayura kini sudah terhidang semua di atas meja, memeng terlihat sangat menggiurkan bagi kita yang melihatnya .


" Sebentar biar aku mencicipi nya sebelum kau serahkan pada tuan muda" celetuk bili yang telah memegang sendok sisi tangannya.


Bili terkejut saat sudah mencicipi masakan ayura yang begitu enak.


"Ehm... ini lebih baik " ucap bili.


ayura dengan kesal menyajikan makanan di atas meja makan dan siap untuk di santap oleh tuan muda.


"Silahkan di nikmati, ih iya pekerjaan ku sudah selesai aku masih banyak pekerjaan lain" ucap ayura dengan malas sembari membawa tasnya,angga tak mencegah ayura pergi.


Angga mulai memakan masakan ayura dia angga terheran karena masakan ayura begitu enak di lidah nya.


"Ini siapa yang memasak?? " tanya angga pada bili.


"Itu nona ayura sendiri yang memasak tuan, saya juga terkejut ternyata masakannya begitu enak " puji bili mengenai rasa masakan ayura.


"Emh... jadi mulai sekarang biar dia yang memasak " jawab angga.


Angga makan dengan lahap hinga tak tersisa makan di atas meja,! saat melihat arlojinya ternyata kini jam telah menunjuk kan pukul 14:46 angga yang masih ada pekerjaan di kantornya, segera bersiap untuk kembali kee kantor.


"Bili kau bereskan ini semua setelah itu kau kembali ke kantor, karena ada pekerjaan untuk mu " ujar angga memberi perintah pada bili.


"Baik tuan " jawab nya dengan datar.


"Tuan aku ini asisten mu atau pembantu mu, kenapa mencuci piring pun menjadi tugas ku " gumam bili di dalam hatinya.


Angga pergi menaiki mobil nya sendiri untuk menuju ke kantor, namun saat menuju kantornya iya berpapasan dengan ayura yang sedang terduduk di kursi taman dekat komplek perumahan nya .


"Sedang apa gadis itu?? bukanya dia bilang masih ada pekerjaan yang harus di kerjakan, lalu kenapa ini malah duduk termenung di situ?? " tanya angga pada dirinya saat melihat ayura duduk termenung sendiri.


'Tinnnnnnn....... '


Angga membunyikan tlakson mobilnya, yang membuat ayura tersadar dari lamunannya dan terkejut, ayura menatap ke mobil yang ada di hadapannya tersebut sembari mengerutkan dahinya, karena iya tau kalo mobil itu milik angga.


"Ada, apa lagi dengan cowok aneh satu ini?? " tanya ayura pelan.


Angga menurunkan kaca mobilnya dan mendongak kan kepalanya keluar.


"Sedang apa kau melamun di situ cewek galak, bukanya kau punya pekerjaan, apa kau ini pekerjaan mu melamun di pinggir jalan " ledek angga dengan tertawa.


"Bukan urusan mu, apa pun pekerjaan ku " jawab ayura sembari berjalan ke arah sepeda motor nya dan berlalu pergi.

__ADS_1


"Cih.. masih saja sombong padahal kau itu pembantu di rumah ku " gerutu angga yang merasa dirinya di cuekin.


Angga melanjutkan perjalannya menuju ke kantor, karena takut telat iya pun menambah kecepatan laju mobilnya agar cepat sampai ke tujuan.


__ADS_2