
Kini hari susah berganti dengan pagi kembali.. ayura sedang sibuk menyiapkan bekal dan sarapan untuk anak-anak, Setelah menyiapkan semuanya iya langsung kembali ke kamar nya untuk segara bersih-bersih , karena iya juga harus harus ke kantor dan mengantar kan anak-anak sekolah.
"Dek... kamu udah siap...?? " tanya wilona pada Galuh.
"Sebentar lagi kak ini tinggal pasang sepatu " Gadis kecil itu sedang sibuk dengan sepatunya.
"Anak-anak.....!!!!! cepat turun kita makan....!!!!! kalo gak banti kalian telat.....!!!!! " teriak ayura dari bawah memanggil anak nya.
"Gak usah teriak-teriak kali bun pasih pagi gini gak enak sama tetangga...! " ketus sang putra pada ayura.
"Makannya... kalo udah waktunya makan itu turun... " balas ayura.
Tak lama kedua anak gadis turun dan berjalan ke arah ruang makan.
"Pagi semua....!!! " sapa keduanya pada ayura dan aji yang telah ada di meja makan.
"Emh... kalian lama... orang dah lapar.... terlambat sedikit lagi kita akan telat masuk sekolah...!!!! " gerutu aji yang sudah kesal menunggu mereka.
"Ya maklum lah anak cewe lama... "jawab nya dengan malas.
" Emang loe mau kondangan... inget kita itu mau sekolah "balas aji lagi..
Ayura yang geram melihat Anak-anak yang ribut di meja makan, yang biasanya anteng diem jika sudah sampai di meja makan ini tumben malah berdebat.
" Diam.....!!!! "gertak ayura dengan nada kesalnya.
Semua nya terkejut karena ayura baru kali ini membentak mereka dengan sangat keras seperti itu. Yang membuat semuanya seketika diam tak berani berkutik bahkan menegakan pandangan pun tak berani.
" Ini meja makan... untuk makan buka untuk debat... jika ingin debat kau pergi ke meja persidangan... jika lain kali bunda mendengar kalian bersuara di meja makan maka sekalian kalian tak usah makan sekalian....!!! "ucap ayura sembari menyodorkan sarapan pada ketiganya.
Mereka makan dengan rasa takut hanya tertunduk selama makan, hingga mereka semuanya selesai sarapan dan ayura membereskan meja makan sebelum iya mengantarkan Anak-anak ke sekolah dan iya berangkat ke kantor.
Ketiganya masih tak ada bicara mereka jalan langsung mengikuti ayura masuk kedalam mobil untuk berjalan ke sekolah, tak terlalu lama perjalan mereka menuju ke sekolah akhirnya ayura sampai di pelataran sekolah dan memberhentikan mobilnya.
"Kalian di sekolah belajar baik-baik.. jangan membuat ulah.. " ucap ayura sembari menoleh ke si kembar sembari menjulurkan tangan nya.
"Biak... " jawab keduanya.
"Asalamualaikum... " ucap Galuh sembari menyalami tangan ayura dan turun dari mobil.
"Asalamualaikum... " yang di susul aji yang menyalami tangan ayura dan juga turun.
"Waalaikumsalam... " jawab ayura kedua salam dari anak nya.
Dan kini ayura melakukan lagi mobil nya saat melihat kedua anak nya sudah masuk ke dalam kelas sekarang iya menuju ke sekolah dasar untuk mengantarkan wilona sekolah, yang lumayan agak jauh dari sekolah Tk si kembar.
Mereka berdua sudah biasa ke sekolah hanya berdua tanpa ada di antar oleh orang tuanya, 15menit kemudian ayura berhenti di depan sekolah dasar untuk menurunkan wilona di sana.
"Kamu belajar dengan baik nanti siang bunda jemput, dan berteman lah dengan mereka jangan menyendiri... maaf bunda juga gak bisa ngantar ke dalam bunda harus segera ke kantor " ucap ayura sembari menjulurkan tangan nya untuk di salami okeh wilona.
"Iya bunda lona gak bakal buat bunda kecewa... tak apa bunda lona bisa sendiri... bunda juga berhati-hati lah di jalan, Asalamualaikum" jawab wilona dan menyalami tangan ayura lalunturun dari mobil nya dan menarik napas sejanak lalu melangkah kan kakinya masuk ke area sekolah.
Ayura telah melajukan lagi mobil nya menuju ke kantor,... karena perjalanan dari situ ke kantor memakan waktu sekitar 1 jam itu pun kalo tak macet di perjalanan.
Ayura hanya fokus dengan jalan hingga terdengar bunyi dering telpon di dalam tasnya, ayura mencoba merogok tasnya dengan tangan sebelah kiri dan mengangkat panggilan tersebut tanpa melihat dulu siapa nama si pemanggil di kontak telpon nya .
..."𝙷𝚊𝚕𝚘... " 𝚂𝚊𝚑𝚞𝚝 𝚊𝚢𝚞𝚛𝚊....
"𝙷𝚊𝚕𝚘... 𝚔𝚊𝚔𝚊𝚔... 𝚔𝚊𝚔𝚊𝚔 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚗𝚐𝚊 𝚍𝚒 𝚖𝚊𝚗𝚊...?? " 𝚝𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚊𝚍𝚊 𝚍𝚒 𝚜𝚎𝚋𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚕𝚙𝚘𝚗.
"𝙰𝚍𝚊 𝚊𝚙𝚊 𝚔𝚊𝚞 𝚖𝚎𝚗𝚕𝚎𝚙𝚘𝚗 𝚔𝚞...?? " 𝚊𝚢𝚞𝚛𝚊 𝚋𝚞𝚔𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚠𝚊𝚋 𝚒𝚢𝚊 𝚖𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚋𝚊𝚕𝚒𝚔 𝚋𝚎𝚛𝚝𝚊𝚖𝚢𝚊 𝚔𝚊𝚛𝚎𝚗𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚗𝚢𝚊𝚝𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚗𝚎𝚕𝚙𝚘𝚗𝚢𝚊 𝚊𝚍𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚊𝚍𝚒𝚔 𝚝𝚒𝚛𝚒 𝚊𝚢𝚞𝚛𝚊.
"𝙰𝚔𝚞𝚋𝚋𝚎𝚛𝚝𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚔𝚊𝚔𝚊𝚔 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚊 𝚖𝚊𝚗𝚊, 𝚊𝚔𝚞 𝚜𝚞𝚍𝚊𝚑 𝚜𝚊𝚖𝚙𝚊𝚒 𝚍𝚒 𝚋𝚊𝚗𝚍𝚞𝚗𝚐... 𝚊𝚙𝚊 𝚔𝚊𝚔𝚊𝚔 𝚋𝚒𝚜𝚊 𝚓𝚎𝚖𝚙𝚞𝚝 𝚊𝚔𝚞 𝚍𝚒 𝚋𝚊𝚗𝚍𝚊𝚛𝚊 " 𝚞𝚓𝚊𝚛 𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒 𝚜𝚎𝚋𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚕𝚙𝚘𝚗 𝚕𝚊𝚐𝚒.
"𝚃𝚊𝚔 𝚋𝚒𝚜𝚊 𝚊𝚔𝚞 𝚋𝚊𝚗𝚢𝚊𝚔 𝚙𝚎𝚔𝚎𝚛𝚓𝚊𝚊𝚗 " 𝚓𝚊𝚠𝚊𝚋 𝚊𝚢𝚞𝚛𝚊 𝚔𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚊𝚗 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚕𝚙𝚘𝚗.
"Heh .... menyebal kan masih pagi sudah dapat telpon dari dia " gerutunya ,
Dan tak terasa kini ayura sudah sampai di depan kantor nya, iya memberikan mobil itu pada satpam di sana untuk memerkirknya karena iya buru-buru ada rapat pagi ini.
"Salamat pagi bu... " sapa para karyawan yang berpapasan dengan nya.
"Ya pagi... " jawab ayura debgan tersenyum ramah.
__ADS_1
"Bu... yura....!!!!! " teriak sesorang yang membuat ayura menghentikan langkahnya dan menoleh ke asal suara.
"Ada apa Mia...!!! " tanya ayura pada orang yang memenggil nya tadi.
"Hah... hah.. hah... "Mia mencoba menetralkan napas nya yang tersengkal sengkal karena iya berlari.
" Bu... rapat nya di percepat dan tinggal sisa waktu 5 menit lagi "ujar Mia dengan cekatan meyarahkan dokumen yang di perlukan di ruang rapat nanti.
" Kenapa baru kau beri tahua aku sekarang...?? "ujar ayura yang agak sedikit bete itu.
Ayura menyerah kan tas apada resepsionis untuk mengantarnya ke ruang nganya dan iya dan Mia langsung menuju ke ruang rapat karena mereka telah di tunggu oleh klien di sana.
" Saya juga baru di berintahu bu "Jawab Mia
Kini kedua telah beraa di ruang rapat dan di sana susah pada menunggu kedatangan ayura, sebagai pemeran utama di rapat kali ini.
" Selamat pagi bu...!?? "sapa semua orang yang ada di ruang rapat.
" Ya pagi juga... maaf saya terlambat silahkan kembali duduk dan kita mulai rapat nya. "jawab ayura dengan ramah namun dengan muka datar nya mempersilahkan semua duduk dan untuk memulai rapat nya.
Kini rapat di mulai semua menyimak dan mendengarkan saat ada orang yang sedang menjelaskan presentasi nya begitu juga dengan ayura dengan wajah serius nya yang membuat orang terkagum akan kecantikan wajah ayura.
Berbeda dengan di kantor WT. corporation yang mana pemimpin sekarang sedang libur untuk mempersiapkan pernikahannya, dan semua karyawan di sana sudah tau semua perihal pernikahan tersebut, dan kini untuk sementara perusahaan dipimpin oleh bili, sebagai asisten terpercaya keluarga wiranto.
Bili yang mengemban beben berat perusahaan sedari tadi pagi iya belum beranjak dari kursinya, karena sangking menumpuk nya pekerjaan yang harus iya selesaikan, agar iya juga dapat berpartisipasi dalam acara pernikahan tuan mudanya.
'Tok... tok.... tok... 'suara ketukan tiga kali dari balik pintu yang sedikit menyadarkan bili dari pekerjaan nya.
"Masuk...!!! " ucap nya dari dalam mempersilahkan orang tersebut untuk masuk.
"Ok... sebentar aku masih ada pekerjaan.. nanti kau kembali jika memeng sudah waktunya meeting" ujar bili tanpa melihat ke lawan bicaranya.
"Baik tuan kalo begitu saya undur diri... eh... saya lupa saya kesini juga ingin menyerahkan dokumen ini yang butuh tandatangan anda tuan " ujar sekertaris tersebut sembari menyarahkan dokumen yang iya dekap sedari tadi.
Bili mengambil nya dan membuka di baca sekilas olehnya setalah itu memberi tanda tangan nya dan menyerah kan kembali pada sekertaris tersebut, setelah mendapat tanda tangan sekertaris itu pun undur diri untuk menuju meja kerja nya kembali.
Tak terasa hari pun sudah siang dan semua karyawan sudah membubarkan diri untuk makan siang. kini tinggal bili yang ada di ruang meeting dia sedang menyusun berkas di atas meja dan dia teringat sesuatu, iya langsung menyambar ponsel yang ada di atas meja tersebut dan mencari kontak seseorang.
"Hah.... mungkin sedang sibuk... " bili menghembuskan napas lelah dan melihat ponselnya.
Iya pun mengambil berkas dan langsung melenggang kearah ruangan nya untuk menyimpan semua yang iya pegang, dan setelah itu iya akan pergi makan siang di luar.
Berbeda dengan ayura yang baru selesai dari rapat tadi iya langsung melakukan mobil nya menuju ke sekolah untuk menjemput anak-anak dan mengajak mereka makan siang terlebih dahulu, ayura yang kini tengah di perjalan menuju ke sekolah, keren merasa ada barang yang tertinggal iya pun berniat kembali ke rumah dahulu.
Saat ayura telah masuk ke area perumahan nya iya melihat seseorang yang tak asing baginya, yang tak lain adah adik tirinya yang sedang menunggu nya di depan pos satpam.
Ayura menurunkan kaca jendelanya, dan memastikan jika penglihatan nya tak salah jika memeng itu adah adik tiri nya.
"Naik.... !!!! " teriak ayura saat sudah memastikan memeng benar itu adi tirinya.
__ADS_1
Orang yang ada di pos satpam itu terlihat sepeti bingung iya menarik kopernya dan berjalan menghampiri mobil yang terparkir di tepi jalan.
"Apa anda berbicara dengan saya....!!! " tanya pemuda itu sembari menunjuk dirinya sendiri.
"Masuk lah.... cepat tak usah basa-basi... " ucap ayura berkata lagi.
Pemuda itu celingak celinguk memastikan jika wanita di dalam mobil itu bicara dengan nya dan iya, tak melihat orang lain di sana, saat sudah pasti jika orang itu bicara dengan nya iya pun memasuki mobil ayura.
"Nona... jika saya boleh tau anda siapa???" ujar pemuda itu yang tak kenal akan ayura.
Karena memeng tak dapat di pungkiri saat ayah nya menikah dulu dengan ibu pemuda itu ayura tak hadir, dan saat ayahnya meninggal pemuda itu atau adik tiri nya itu, tak bertemu sama satu lain, iya hanya tau kalo iya memiliki kakak tiri perempuan yang bernama ayura,dan dia juga hanya memegangi foto ayura semasa ayura SMP.
Mengapa ayura tau karena ayura pernah di beritahu oleh ayah nya jika iya memiliki adik tiri dan menunjukan foto nya, Dan tadi saat di kantor Adit juga mengirimkan foto adik tirinya itu jika iya datang ke Bandung untuk tinggal dengan nya, karena iya sekolah di bandung.
"Saya manusia.... yang merasa iba melihat manusia terlantar... " ketus ayura dengan fokus menyetir mobil nya.
"Iya maksud saya nama nona siapa...?? Saya juga tau jika anda manusia... tapi kenapa anda mau membantu saya... ??? .... oh iya nona jika saya boleh bertanya apa anda kenal kakak saya...?? " ujar pemuda itu.
"Siapa kakak mu..?? " tanya ayura sensi.
"Nama kakak saya ayura miland.. dan dua anak kembarnya saya dapat informasi dari orang tua saya jika iya tinggal di sekitar sini, tapi saya masih belum tau betul daerah sini " ucap pemuda itu.
Ayura menghentikan mobilnya di depan sekolah si kembar, ayura dengan acuh turun dari mobil untuk menjemput si kembar di dalam.
"Asalamualaikum...?? " salam ayura
"Waalaikumsalam...?? " jawab orang di sana.
"Bunda nya Galuh dan aji ya...?? " tanya orang tersebut karena di sekolah itu hanya tinggal Galuh dan aji yang belum di jemput.
"Iya ustadzah.. saya bunda si kembar " jawab ramah ayura.
"Sebentar ya bunda saya panggilkan dulu anak nya. " ustadzah itu masuk untuk memanggil si kembar .
Tak lama si kembar dan ustadzah sudah kembali.
"Bunda...!!! " sapa Galuh.
"Emh... 😊😊" jawab ayura dengan senyum.
"Ustazah ya dan anak-anak pamit pulang ya terimakasih untuk hari ini asalamualaikum.. " ayura menggandeng si kembar dan berpamitan pulang.
"Waalaikumsalam " jawab nya.
Ayura kembali menaiki mobilnya orang yang didalam mobil hanya dima melihat ayura kembali, si kembar masuk dan melihat ada orang asing di dalam mobil.
"Bunda siapa paman ini..?? " tanya Galuh..
"Paman tiri kalian..??? " jawab ayura biasa saja.
Aji dan Galuh mengangguk mengerti, sedangkan pemuda itu masih berusaha mencerna perkataan ayura barusan.
"Hai paman kenalin nama ku Galuh... nama paman siapa...?? " tanya Galuh sembari menjulurkan tangan nya.
"Hai juga cantik nama paman YOGI EVANO.. panggil saja paman evan " ucap evan dengan menjabat tangan mungil itu.
"Oh... paman evan kita baru pertama kali ininya bertemu.. paman evan ke sini mau ada apa..?? " tanya Galuh.
"Paman sekolah di ITB, jadi paman memilih tinggal bersama kakak nya paman karena sekalian bisa membantu dia dan tak perlu susah mencari lagi kosan di luar. " ujar evan
Meraka asik berbincang dan kini anak gadis sudah masuk kedalam mobil lagi.
"Asalamualaikum semua... " Sapa seseorang yang baru masuk itu.
"Waalaikumsalam " jawab semua orang yang di mobil.
Kini atur melajukan mobil nya menuju ke rumah untuk makan siang karena hari sudah semakin siang juga.
"Eh... nona kalo boleh tau apa ya maksud perkataan anda tadi..?? " ucap evan yang masih bingung dan masih belum ngeh dengan ucapan ayura tadi.
"Kamu mencari ku kan.. maka masuk lah dan ingat di sini hidup tak bebas... nanti malam baru ku beri tahu apa saja peraturan di rumah ini," jawab ayura dengan datar.
Kini semua nya sudah ada di meja makan untuk makan siang, saat di meja makan semua nya tenang karena tak mau kena marah seperti tadi pagi lagi.
__ADS_1