
Wingky berjalan cepat untuk menyusul istrinya. Sebenarnya melaporkan Prita hanya gertakan saja. Dia hanya ingin membuat efek jera saja. Tidak sepantasnya dia mempermalukan istrinya di depan umum seperti tadi. Dituduh merebut suami orang padahal Leony sama sekali tidak melakukannya. Bagaimana kalau sampai kejadian tadi viral dan menggiring opini masyarakat seolah semua tuduhan itu benar? Bukan hanya keluarga Wingky yang malu tapi juga kemungkinan akan membuat geger seisi kampus. Semoga saja kejadian tadi tidak ada yang mengabadikannya. Tapi kalau sampai itu terjadi Wingky akan benar-benar bertindak, dia tidak akan rela membuat istrinya tercoreng nama baiknya.
Leony duduk di salah satu restoran yang ada di mall tersebut dengan Bian di pangkuannya. Sedangkan Zahra duduk di kursi sebelahnya dengan masih menangis. Tidak terbayang bagaimana mental anak sekecil itu sudah diperlakukan seperti itu oleh Ibunya sendiri.
Wingky mendekat dan menarik kursi di depan istrinya.
“Bagaimana pa?” tanya Leony cemas.
“Papa akan proses ke jalur hukum” tegas Wingky.
“Apa?” tanya Leony terkejut.
“Bagaimana kalau sampai ada yang merekam kejadian tadi? Bisa geger seluruh kampus ma. Papa itu dosen. Tau akan seperti apa jadinya kan?” jawab Wingky dengan pertanyaan juga.
Leony terdiam. Memang benar apa yang diucapkan oleh suaminya. Cukup banyak yang menyaksikan kejadian tadi. Apalagi sekali share dan dibagikan banyak orang bisa jadi langsung viral.
“Walaupun kita tidak salah orang-orang tidak akan percaya begitu saja, Ma. Media sosial itu kejam” lanjut Wingky dan Leony mengangguk membenarkan.
Tak Lama Randy dan Dion datang. Randy langsung mengambil Zahra yang masih nampak menangis. Sedangkan Dion masih berdiri di tempatnya. Tepatnya bingung harus bagaimana.
Ekor matanya sekilas menatap pada Leony. Wanita yang menjadi cinta pertamanya. Wanita yang tidak bisa dia lupakan hingga sekarang.
__ADS_1
“Masih cantik seperti dulu” batin Dion. Dion menggelengkan kepalanya. Dia tidak mau terbawa perasaan. Sekarang antara dia dan Leony sudah tidak ada hubungan apa-apa. Hubungan mereka sudah berakhir lama. Setelah putus dari Leony, Dion sudah bergonta-ganti banyak wanita tapi tetap saja tidak ada yang klik satupun. Sampai akhirnya karena suatu accident dia dan Prita diharuskan menikah. Dion sudah sangat belajar untuk menerima Prita sebagai pendamping hidupnya, tapi apa daya Prita malah berselingkuh. Bukan hanya sekali tapi berkali-kali. Rasa yang hampir tumbuh pun terpaksa dia kubur kembali.
Hem.
Dion berdehem sebelum berbicara. Seketika Wingky menengok ke arah Dion dengan tatapan dinginnya. Tatapan tajam seperti menghunus ke jantung.
Glek. Dion menelan ludahnya paksa. Suami Leony terlihat menakutkan di matanya.
“Maaf apa kita bisa bicara? Saya sekalian ingin minta maaf dengan istri Anda” kata Dion memberanikan diri.
Wingky pun mengangguk sebagai jawaban. Jadilah Dion ikut menarik kursi dan duduk disebelah Wingky.
Dion terlihat menghela nafas berkali-kali.
Leony tidak berani menatap ke arah Dion, takut suami tampannya itu merasa cemburu. Dia lebih memilih memandang ke arah lain. Dion yang dulu dengan yang sekarang sangat jauh berbeda. Dia masih tampan tapi wajahnya terlihat lebih tua dari yang seharusnya. Sepertinya beban hidupnya cukup banyak. Dibandingkan Wingky suaminya, Dion terlihat lebih tua padahal mereka seumuran. Apalagi kumis dan jambangnya dibiarkan begitu saja. Dia seperti tak terurus.
“Saya tidak bisa begitu saja memaafkan perkataan mantan istri anda. Bagaimana kalau ada yang merekam kejadian tadi? Bagaimana malunya keluarga saya karena itu?” Wingky berkata dengan tegas. Sama seperti yang dia katakan dengan Leony tadi.
“Sekali lagi saya minta maaf atas kekhilafan mantan istri saya. Saya menerima dengan ikhlas bila Bapak dan keluarga memproses ke jalur hukum” jawab Dion.
Wingky tentu saja tidak mungkin akan bertindak lanjut, selain tidak tega dia juga tidak mempunyai bukti. Hanya ada saksi mata saja. Tapi sekali lagi dia ingin memberikan efek jera.
__ADS_1
Pandangan Dion yang tertunduk sekarang tertuju pada Leony.
“Ony, maaf atas semua yang terjadi. Maafkan aku dan mantan istriku” ujar Dion dengan tatapan memohon.
Leony menatap sekilas pada Dion kemudian kembali ke arah lain. Tatapan Wingky sudah sangat horor dari tadi.
Dion masih menunggu jawaban Leony. Dia berharap Leony bisa memaafkannya dan juga Prita.
Leony pun kemudian mengangguk sebagai jawaban. Tidak ada kata yang keluar karena Wingky sudah menatapnya dengan tajam.
“Saya kira sudah tidak ada yang perlu kita bicarakan lagi. Walau istri saya sudah memaafkan tapi saya akan tetap memproses ke jalur hukum” kata Wingky menggertak.
“Kami permisi” ucap Wingky sambil berdiri, dia pun kemudian merangkul istrinya meninggalkan Dion dan Randy.
Setelah kepergian Wingky, Randy menyerahkan Zahra yang sudah tertidur pada Dion.
“Maafkan papa ya nak” kata Dion sambil membelai rambut anaknya.
“Buka hati untuk orang yang baru. Maaf kalau aku sempat meragukan ceritamu. Sekarang aku percaya kalau Prita bukan wanita yang baik. Maafkan aku yon” ucap Randy penuh penyesalan. Dialah yang dulu menolak keras ketika Dion ingin bercerai dengan Prita. Dia sempat terpengaruh dengan kata-kata Prita yang mengatakan kalau dia berselingkuh karena sikap Dion yang dingin padanya.
Dion pun hanya mengangguk. Rasanya dia tidak ingin dekat dengan siapapun lagi. Dia hanya ingin fokus membesarkan anaknya. Tidak ingin anaknya kekurangan kasih sayang. Dia akan menjadi Ayah sekaligus Ibu untuk anaknya.
__ADS_1
Bersambung…