DREAM

DREAM
Satu Kelompok


__ADS_3

Leony dan Wingky beriringan menuju tempat parkir. Motor mereka terparkir di tempat lumayan jauh. Leony tidak berpamitan pada Wingky, langsung saja dia menuju dimana motornya berada. Wingky kembali menatap kepergian Leony.


"Tadi aja waktu ada si Steve mau dia pamitan sama aku. Sekarang dicuekin lagi" dumel Wingky dalam hati.


Wingky sedikit berlari untuk mengambil motornya. Semoga teman-teman futsalnya tidak marah karena dia terlalu lama.


Leony geleng-geleng kepala saat melihat Wingky berlari. Kaki panjangnya membuat Wingky cepat menggapai motor besarnya. Motor yang Leony sangat ingat sering mereka gunakan pergi bersama. Mereka memang pacaran di semester akhir tapi di awal-awal mereka sering pergi bersama. Padahal baik Leony maupun Wingky tidak pernah menutupi hubungan mereka tapi teman-teman mereka bisa tidak menyadari kalau mereka menjalin hubungan. Mungkin karena baik Wingky maupun Leony tidak pernah bermain sosmed. Mereka setiap bertemu lebih banyak menghabiskan waktu untuk berduaan dan mengobrol dari pada mengabadikan kebersamaan karena waktu bersama lebih penting. LDR membuat waktu sangat berharga untuk keduanya.


...


"Waduh... Kemana aja kamu?" tanya Bastian yang sudah kebakaran jenggot menunggu kedatangan Wingky.


"Sorry bro, ada urusan sedikit" jawab Wingky tidak enak hati.


"Ayo kita main aja keburu malam" Antony menengahi.


Mereka pun mulai bermain dengan teman-teman yang juga sudah lama menunggu.

__ADS_1


Doni dan Edo juga ikut bermain. Doni mengajak pacarnya, begitu pula Edo. Lelah mengejar Leony yang tak kunjung bisa digapai membuat Edo menyerah dan membuka hati untuk wanita lain. Hanya perlu 1 bulan PDKT mereka akhinya pun jadian.


Pacar Doni dan Edo pun kompak menyoraki mereka di pinggir lapangan.


"Aku juga pengen di semangati kayak gitu" kata Antony pada Wingky.


"Pokoknya aku akan segera menyatakan cinta" imbuhnya.


Deg. Perasaan Wingky jadi tidak karuan. Dia sangat takut kalau nanti mereka jadian.


"Apa aku bisa melihat kedekatan mereka? Sekarang saja kalau melihat mereka mengobrol sudah membuat ku panas" kata Wingky dalam hati.


...


"Kamu ini kalau dilihat dari garis tangannya sedang di sukai cowok" jelas Antony berusaha membaca garis tangan, dia terlihat serius. Tapi sebanarnya dia tidak bisa meramal. Leony pun tahu Antony hanya bercanda saja. Tadi tiba-tiba saja dia begitu memelas mengatakan kalau dia akan meramal Leony dan ingin meningkatkan kemampuan. Leony tidak tega melihat wajah memelas Antony pun menyetujuinya. Walau dia 100 persen yakin Antony tidak bisa meramal.


"Cowok itu suka dan perhatian tapi bodoh" kata Antony lagi.

__ADS_1


Leony malah tertawa mendengar penuturan Antony.


"Dia lebih baik menjadi penggemar rahasia dari pada mengungkapkan, tapi sebenarnya dia sangat peduli" lanjut Antony


"Udah ih...kamu ini ada-ada saja" kata Leony sambil menarik tangannya.


Tak berapa lama dosen pun datang. Beliau membuka kelas dan meminta siswa untuk membentuk kelompok.


"Aku sama Wingky bareng ya" pinta Antony pada Leony. Leony pun mengangguk.


"Bro, sama aku ya" kata Antony berbalik ke arah Wingky yang duduk 2 kursi dibelakangnya.


Wingky pun mengangguk setuju. Stella yang berniat mengajak Wingky untuk satu kelompok dengannya pun mengurungkan niatnya.


Pulang kuliah, Wingky, Antony, Leony, Sandra dan Daniel melakukan kerja kelompok di taman baca. Tempat yang memang cocok digunakan untuk berdiskusi. Tersedia ruang khusus membaca, diskusi atau santai-santai. Jadi tempatnya memang cocok untuk berbagai kegiatan.


Wingky duduk di depan Leony dengan laptop nya. Begitu juga yang lain. Mereka sudah siap dengan Laptop masing-masing. Wingky terlihat sibuk sedang mengechat seseorang, tapi yang sebenarnya adalah dia diam-diam mengambil foto Leony yang sedang serius mengetik sesuatu di laptopnya.

__ADS_1


Ini salah satu expresi Leony yang disukai Wingky. Dia tersenyum ketika sudah mendapatkan beberapa foto Leony secara diam-diam.


Bersambung...


__ADS_2