DREAM

DREAM
Bubur Ayam


__ADS_3

Rahma melanjutkan pekerjaannya. Dia membersihkan ruangan tidak terkecuali kamar majikannya. Tapi dia segan karena kamar Leony masih tertutup rapat.


Rahma kemudian memilih membersihkan ruangan lain terlebih dahulu.


Di tempat Abang penjual bubur ayam. Wingky tengah mengantri dengan pembeli lain.


Tiba-tiba dia seorang wanita cantik yang tak lain adalah Agnes memberhentikan motornya ketika melihat Wingky disana. Dia duduk di sebelah Wingky.


Wingky yang sibuk bermain ponsel tidak menyadari kalau Agnes sudah duduk disebelahnya.


"Ky" panggil Agnes.


Wingky menoleh ke suara yang memanggilnya.


"Oh Agnes. Beli bubur juga?" tanya Wingky basa basi.


Agnes pun mengangguk. Wingky kemudian fokus kembali pada ponselnya. Ada beberapa laporan yang harus dia cek tentang villa nya.


Agnes yang merasa dicueki kemudian mulai berdehem.


Hem. Tapi Wingky masih fokus dengan ponselnya.


"Ky" panggil Agnes lagi.


"Kenapa ?" tanya Wingky tapi fokusnya masih pada ponsel.


"Kenapa kamu tidak mengundang ku ke pernikahan mu? Apa kamu masih marah sama aku?" tanya Agnes.


Wingky menghentikan mengecek laporannya.


"Kenapa harus marah?" tanya Wingky pula.


"Lalu kenapa kamu gak ngundang aku?" tanya balik Agnes.

__ADS_1


"Maaf aku lupa. Bukan bermaksud apa-apa" jawab Wingky apa adanya.


"Lalu kenapa tidak datang kepernikahanku?" tanya Agnes yang masih belum puas dengan jawaban Wingky.


"Aku diluar kota saat itu" jawab Wingky. Pesanan Wingky telah selesai.


"Duluan ya" kata Wingky santai kemudian meninggalkan Agnes. Dia merasa heran dengan wanita seperti Agnes. Padahal mereka tidak pernah berpacaran dan kedekatan mereka sudah berakhir bertahun-tahun lalu. Agnes pun sudah sering gonda ganti pacar sebelum menikah. Sekarang tiba-tiba mengganggu saja.


"Ckckck" Wingky berdecak saat menaiki motornya.


Dengan cepat dia meninggalkan warung bubur itu dan menemui istrinya yang sedang sakit. Dia juga membeli obat di apotek terlebih dahulu.


15 Menit kemudian dia sudah sampai dirumah. Dia langsung ke dapur dan menyiapkan bubur ayam dengan memindahkan ke mangkok. Dia sangat hafal kalau Leony tidak mau makan menggunakan sterofoam.


...


Leony terlihat sudah mandi. Terlihat aroma sabunnya yang menguar.


"Kamu mandi yank? Kan masih sakit?" tanya Wingky saat membawakan bubur.


Wingky membantu istrinya duduk dan mulai menyuapinya perlahan.


"Kok lama yang?" tanya Leony.


"Ramai banget" jawab Wingky.


"Kamu gak sekalian beli? Maaf ya dihari pertama di rumah aku gak bisa masakin kamu" kata Leony merasa bersalah.


Wingky tersenyum.


"Gak masalah sayang. Salah aku juga yang terlalu bersemangat. Maaf ya " kata Wingky sambil mencium pipi Leony.


"Aku yang salah karena berendam sampai ketiduran".

__ADS_1


"Aku senang kamu cemburu. Tapi jangan sampai menyakiti diri sendiri. Kamu harus percaya sama suamimu sendiri. Apa mungkin aku bisa berbuat aneh-aneh?" Wingky berkata serius. Dia tipe pria berkomitmen. Jadi selingkuh itu sama sekali bukan ranahnya.


Leony mengangguk kemudian tersenyum.


"Maaf" kata Leony lagi.


"Dimaafin.Sekarang makan lagi" kata Wingky menyodorkan bubur ke mulut istrinya. Walau sakit Leony bisa memakan buburnya dengan lahap.


"Kamu juga makan ya yank" kata Leony mengingatkan.


"Iya tuan putri" jawab Wingky kembali menghadiahi ciuman di pipi Leony.


Leony menyentuh pipinya yang di cium Wingky.


"Perasaan dulu gak gini gini amat" kata Leony terkekeh.


"Sebenarnya kan udah pengen dari dulu. Hanya kan aku harus menjaga kamu" kata Wingky yang membuat Leony semakin jatuh cinta.


...


Sedangkan di dapur Rahma nampak gelisah. Dia tidak menyadari kedatangan Wingky karena sibuk membantu suaminya membersihkan kolam renang. Dia mulai panik karena Wingky belum pulang dan Leony belum keluar dari kamar.


"Sudah hampir jam 10, apa saya bangunkan ya?".


Rahma pun berinisiatif untuk menemui Leony di kamarnya untuk menawarkan sarapan.


Saat hendak masuk ternyata pintu kamar terbuka lebar. Terlihat Wingky tengah menguapi istrinya sambil sesekali menciumi pipinya.


Rahma mengurungkan niatnya untuk masuk ke dalam.


"Syukurlah ternyata saya salah paham. Mereka baik-baik saja bahkan terlihat mesra" kata Rahma dalam hati sambil tersenyum.


Dia pun kembali ke dapur untuk melanjutkan pekerjaannya.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2