
Leony dan Sandra berjalan beriringan ke kantin sambil bercerita tentang salah satu artis korea yang sam-sama mereka kagumi. Boy band yang juga pemain drama.
"Aku suka saat dia main drama yang jadi pemeran utama pria saat SMA" jelas Sandra.
"Aku juga suka itu, ganteng banget kan?" sahut Leony antusias.
"Ganteng pake banget!" seru Sandra tak kalah antusias.
"Kamu mau pesan apa?" tanya Leony saat mereka sudah sampai di kantin.
"Aku mau nasi goreng saja. Kamu mau apa? Biar aku yang pesankan" jawab Sandra.
"Aku samain aja ya" jawab Leony.
"Oke" sahut Sandra kemudian menuju penjual nasi goreng.
Saat menunggu Sandra memesan makanan mereka, Leony melihat sepasang kekasih yang sangat romantis. Si cowok membukakan botol minuman kemudian menyerahkannya pada di cewek. Leony jadi kembali mengingat kenangannya bersama Wingky saat diawal jadian.
Leony dan Wingky baru saja selesai ujian skripsi. Mereka membawa motor masing-masing meninggalkan kampus.
"Mau langsung pulang? Makan dulu yuk" ajak Wingky saat mereka berada di depan gerbang.
Leony pun mengangguk setuju.
"Ditempat biasa ya" kata Wingky pula dan lagi-lagi Leony mengangguk sebagai jawaban.
Dengan mengendarai motor masing-masing mereka menuju salah satu rumah makan sederhana tak jauh dari kampus mereka.
Dulu mereka sering ramai-ramai kesini saat pulang kuliah.
__ADS_1
Hanya perlu 5 menit untuk sampai di lokasi.
"Seperti biasa nasi setengah?" tanya Wingky yang sudah hafal kebiasaan Leony.
Leony pun mengangguk dengan tersenyum.
"Dengan tambahan tomat dan timun" tambah Wingky.
Dan itu membuat Leony tertawa kecil menimpali.
Wingky sudah sangat hafal apa yang menjadi kebiasaan Leony karena sebelum mereka pacaran pun mereka sering pergi bersama walau ramai-ramai dengan yang lain.
Tak lama pesanan mereka tiba. Dengan sigap Wingky membukakan air mineral untuk Leony. Hal sederhana tapi susah menurut Leony. Bukan manja tetapi entah kenapa dia sangat kesusahan ketika membuka tutup botol air mineral dan itu terlihat lucu di mata Wingky.
"Terima kasih" kata Leony saat Wingky menyerahkan botol minuman itu pada Leony.
"Habis makan kita jalan dulu ya, motor kamu titip saja disini. Ini kan kencan pertama kita" kata Wingky dengan tatapan memohon.
"Yes!" Wingky bersorak dengan riangnya.
Leony hanya tersenyum sambil geleng-geleng kepala.
Selesai makan mereka menuju ke Mall untuk menonton film "Jurxxx Wxxx" film tentang hewan jaman purba yang dikembangbiakkan kembali di masa kini, film yang menegangkan sebenarnya dan kurang cocok untuk pasangan yang baru memulai kencan karena filmya bukan film romantis. Walau diselipkan sedikit tentang percintaan.
"Gak apa kan nonton itu? Aku tidak bisa nonton drama percintaan" kata Wingky terkekeh.
"Gak apa kok. Aku nonton apa aja mau asal sama kamu " jawab Leony menggombal.
Wingky terkekeh kemudian mencubit gemas hidung mancung Leony.
__ADS_1
Mereka duduk disofa berwarna merah sambil menunggu teater dibuka. Saat menunggu Bastian dan Stefan juga ada disana. Mereka kaget tentu saja melihat Leony dan Wingky menonton bersama.
"Kalian pacaran?" tanya Bastian langsung menghampiri keduanya.
Leony melihat ke arah Wingky dan Wingky malah tertawa sambil merangkul pundak Leony. Sebuah tindakan yang tanpa memerlukan jawaban baik Stefan maupun Bastian sudah langsung paham.
"Cieee..." goda Bastian dan Stefan berbarengan.
"Ayo kita pergi. Cari film lain saja. Jangan ganggu orang pacaran" kata Bastian sambil merangkul Stefan menjauh dari sana.
Wingky pun hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah absur teman-temannya itu.
Tak berapa lama Teater pun telah dibuka, Leony dan Wingky beriringan memasuki teater.
Mereka duduk di pojok. Dan di dekat mereka tidak ada penonton lain.
Mungkin karena hari masih siang jadi tidak terlalu banyak yang menonton. Kurang lebih ada 18 orang yang memenuhi teater.
Sepanjang menonton Leony lebih suka melihat wajah kekasih hatinya dari pada menonton film yang sedang diputar.
Wajah serius Wingky menjadi daya tarik sendiri bagi Leony.
"Aku memang ganteng, gak usah diliatin kayak gitu" kata Wingky tiba-tiba, tatapannya masih fokus pada layar di depan tapi dia bisa menyadari kalau Leony dari tadi terus melihat ke arahnya.
Leony hanya terkekeh kemudian ikut menonton layar besar di depannya.
Kenangan Leony harus terhenti karena Sandra sudah kembali dengan 2 piring nasi goreng di tangannya.
"Mikirin apa? Dari tadi aku lihat melamun saja" tanya Sandra yang memang terus memperhatikan Leony dari jauh.
__ADS_1
Leony hanya tersenyum kemudian menggeleng sebagai jawaban.
Bersambung...