DREAM

DREAM
Alana Wulandari


__ADS_3

Pagi ini kelas alana sedang jam olahraga, semua sudah berganti pakaian dan berkumpul dilapangan.


"Selamat pagi anak-anak!" sapa guru olahraga bernama 'Surya'.


"Pagi pak!" jawab semua murid kelas alana.


"Baiklah olahraga kali ini kita bermain bola basket ya, silahkan bentuk tim keinginan kalian dan tentukan nama tim kalian."


semua orang pun segera mencari teman tim mereka, hanya alana yang berdiri diam ditengah lapangan saat semua orang sibuk mencari pasangan untuk tim.


akhirnya tim terbentuk, semua orang sudah pas disetiap regu, hanya alana yang tidak punya tim, alana hanya menelan kenyataan karna memang sudah jelas tidak akan ada yang mau satu tim dengan alana.


"Alana kamu gak ada tim?" tanya pak surya.


alana hanya menunduk lalu menggelengkan kepalanya. mendengar ucapan pak surya raynad pun menoleh dan melihat alana hanya sendirian.


raynad tak tinggal diam ia pun menghampiri rena.


"Ren.." panggil raynad. rena yang awalnya sedang pemanasan menoleh dan tersenyum melihat raynad menghampirinya.


"Iya ray kenapa?" tanya rena.


"Tolong jadikan alana sebagai tim kalian!" titah raynad yang membuat rena merasa tidak senang.


"Tapi kami sudah cukup untuk satu tim." tolak rena dengan halus.


"Jadikan dia pemain cadangan, yang terpenting dia ada didalam tim."


mendengar itu tentu saja rena tidak bisa menolak karna raynad yang memintanya, jika rena menolak maka reputasi rena didepan raynad akan buruk.


"Baiklah. suruh dia kemari."putus rena.


raynad mengangguk dan menghampiri tempat alana yang berdiri bersama pak surya.


"Alana cepatlah minta bergabung di tim mana pun!" titah pak surya.


mendengar itu alana merasa tertekan, ia akan apa? alana sama sekali tidak bisa mendekat pada orang lain, alana tau mereka pasti akan merasa tidak nyaman didekatnya.


"Dia ditim rena pak!"


tiba-tiba suara pria terdengar dari belakang alana, alana terkejut dan menoleh..


"Raynad... apa maksudnya." batin alana bertanya.


"Tim rena?" tanya pak surya.


"Iya pak, dia akan menjadi pemain cadangan ditim rena." jawab raynad.


"Baiklah. alana kamu bergabunglah dengan tim mu." titah pak surya. pak surya akhirnya pergi dan melihat semua muridnya.

__ADS_1


raynad pun berdiri dihadapan alana yang membuat alana sangat malu hingga terus menunduk.


"Ayo aku antar kamu ketim rena." ajak raynad.


raynad berbalik dan hendak jalan, namun ia kembali menoleh kearah alana yang hanya diam tertunduk.


"Kenapa?" tanya raynad.


"A..apa mereka mau satu tim dengan saya?" tanya alana takut-takut.


"Aku sudah bilang pada rena dan dia setuju kamu masuk ketim nya sebagai pemain cadangan!"


alana mengangguk dan mengikuti langkah raynad menghampiri tim rena.


sampai ditempat berkumpulnya tim rena, alana melihat satu persatu orang-orang disana yang menatapnya sinis dan alana tau sebenarnya mereka tidak mau menerima alana ditim mereka.


"Tolong ajak dia bergabung dengan kalian ya?" titah raynad.


"Iya ray kamu tenang aja, kita pasti ajak alana gabung kok!" saut rena.


"Bagus. kalo gitu aku akan kembali ketim aku. kalian semua semangat ya? alana kamu juga semangat!" ucap raynad lalu melenggang pergi.


begitu raynad menjauh alana bisa merasakan tatapan dingin dari orang-orang didekatnya.


rena pun menghampirinya.


"Lo cuma pemain cadangan, mungkin gak dibutuhin. jadi lo diem aja disini dan jangan bikin malu tim gue!" kecam rena.


permainan dimulai, tim raynad melawan tim pria kedua dan dia adalah tim 'Rival', Rival adalah pria badboy yang selalu buat ulah, dia dikelas yang sama dengan alana dan raynad tapi karna jarang masuk rival jarang terlihat disekolah ataupun dikelas.


"*Ih itu rival? yaampun pangeran kedua akhirnya masuk sekolah juga.."


"Rival my prince."


"Yaampun rival ganteng banget sumpah*.."


itulah pekikan yang alana dengar dari semua siswi-siswi yang menganggumi rival, entah sadar atau tidak tapi baru ini alana melihat rival, dia bahkan tidak tau adanya rival dikelasya.


permainan dimulai, terlihat kedua tim saling bermain dengan sportif. semua orang terpekik heboh karna yang bermain basket adalah raynad dan rival yang keduanya dijuluki the most wanted boy. raynad yang pertama dan rival kedua.


alana hanya bisa diam dan fokus melihat kearah raynad, alana sangat terkesan melihat raynad yang terlihat begitu gagah juga tampan saat bermain basket, alana tidak bisa berhenti menatap raynad.


akhirnya pertandingan selesai dan permainan dimenangkan oleh tim raynad.


setelah tim pria selesai kini pindah ke sesi tim wanita, karna wanita dikelas alana tidak terlalu banyak tim wanita hanya ada dua dan masing-masing memiliki 1pemain cadangan.


tim rena melawan tim 'Agnes' sang sekertaris kelas.


awalnya permainan berjalan lancar, namun tiba-tiba satu orang dari tim rena kelelahan dan jatuh pingsan, lalu dibantu dibawa keuks.

__ADS_1


tim rena pun kekurangan orang dan ya, terpaksa alana harus ikut bermain.


raynad yang melihat alana jalan dengan ragu ketengah lapangan pun berteriak.


"SEMANGAT ALANA!"


semua orang terkejut saat raynad memberi semangat kepada alana.


alana sendiri sangat terkejut saat raynad meneriaki namanya, semua siswi tentu tidak suka karna raynad menyebut nama alana juga memberinya semangat, dan salah satu orang yang paling tidak suka ia lah rena.


priiitttt...


permainan dimulai, dan bola dikuasi oleh alana. alana begitu mahir bermain bola basket hingga yang menonton bahkan lawan mainnya tercengang melihat kemahiran alana.


alana berkali-kali mencetak point, guru bahkan para lelaki juga menyanjungnya.


raynad tersenyum dari jauh melihat keberhasilan alana. "Bagus al..." gumamnya.


begitu pula tak jauh dari tempat raynad, mata hitam legam nan tajam itu menatap kearah alana yang sedang fokus berlari sambil memegang bolanya.


"menarik...." gumam pria itu.


sementara ditengah lapangan alana sudah kelelahan, namun ia harus bertahan demi tim nya, ia tak mau mengecewakan tim yang sudah mau menerimanya.


alana berlari tak jauh dari rena, melihat alana tak jauh didekatnya pun rena tersenyum miring.


"Lo harus terima akibatnya!" batin rena.


"ALANA!" teriak rena, mendengar namanya dipanggil alana menoleh dan tanpa tau rena melempar bola kearahnya dengan kencang hingga membuat alana tak sempat menghindar akhirnya.


Bugh...


alana terkena bola basket lalu jatuh, alana belum pingsan, hanya saja ia tidak bisa melihat dan mendengar dengan jelas hingga akhirnya alana kehilangan kesadarannya.


raynad yang melihatnya terkejut. "Alana!" pekiknya lalu berlari kearah alana.


Raynad memangku kepala alana.


"Al.. alana... bangun al!" Ucap raynad dengan nada khawatir.


raynad berusaha membangunkan alana dengan menepuk pipi alana, namun alana sama sekali tak membuka matanya, akhirnya raynad menggendong alana ala bride style menuju uks dengan langkah cepat.


Raynad meletakkan tubuh alana dibrankar.


"Dia kenapa?" tanya penjaga uks bernama 'Devi'.


"Terkena bola basket dan cukup kencang!" ucap raynad panik.


"Kamu keluar dulu biar saya periksa dia."

__ADS_1


raynad mengangguk, sebelum keluar ia melihat kearah alana yang terlihat sangat pucat.


"Semoga kamu baik-baik aja al.."


__ADS_2