DREAM

DREAM
Bingung


__ADS_3

Selesai sarapan sekaligus makan siang, Leony kembali merebahkan dirinya di tempat tidur. Wingky menghampiri istrinya yang duduk bersandar di ranjang pengantin mereka.


"Masih sakit kepalanya?" tanya Wingky perhatian.


Leony pun mengangguk sebagai jawaban.


"Tidur lagi ya kalau masih sakit. Mau aku beliin obat?" tanya Wingky.


Leony menggeleng sebagai jawaban.


"Ya udah istirahat dulu. Aku mau ke minimarket sebentar ya" kata Wingky yang diangguki Leony sebagai jawaban. Wingky mencium kening Leony lama kemudian keluar dari kamar hotel mereka.


Leony bangun dari duduknya kemudian mencari dimana ponselnya berada. Yang dia buka pertama adalah galery hp nya. Dia melihat banyak sekali foto dirinya dengan Wingky saat persiapan pernikahan mereka.


"Berarti aku hanya bermimpi? Tapi kenapa terasa sangat nyata?" batinnya.


"Rasa sakit tertabrak mobil pun begitu terasa".


Leony kemudian teringat dengan ibunya.


"Ibu" kata Leony sambil menutup mulutnya. Dia meneteskan air mata. Dia membuka folder saat pemakanan Ibunya dan memang ternyata Ibunya sudah meninggal.


Leony menangis tersedu-sedu.


"Ibu...." panggilnya di sela-sela tangisnya.


"Samuel, apa Samuel juga meninggal?" tanya Leony pada diri sendiri bertepatan dengan Wingky yang memasuki kamar.


"Siapa yang meninggal?" tanya Wingky seraya meletakkan belanjaannya di atas meja dan segera menghampiri istrinya.


"Aku tiba-tiba teringat Ibu" jawab Leony.


Wingky melihat jelas kalau istrinya itu habis menangis. Dia bawa Leony ke dalam pelukannya.

__ADS_1


"Ibu sudah tenang di atas sana. Sekarang waktunya kamu membuat Ibu bangga" kata Wingky sambil mengelus-elus punggung istrinya.


"Masih sakit kepalanya? Aku udah beli obat kalau memang sakitnya belum hilang" kata Wingky sambil melerai pelukannya kemudian mencium kening istrinya lagi dan lagi.


Leony menggeleng.


"Syukurlah" kata Wingky kemudian kembali mencium seluruh wajah istrinya bertubi.


"Geli yank" kata Leony sambil menjauhkan wajah suaminya itu.


Wingky terkekeh.


"Dari dulu pengen gini tapi baru kesampaian sekarang" kata Wingky masih terkekeh.


Leony tersenyum kemudian sedetik kemudian senyumnya langsung surut.


Wingky yang melihat itu semakin kebingungan saja.


"Kamu kenapa? Cerita sama aku" tanya Wingky sambil mengelus-elus rambut Leony.


"Apa masih perlu dijawab? Bagian mana yang bisa buat kamu gak yakin kalau aku cinta sama kamu?" tanya Wingky serius. Wajahnya sudah datar tanpa expresi. Mengingatkan Leony pada Wingky yang terakhir dia ingat.


Leony mendadak sedih dan hampir menangis. Wingky mengendurkan raut wajahnya, tidak lagi memasang wajah datar. Dia elus wajah istrinya dengan sayang.


"Sayang... Aku cinta sama kamu, hanya kamu yang aku cinta". Wingky meraih tangan istrinya kemudian menciumnya.


"Bukan hanya aku. Kamu juga cinta sama Agnes" kata Leony sambil tersedu-sedu.


"Agnes?" tanya Wingky membeo.


"Iya, cinta pertama kamu, Agnes " kata Leony sambil sesenggukan.


Wingky malah tertawa.

__ADS_1


Wingky kembali membawa Leony kedalam pelukannya.


"Ini pertama kali aku lihat kamu cemburu, 7 tahun kita pacaran kamu sama sekali gak pernah cemburu" Wingky membingkai wajah Leony kemudian menciuminya bertubi.


"Aku senang ternyata kamu beneran cinta sama aku" Wingky kembali menciumi wajah istrinya.


Leony menghapus bekas ciuman Wingky diwajahnya.


"Ih... Geli tau" protes Leony.


"Hahahaha..." Wingky semakin gemas pada istrinya.


"Jawab dulu, kamu cinta kan sama Agnes? Kamu bilang aku pacar pertama kamu. Tapi nyatanya kamu cinta lebih dulu sama Agnes" kata Leony sambil memukul-mukul dada suaminya.


Wingky membiarkan saja Leony mengeluarkan isi hatinya.


"Aku senang kamu cemburu. Tapi jangan lampiaskan rasa cemburu kamu sama aku. Dulu aku memang pernah menyukainya tapi aku yakin tidak mencintainya. Kalau dari awal aku kenal kamu lebih dulu aku yakin tidak akan suka pada Agnes. Jadi kamu jangan pernah mikir kalau aku masih suka sama dia. Itu tidak benar" jelas Wingky panjang lebar.


"Buktinya kamu bilang gak suka sama aku karena aku ini suka tebar pesona".


"Kapan aku bilang gitu?" tanya Wingky keheranan.


"Kamu bilang sama Antony kalau kamu gak suka sama aku, aku bukan tipe kamu" jawab Leony sudah bercucuran air mata.


"Itu pasti bohong. Aku cinta sama kamu dari awal pertemuan kita.Kalau ada yang bilang aku tidak cinta sama kamu itu seratua persen bohong" tegas Wingky.


"Apa Antony yang bilang itu padamu?" tanya Wingky.


Leony menggeleng.


"Aku dengar sendiri kamu ngomong begitu".


Wingky menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Dia benar-benar bingung dengan istrinya yang berubah aneh dan cengeng semenjak bangun dari tidurnya.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2