
Leony sekeluarga sudah sampai dirumah tepat di jam 6 sore. Mereka hanya sempat berbelanja pakaian saja karena setelah insiden itu mereka tidak mood ngapa-ngapain. Bahkan untuk makan di restoran pun tidak berselera. Saat menunggu Wingky berbicara dengan Dion dan mantan istrinya Leony hanya memesan minuman saja.
Sekarang setelah sampai di rumah mereka baru merasakan lapar, sayangnya Leony sama sekali tidak mood masak.
"Bu Rahma, apa bisa masak untuk malam ini? Saya sedang malas masak bu" ucap Leony sejujurnya saat menghampiri Rahma di dapur.
"Iya bu tentu, Ibu mau makan apa?" tanya Rahma antusias. Selama Wingky menikah dia sangat jarang memasak lagi kecuali saat Leony awal-awal melahirkan.
"Apa aja boleh bu. Tapi sayurnya saya request capcay ya bu" kata Leony karena dia memang sangat ingin makan capcay yang agak pedas.
"Kalau untuk Bian sudah ada ayam ungkep bu di frezer, tinggal di goreng saja" imbuh Leony.
"Baik bu" jawab Rahma.
"Makasi ya bu" ujar Leony sebelum meninggalkan dapur.
Di dalam kamar.
__ADS_1
Terlihat Wingky baru selesai memandikan Bian. Bian masih mengenakan handuk putih yang melilit tubuhnya. Dia duduk diatas ranjang sementara Wingky tengah mengambilkan baju ganti anaknya.
Melihat Mamanya memasuki kamar seketika membuat Bian bersorak senang. Bian ulurkan tangannya sambil kakinya digerak-gerakkan.
Langsung saja Leony memeluk putranya yang terlihat menggemaskan itu.
"Hummmm...harumnya" kata Leony sambil mencium aroma tubuh anaknya.
Wingky sudah kembali dengan satu stel baju tidur anaknya.
"Pakein ya Ma. Papa mau mandi dulu" ucap Wingky sambil menyerahkan baju Bian pada Leony. Leony mengangguk kemudian menerima baju tersebut. Sebelum masuk ke dalam kamar mandi , Wingky sempat-swmpatnya mencuri kecup di puncak kepala istrinya terlebih dahulu. Leony tersenyum menerima perlakuan manis seperti itu.
Keesokan harinya tepat di hari Minggu. Prita, Dion dan Randy datang ke rumah Wingky. Saat itu jam menunjukkan pukul 2 siang. Kebetulan Wingky sedang diruang keluarga sambil mengajak Bian bermain sedangkan Leony masih sibuk mencatat pembukuan pembangunan cafenya di kamar mereka.
Tak ingin istrinya melihat tamu yang datang, Wingkylah yang menyambut mereka. Apalagi menurut Wingky istrinya bila dirumah penampilannya sangat cantik.
Leony yang hanya mengenakan pakaian santainya. Kaos hitam dengan bawahan kulot putih. Rambutnya digelung asal menyisalan anak-anak rambutnya. Penampilan seperti ini malah mambuat Leony seperti gadis remaja. Kalau keluar rumah seorang diri pasti tidak ada yang menyangka kalau dia sudah menikah dan memiliki anak.
__ADS_1
Itulah makanya Wingky was-was bila sampai Dion dan yang lainnya melihat istrinya.
Diruang tamu Rahma sudah menyuguhkan minuman dingin dan kue kering untuk ketiga tamunya. Wingky meminta bantuan Rahma untuk menjaga Bian selama dia menemui tamu. Prita begitu terkesima dengan rumah milik Wingky. Design minimalis tapi terlihat mewah.
"Silahkan diminum" kata Wingky memecahkan kecanggungan diantara mereka.
Ketiga tamu tak diundang itu pun mengangguk.
Percapakan mereka dimulai dengan permohonan maaf dari Prita. Dia benar-benar menyesal dengan perbuatannya. Dia juga berjanji bila kejadian itu sampai viral dia akan membantu membuatkan video klarifikasinya.
Prita pun ingin menemui Leony tapi Wingky beralasan kalau istrinya sedang bekerja. Padahal yang sebenarnya terjadi adalah Wingky tidak rela Dion kembali bertemu dengan istrinya.
Tapi tak sesuai rencana Wingky. Leony malah turun ke ruang tamu untuk mengambil majalah yang kemarin malam dia tinggal untuk mencari referensi cafenya.
Begitu terkejut dia melihat ada tamu yang datang. Bukan hanya Leony yang terkejut, Dion pun tak kalah terkejut. Diom begitu terpesona melihat penampilan sederhana Leony. Lain Dion lain Wingky, dia yang tidak rela istrinya bertemu sang mantan malah berakhir seperti ini.
"Harusnya tadi aku chat dulu istriku untuk jangan turun dulu" batin Wingky kesal.
__ADS_1
Bersambung...