
Semakin ikhlas menjalani sesuatu maka semakin damai lah kita dalam melangkah, hingga tidak terasa Leony sudah duduk di kelas 12 Bahasa 1. Dia masih satu kelas dengan Jasmine serta masih berteman baik dengan Ayu serta Samuel. Walau dari kelas berbeda, mereka sering keluar berempat.
Pertandingan basket antar sekolah kembali diadakan. Dion sudah tidak tergabung dalam club basket. Untuk anak kelas 12 dibebaskan dari tugas exkul dan diminta fokus untuk persiapan ujian.
Kali ini Ayu merengek minta ditemani nonton basket. Rupaya lawan main SMA K adalah gebetannya yang berasal dari SMK Pelita. Mereka yang terdiri dari Ayu, Jasmine dan Leony menonton pertandingan basket yang diselenggarakan di SMK Pelita.
"Bagaimana kabar Wingky?"tanya Jasmine tiba-tiba.
"Kenapa kamu tanya itu?" tanya Leony heran.
"Aku tahu kamu suka sama dia. Aku juga tahu kalau kamu sering ke taman kota untuk sekedar melihat dia. Kamu juga satu tempat kursus dengannya kan?".
Pertanyaan pertanyaan dari Jasmine membuat Leony terdiam. Selama ini dia tidak pernah menceritakan apapun pada Jasmine. Dia tidak ingin dianggap orang yang berusaha merusak hubungan orang. Apalagi Jasmine pernah bercerita kalau dulu dia diam-diam mengkuti Wingky.
"Kamu tahu dari mana?" tanya Leony pemasaran.
"Aku pernah lihat kamu saat berlari di taman kota, pas lampu merah menyala saat itu aku sedang diantar Ayah ke Rumah tanteku. Lalu aku lihat kamu disana dan tak jauh dari tempatmu berdiri ada Wingky yang tengah berlari. Dan.. Untuk khursus itu, aku lihat di sosmed teman kursusmu. Mereka menandaimu saat kalian pergi sama-sama dan di foto itu ada Wingky juga" jelas Jasmine panjang lebar.
Ayu tidak mendengar obrolan Leony dengan Jasmine karena fokusnya hanya pada gebetannya saja.
Leony tidak bisa mengelak lagi. Dia memang tidak pernah bercerita tentang masalah percintaannya dengan Wingky. Berbeda dengan dulu dia memang sering menceritakan dengan Dion dengan segala keluh kesahnya. Tapi karena dia datang dari masa depan maka Leony merasa akan tidak masuk akal dan mungkin dianggap gila bila dia menceritakan yang sebenarnya. Jasmine akan bertanya kenapa dia bisa menyukai Wingky sedangkan Leony tidak mungkin bercerita yang sebenarnya.
Maka jalan tengah yang Leony ambil adalah menutupi semuanya.
"Kenapa tidak pernah cerita? Aku sedih lho kamu tidak terbuka lagi sama aku" kata Jasmine yang memang menyiratkan kesedihan di matanya.
Leony memeluk sahabatnya itu.
"Maaf aku malu karena baru pertama kali ini aku jatuh cinta dan patah hati disaat bersamaan. Aku sampai tidak tahu harus memulai dari mana" jelas Leony berharap Jasmine dapat mengerti.
Jasmine pun mengangguk. Dia berusaha mengerti.
"Apa dia tahu kalau kamu menyukainya?" tqnya Jasmine saat pelukan mereka telah terlepas.
__ADS_1
Leony menggeleng.
"Dia sudah pergi sebelum aku sempat mengungkapkan perasaan ku. Tapi aku tidak berharap banyak. Di awal dia sudah memperlihatkan penolakannya. Dia mau mengobrol dengan ku saja aku sudah sangat senang" jawab Leony apa adanya.
"Pergi kemana?" tanya Jasmine penasaran.
"Keluar negeri" jawab Leony yang dijawab "Oh" oleh Jasmine.
Setahu Leony dulu Wingky tidak pernah menetap disana. Dia hanya sesekali saja keluar negeri. Tapi sekarang semua berubah. Wingky malah melanjutkan sekolahnya disana. Patah hatinya sangat dalam hingga dia memilih untuk melupakan dan pergi sejauh mungkin.
...
Sejak Ricky melanjutkan study di Aussie, cowok-cowok semakin banyak yang mencoba mendekati Leony. Dulu mereka enggan karena mengira Leony dan Ricky berpacaran. Hal itu dikuatkan dengan mereka yang sering sekali pergi ber lima.
Devi yang diam-diam menaruh dendam pada Leony mencari bagaimana caranya membalas sakit hatinya atas perbuatan Dion dulu.
Bisa-bisanya Dion mendekatinya tetapi hatinya masih bertaut dengan Leony sang mantan.
Diam-diam Devi selalu mencari celah untuk membuat setidaknya Leony merasa malu.
Leony hanya tersenyum seperti biasa sedangkan Jasmine tidak menanggapi.
"Ternyata benar ya, kamu itu sombong. Jangan mentang-mentang merasa diri cantik terus kamu menganggap semua cowok bakalan takluk sama kamu" kata cowok itu dengan senyum mengejek. Cowok itu bahkan berkata dengan suara yang begitu keras hingga beberapa orang yang ada disekitar sana menoleh pada mereka.
Leony mengernyitkan kening bingung. Dia belum pernah bertemu dengan cowok ini tapi kenapa dia sudah berkata hal yang tidak masuk akal. Dia dan Jasmine terpaksa menghentikan labgkahnya.
"Maaf, kamu bicara sama aku?" tanya Leony yang masih bingung sedangkan Jasmine sudah menatap tak suka pada adik kelasnya itu.
Cowok itu kembali tersenyum meremehkan.
"Kamu pikir kamu cantik? Aku itu tidak suka sama kamu. Aku hanya ingin menggodamu saja. Jangan sok cantik" kata cowok itu kemudian pergi begitu saja.
Leony dan Jasmine menatap tidak percaya pada cowok tak jelas tadi sedetik kemudian Leony malah tertawa sambil geleng-geleng kepala.
__ADS_1
"Setress dia?" tanya Jasmine heran yang diangguki Leony.
...
Saat pulang sekolah , Samuel yang baru saja keluar dari kelasnya mendengar beberapa orang tengah berkumpul. Ada sekitar 4 sampai 5 orang. Kumpulan itu merupakan adik kelas yang salah satunya bernama Marvel. Marvel adalah adik kelas yang tadi berbicara kurang sopan pada Leony. Marvel dengan bangganya berkata kalau dia berhasil mematahkan hati kakak kelas yang dibilang menjadi salah satu bunga sekolah. Mendengar rumor kalau Leony ditolak oleh cowok bernama Marvel itu membuat Samuel mengerutkan kening. Dia sangat tahu Leony tidak pernah bilang tertarik pada siapapun. Apalagi orang seperti Marvel. Ricky saja Leony tolak.
"Siapa kamu bilang?" tanya Samuel dengan suara yang terdengar sangat kesal. Dia menghampiri Marvel yang tengah dikerumuni temannya.
Melihat kilatan marah di mata Samuel seketika membuat nyali Marvel menciut.
"Percaya diri sekali kamu bilang kalau Leony bisa kamu taklukkan. Memangnya kamu siapa?" tanya Samuel kembali.
Siswa yang tadi berkerumun mendengarkan Marvel pun kemudian memisahkan diri.
Ayu yang melihat itu segera memanggil Leony dan Jasmine.
Samuel masih terus membentak Marvel tapi dia tidak bisa melakukan pembelaan apapun. Apalagi dia hanya membual saja.
"Ada apa sam?" tanya Leony menghampiri Samuel. Leony berlari dari lantai 2 begitu mendengar informasi dari Ayu.
"Anak ingusan ini berani-berani nya bilang bisa menakluklan kamu. Katanya cintamu dia tolak. Dia juga ngerendahin kamu bilang kamu itu cewek yang kepedean dan suka tebar pesona" jawab Samuel masih dengan nafas naik turun tanda bahwa dia sangat marah.
"Udah jangan ditanggepin. Kita ke taman baca yuk" Leony langsung menarik tangan Samuel meninggalkan Marvel yang masih mematung di tempatnya.
"Jadi kamu ngibulin kita ya?" tanya teman-teman Marvel yang merasa tertipu dengan cerita bohong Marvel.
"Gila... Ternyata kamu yang terobsesi ngatain anak orang" kata yang lain.
Mereka satu persatu pun meninggalkan Marvel.
Wajah Marvel sudah memerah menahan kesal.
Dia kepalkan tangannya.
__ADS_1
"Ini gara-gara kamu Devi, aku akan buat perhitungan!" kata Marvel sudah dengan kemarahan di ubun-ubun.
Bersambung...