
"Kamu yang waktu itu di supermarket kan?" tanya Mama Wingky dengan senyum secerah mentari. Dia senang bertemu dengan Leony kembali.
"Mama kenal Leony?" tanya Wingky.
Mama Wingky tidak menjawab tapi malah memeluk Leony.
"Apa kabar?" tanya Mama Wingky saat melepas pelukannya pada Leony.
"Saya baik bu, Ibu apa kabar? Saya tidak menyangka Ibu adalah mamanya Wingky" jawab Leony tersenyum.
Wingky yang melihat itu hanya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
Ibu Wingky tertawa kecil.
"Mulai sekarang panggil mama ya" kata Mama yang salah mengira kalau Wingky dan Leony berpacaran.
"Eh tapi" kata Leony terpotong karena Mama Wingky menyela.
"Gak ada tapi-tapi. Ayo masuk. Mama punya camilan" kata Mama tanpa menunggu jawaban Leony langsung menariknya ke dalam rumah.
Wingky pun tidak bisa berkata-kata. Dia yakin mamanya salah paham.. Dia kemudian membawa motor Leony masuk ke dalam halaman rumah.
Di dalam rumah Mama langsung mengajak Leony ke dapur.
__ADS_1
"Lihat Mama habis buat kue, kamu cobain ya" kata Mama sambil menyerahkan kue buatannya.
"Makasih ma" kata Leony sambil mencoba kue itu.
Mata Leony berbinar, dari dulu memang dia sangat suka kue buatan Mama Wingky.
"Gimana rasanya?" tanya Mama Wingky.
"Selalu enak" jawab Leony.
Mama mengerutkan kening bingung. Ini kali pertama Leony mencoba kue nya tapi Leony malah berkata "Selalu" seolah dia sudah sering mencoba kue buatan Mama. Tapi dia tidak mau ambil pusing. Dia pun kemudian mengajak Leony duduk di meja makan. Wingky yang baru selesai memarkir motor pun ikut bergabung.
"Kenapa baru sekarang kamu ngajak Leony kesini ky?" tanya Mama pada Wingky.
"Sering-sering ya kesini" kata Mama sambil mengelus rambut Leony dengan sayang.
Leony pun hanya tersenyum canggung. Dia sama bingungnya dengan Wingky.
"Kamu suka masak kan? Nanti sama mama kita masak bareng-bareng" kata Mama antusias.
Leony pun hanya mengangguk kemudian menoleh pada Wingky yang terlihat sama bingungnya. Tidak enak mematahkan hati Mamanya yang terlihat sangat senang dan bersemangat.
....
__ADS_1
"Ini kue dari mama" kata Wingky saat baru sampai di kelas. Kelas belum terlalu ramai baru ada sekitar 5 orang termasuk mereka.
"Bilang makasih ya sama Mama kamu" kata Leony sambil tersenyum.
"Maaf ya soal yang kemarin, mama aku salah paham" kata Wingky yang tidak enak pada Leony.
"Gak apa kok" jawab Leony sambil tersenyum.
Wingky senang sekali karena Leony tidak mempermasalahkan itu. Senyum nya masih terukir saat dia duduk di tempatnya.
Stella yang sudah berada di kelas melihat interaksi keduanya.
Stella ingin menangis rasanya. Belum sempat dia menyatakan perasaannya tapi Wingky sudah menjadi milik orang lain.
Tak berapa lama Antony masuk ke dalam kelas. Seperti biasa dia akan mengobrol sangat bersemangat dengan Leony. Apalagi setelah mereka akhirnya tau kalau Doni sepupu Leony berteman baik dengan Antony.
Sesekali Leony tertawa mendengar cerita Antony yang mengatakan bagaimana kelakuan Doni selama ini.
Ditempatnya Wingky yang melihat itu merasa sangat cemburu. Tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa karena memang antara dirinya dan Leony hanya berteman saja. Apalagi dia tahu Antony memang menyukai Leony sejak lama.
Stella pandangi wajah Wingky yang terlihat sedih dan marah itu kemudian dia melihat kearah Leony dan Antony yang terlihat sedang bercanda gurau.
"Ih... Kok Leony gitu sih.. Tidak menghargai perasaan pacarnya. Kesel deh Wingky aku disakitin" dumel Stella pelan.
__ADS_1
Bersambung...