DREAM

DREAM
Meluapkan emosi


__ADS_3

"Apa dia pikir aku tidak mampu menafkahinya?" batin Wingky.


Leony sedikit berteriak memanggil anak dan suaminya karena makanan telah siap. Wingky dan Bagas pun mendekati istri masing-masing.


Mereka mulai menikmati makan sambil mengobrol santai. Tapi saat itu Wingky hanya menimpali sesekali. Dia kembali dalam mode es batu. Dingin tak tersentuh. Leony pun heran karena suaminya cepat sekali berubah.


...


Keesokan harinya Leony dan Wingky kembali bekerja seperti biasa. Leony sudah siap dengan surat pengunduran dirinya. Dia berharap sikap dingin suaminya belakangan ini bisa menghilang setelah dia berhenti bekerja.


Tapi ternyata tidak semudah itu untuk mengajukan resign. Leony harus mendapatkan pengganti yang baru terlebih dahulu.


Alan sedikit kecewa karena Leony memilih mundur dari pekerjaannya.


"Yah walau saya kecewa tapi saya tidak bisa berbuat apa-apa" kata Alan.


Leony pun tidak tau harus menimpali seperti apa.


Alan dan Leony mulai mencari kandidat yang cocok untuk menggantikan Leony. Mungkin akan dilakukan beberapa tes untuk menentukan siapa yang paling cocok.


Ditempat lain Wingky, Bagas dan satu rekannya sesama dosen yang bernama Dimas, Mereka sedang menyantap makan siang.


Bagas kembali mengeluhkan istrinya yang tadi pagi meminta uang untuk filler hidung dan perawatan lain di klinik kecantikan.


"Mintanya gak tanggung-tanggung sampai sepuluh juta. Dikiranya gaji dosen sama kayak CEO" keluh Bagas.

__ADS_1


"Mantan istri saya malah tidak pernah minta apa-apa pak. Dia selalu modis dan cantik dengan uang sendiri. Bersyukur istri bapak masih mau minta uang sama bapak." curhat Dimas.


"Lah bersyukur bagaimana kalau istri boros begitu" kesal Bagas.


"Bapak bisa semakin semangat nyari uang.Itu lebih baik karena Bapak merasa dibutuhkan. Sedangkan saya harus menerima kenyataan istri saya mencari sugar daddy untuk memenuhi kebutuhannya."


Wingky yang mendengar itu membelalakkan mata tidak percaya.


"Saya awalnya merasa bangga karena istri saya mandiri. Tapi ternyata dia tidak pernah meminta uang karena menganggap saya tidak mampu memenuhi kebutuhannya".


Apa yang dialami sedikit banyak juga dirasakan Wingky. Walau Wingky yakin istrinya tidak mungkin berselingkuh.


"Apa pernah mantan istrimu meminta uang lalu kamu tolak. Makanya dia mencari sugar daddy?" tanya Bagas.


Dimas menggeleng.


Wingky pun menjadi tersentil. Selama beberapa hari ini dia lebih memilih memendam daripada mengutarakan isi hatinya.


...


Hari sudah menjelang malam. Leony kembali pulang terlambat. Dan sialnya kali ini Leony sampai lupa mengabari suaminya. Hal itu karena dia sedang menseleksi kandidat yang akan menjadi pengganti posisi wakil direktur.


Wingky sudah menunggu dengan gusar. Dia mencoba menghubungi istrinya tapi tidak diangkat.


"Kemana sih?" kesalnya. Dia mondar mandir di kamar sambil menemani Bian yang sedang bermain mobil-mobilan.

__ADS_1


Satu jam kemudian Leony akhirnya sampai dirumah. Saking buru-burunya dia bahkan tidak mengecek ponselnya. Melihat Leony yang sudah sampai. Wingky langsung meminta baby sitter untuk mengajak Bian. Dia tidak mau saat dia meledak marah sang anak mendengar teriakannya.


"Dari mana kamu?" tanya Wingky dengan nada tak enak di dengar .


"Sayang... " Leony langsung mendekat tapi Wingky mengusir dengan tangannya. Leony tidak diisinkan menyentuhnya.


"Selama ini kamu tidak mau memakai uang yang aku kasi. Kamu beli keperluan mu dengan uang sendiri. Apa kamu pikir aku tidak mampu untuk membiayaimu?" tanya Wingky dengan suara meninggi.


"Sayang.. Bukan begitu" Leony berusaha menjelaskan dan ingin mendekat tapi Wingky menghalau dengan tangannya.


"Aku merasa menjadi laki-laki yang tidak bertanggung jawab. Memenuhi kebutuhan istri saja tidak sanggup. Kamu terlalu mandiri. Apa-apa kamu lakukan sendiri. Lalu fungsinya aku apa?" Wingky benar-benar meluapkan isi hatinya.


Leony sudah berkaca-kaca mendengar luapan emosi Wingky. Dia tidak pernah bermaksud seperti itu. Hanya saja selagi mampu dia memilih menggunakan uangnya sendiri.


"Kamu bekerja dari pagi sampai malam untuk memenuhi kebutuhanmu. Demi apa? Apa kamu tidak menyayangi anak dan suamimu? Apa kamu pikir suamimu ini sangat tidak mampu?" .


Deg.


Leony tersentil. Dia tidak menyangka Wingky memendam perasaan seperti itu.


"Kenapa kamu tidak bilang? Kalau kamu bilang dari awal pasti aku akan berhenti bekerja" jawab Leony. Dia sudah menangis saat mengatakan itu.


Wingky yang tidak bisa melihat istrinya menangis memilih keluar dari kamar daripada nanti akan mengeluarkan kata-kata yang lebih menyakitkan karena kondisi dia masih terbawa emosi.


Leony yang melihat Wingky keluar dari kamar hanya bisa menangis. Dia terduduk dilantai dan menangis dengan terisak.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2