
Hari Minggu yang lumayan cerah ini memang sangat cocok untuk pergi kencan. Seperti apa yang dilakukan pasangan pengantin baru Leony dan Wingky. Mereka bukan sembarang kencan. Tapi kencan sekaligus bekerja. Wingky mengajak Leony untuk mengunjungi villanya yang baru di renovasi. Setelah itu mereka akan mengunjungi restoran yang terkenal didaerah sana, tepatnya di kota C.
2 Jam perjalanan yang mereka tempuh menuju kota C. Cukup jauh tapi pemandangan sepanjang perjalanan sangat indah jadi kita tidak merasa bosan.
Leony bahkan meminta Wingky berhenti dipinggir jalan karena melihat sawah yang ditumbuhi bunga marigold.
"Maaf ya yank, aku pertama kali lihat bunga ini langsung dari pohonnya" kata Leony terkekeh. Entah sudah merapa gaya dia praktekan demi mendapat hasil foto yang bagus. Padahal dia tidak pernah memamerkan fotonya di sosmed. Semua foto-foto yang dia ambil akan di cetak dan dibuatkan album. Hanya untuk kepuasan diri sendiri.
Akhirnya mereka sudah sampai di villa milik Wingky. Jalan menuju jembatan memang agak turunan. Leony tiba-tiba saja merasa lemas dan sedikit pusing. Leony berjongkok karena merasa sudah kehilangan keseimbangan. Wingky yang melihat istrinya mengeluarkan keringat dingin pun menghampiri.
"Kenapa yank? Capek?" tanya Wingky khawatir.
"Pusing yank. Tadi kita kan makan sup daging. Apa tensi ku naik ya?" tanya Leony dengam wajah sudah pucat pasi.
Wingky pun menggendong istrinya ala bridal style. Dia akan mengajak istrinya ke rumah sakit terdekat. Salah satu staff Wingky pun membantu mengarahkan dimana letak pusat kesehatan terdekat.
Leony benar-benar lemas. Dia tertidur di pangkuan suaminya saat menuju rumah sakit. Sedangkan mobil mereka dikemudikan salah satu staff villa.
Sampai di rumah sakit Leony langsung dilarikan ke IGD. Perawat dan dokter jaga mulai memeriksakan keadaan Leony.
Setelah di cek tekanan darah Leony malah rendah. Dokter pun mulai banyak mengajukan pertanyaan pada Leony. Salah satunya tentang kapan terakhir menstruasi. Wingky pun mulai menduga-duga.
"Apa istriku hamil?" batinnya.
Bukan tanpa alasan dia berpikiran seperti itu. Hal itu dikarenakan Wingky tidak pernah puasa bercinta lagi. Paling hanya saat sedang merasa capek saya mereka akan absen bercinta. Bahkan kadang bisa 3 kali sehari kalau sedang sangat ingin.
__ADS_1
Berbagai pemeriksaan mulai dilakukan. Leony bahkan sampai dirujuk ke dokter obgyn.
Dokter kandungan yang seorang pria mulai memeriksa kondisi Leony. Wingky sampai mengelus dada berkali-kali melihat istrinya disentuh pria lain apalagi dibagian perut. Dokter menekan-nekan perut Leony menggunakan alat usg.
Benar saja seperti dugaan Wingky, terlihat kantong janin diperut istrinya. Wingky menatap takjub saat dokter menjelaskan kalau istrinya memang sedang mengandung.
Tak henti-hentinya Wingky bersujud syukur. Rahmat Tuhan begitu nyata, Tuhan sudah menghadiahi dia malaikat kecil di perut istrinya.
...
Wingky dan Leony tidak jadi kencan tapi mereka bahagia berkali kali lipat dari hanya sekedar kencan. Mereka mendapat hadiah terindah dari Tuhan. Sebentar lagi mereka akan menyandang status sebagai orang tua.
Leony masih terlihat lemas bahkan sekarang ditambah merasa mual. Hanya makanan tertentu yang bisa masuk ke mulutnya.
Mereka berdua sudah berada di kamar sekarang.
Leony mengangguk pelan. Dia memang sudah meminta ijin pada Alan untuk cuti beberapa hari karena sakit.
"Kamu mau aku beliin apa? Tadi kamu baru makan sesuap aja udah muntah"kata Wingky sambil mengelus-elus rambut istrinya.
"Aku pengen maratabak manis yank, isi keju susu ya".
Wingky pun mengangguk.
"Aku pergi dulu ya" kata Wingky mencium kening istrinya.
__ADS_1
Leony menggeleng.
"Gak mau ditinggal" rengeknya manja.
"Kan sayang mau martabak. Aku beli martabak aja sebentar" bujuk Wingky.
Lagi-lagi Leony menggeleng.
"Ya sudah, aku minta tolong Pak Bayu saja yang belikan. Aku ke bawah dulu ya".
Dengan terpaksa Leony pun mengiyakan.
Saat Wingky turun, ponsel Leony bergetar. Ada panggilan dari Alan.
Leony segera mengangkat telepon itu.
Alan malah marah-marah, tidak terima dengan pengajuan cuti Leony. Alan tidak membiarkan Leony menjelaskan terlebih dahulu.
"Baru juga kamu ambil cuti nikah. Masak sudah cuti lagi. Besok itu kita ada meeting penting." bentak Alan.
"Tapi pak" Kata-kata Leony terhenti karena Alan sudah langsung menutup teleponnya.
Leony kembali mual. Dia perlahan turun dari tempat tidur dan menuju kamar mandi. Wingky yang melihat itu menuntun istrinya perlahan. Selain muntah Leony juga sekalian buang air kecil.
Tapi dia merasa aneh. Ada bercak darah di celananya.
__ADS_1
"Tidak......" teriaknya histeris.
Bersambung.