
“Sudah jangan menangis” kata Wingky seraya memegang kedua pundak Leony.
Leony menatap ke arah Wingky dengan mata sudah berkaca-kaca.
“Aku bawa baju kaos, kamu mau pakai itu? Acaranya masih lama. Gak mungkin kan kamu pakai baju basah” kata Wingky yang memang benar adanya.
Leony pun mengangguk.
“Ayo” kata Wingky yang sudah berjalan mendahului.
Sandra datang mendekati Leony.
“Ayo aku antar” kata Sandra yang kasihan melihat Leony. Dia pasti sangat malu karena menjadi pusat perhatian. Mereka berjalan menuju bus untuk mengambil ransel Wingky yang sengaja di letakkan di sana. Hanya barang berharga saja yang dia bawa di saku celananya.
“Nih pakai” kata Wingky seraya menyerahkan kaosnya pada Leony.
“Jaketnya pakai saja. Kamu pasti dingin” kata Wingky yang tanpa menunggu jawaban Leony langsung pergi.
“Ky, makasih ya” kata Leony sedikit berteriak karena Wingky sudah cukup jauh.
Wingky hanya melambaikan tangannya tanpa menoleh lagi.
“Aku malu banget san” kata Leony yang tidak bisa menutupi rasa malunya itu. Apalagi dia melihat bagaimana para pria melihatnya tanpa berkedip.
__ADS_1
“Sudah-sudah jangan terlalu dipikirkan. Ayo kita ganti baju dulu. nanti kamu sakit” kata Sandra sambil mengajak Leony menuju WC terdekat.
Leony sudah mengganti bajunya. Baju yang begitu kebesaran karena tubuh Wingky yang tinggi menjulang dan gagah itu berbanding terbalik dengan tubuh Leony yang kecil itu.
“Untung ada Wingky ya, walau dia bilang tidak suka sama kamu tapi dia lebih perhatian dari Antony yang katanya suka sama kamu” kata Sandra.
Deg. jantung Leony berdegup kencang saat Sandra mengatakan itu.
“Apakah sebenarnya Wingky pun menyukainya tapi dia gengsi untuk mengungkapkannya?” batin Leony.
…
Flashback beberapa menit yang lalu
Tidak perlu menjadi peramal untuk tau kalau sebenarnya Wingky memang menyukai Leony.
Stella melihat ke arah Antony yang masih mematung di tempatnya. Dia mendekat ke tempat Antony.
"Katanya kamu yang suka sama Leony? Kenapa kamu kalah cepat sama Wingky?" Tanya Stella mengintimidasi.
Antony hanya tersenyum saja kemudian meninggalkan Stella tanpa menjawab pertanyaannya.
Tak berapa lama Wingky datang dan melewati Stella begitu saja. Dia hendak mencari keberadaan Antony.
__ADS_1
"Ky.. tunggu" panggil Stella tapi Wingky tetap berjalan tanpa menghiraukan Stella.
"Ck.." Stella berdecak sebal tapi dia tetap mengejar Wingky.
Dikejauhan terlihat Antony sedang bersama Leony dan Sandra begitu juga Daniel.
Wingky mendekati mereka. Antony diam saja tidak merespon seperti biasanya dan Wingky sadar itu.
Inilah alasan kenapa dia tidak pernah jujur pada perasaannya, dia takut Antony akan mendiaminya seperti ini apalagi Wingky tau kalau Leony menyukai orang lain dan sudah patah hati berulang kali dengan orang itu. Tidak mungkin bagi Wingky bisa mengambil hati Leony.
"Aku kalah cepat dari Wingky, maaf ya Ny" kata Antony membuka pembicaraan.
"Kenapa harus minta maaf, kamu gak salah" kata Leony.
"Harusnya aku yang minta maaf karena mengambil fotoku kamu jadi kecipratan air" sesal Sandra.
"Kok jadi maaf-maafan gini. Aku gak apa-apa kok" kata Leony yang merasa tidak enak hati.
"Aku tadi sempat berpikir kalau Wingky itu suka sama kamu tau gak" kata Daniel terkekeh " Dia sudah seperti pahlawan" imbuhnya.
Wingky diam saja, dia melihat ke arah Antony yang kembali diam tanpa suara dengan tatapan datar.
"Wingky itu gak mungkin suka sama aku" jawab Leony, " Menurutnya aku ini suka tebar pesona" Leony berkata dengan terkekeh, seolah-olah itu tidak menyakitkan buatnya padahal yang sebenarnya terjadi dia begitu sakit luar biasa mendengar kata-kata Wingky beberapa waktu lalu.
__ADS_1
BERSAMBUNG…