DREAM

DREAM
Menjauh


__ADS_3

Leony menghapus air matanya. Dia tidak akan memangis lagi karena Wingky. Cukup sudah selama ini dia selalu bersedih dan susah tidur karena Wingky. Padahal Wingky sama sekali tidak mengingatnya.


Leony akan bermain tarik ulur. Kalau biasanya dia akan menyapa dan ramah pada Wingky. Sekarang dia akan sedikit menjauh. Orang seperti Wingky harus dibuat penasaran supaya dia bisa melirik ke arah Leony sedikit.


Ya... Leony sudah bertekad, dia akan membuat Wingky jatuh cinta padanya.


Saat hujan sudah mulai reda Leony berjalan menuju parkiran. Leony kesal saat Wingky mengatakan tebar pesona.


"Bagian mana yang dia bilang tebar pesoan? Bikin kesal saja" dumelnya pelan.


Dari kejauhan dia melihat Wingky yang motornya terparkir bersebelahan dengan motor Leony. Leony pura-pura tidak melihat. Dia berjalan hendak mengeluarkan motornya tapi cukup susah karena motor yang berjejer sangat padat.


Dengan sigap Wingky membantu mengeluarkan motor Leony tanpa diminta. Baru saja Leony bilang kesal tapi sekarang malah dibantu. Bersusah payah Leony bersikap supaya tidak berlebihan.


"Makasih" jawab Leony singkat dengan senyum tipis tidak seperti biasanya. Dia langsung meninggalkan Wingky tanpa berkata apapun lagi.


Deg. Wingky merasakan ada sesuatu yang aneh pada dirinya tapi dia tidak tahu apa itu. Dia pandangi bayangan Leony yang sudah menjauh.


...


Keesokan harinya Wingky sedang berdiri di depan kelas menunggu Bastian temannya dari kelas berbeda.

__ADS_1


Saat itu juga Leony masuk ke kelas, dia tidak menyapa Wingky sama sekali. Dia melewati Wingky begitu saja.Tapi ketika melihay Antony , Leony langsung terdengar menyapa. Wingky sampai berbalik melihat Antony dan Leony yang tengah melempar senyum.


Jujur Wingky sedikit merasa terusik dengan itu.


"Kenapa dia? Biasanya dia sangat ramah?" batin Wingky.


Entah kenapa dia merasa ada yang hilang ketika Leony tidak ramah seperti biasanya.


Bastian dan Stefan datang menghampiri Wingky. Mereka berbincang cukup lama tapi mata Wingky tak lepas dari Leony dan Antony yang terlihat sedang bercanda.


Bastian sadar mata Wingky seperti sedang melihat sesuatu tapi dengan cepat Wingky mengalihkan pandangannya.


“Nanti kuliah sampai jam berapa?” tanya Stefan.


“Berarti bisa futsal ya?” tanya Stefan pula.


Wingky pun mengangguk. Wingky kemudian mempunyai ide untuk mengajak Antony ikut bergabung.


“Bentar, aku ajak teman juga yang suka futsal” kata Wingky kemudian memanggil Antony.


“Tony…”panggil Wingky. Antony dan Leony yang sedang mengobrol pun menolehkan kepalanya pada Wingky yang terdengar memanggil.

__ADS_1


Antony bertanya dengan menaikkan alisnya yang menandakan “kenapa?”. Dia masih di tempatnya tidak mendekati Wingky.


Wingky menggunakan tangannya memanggil Antony yang artinya “kesini”. Mau tidak mau Antony pun menghampiri Wingky.


“Ada apa?” tanya Antony saat sudah berada ditempat Wingky.


“Kenalin ini temen-temen aku di club futsal” kata Wingky memperkenalkan kedua temannya. Antony bersalaman dengan Bastian dan Stefan bergantian.


“Kayaknya pernah ketemu” kata Bastian berusaha mengingat ingat.


“Dia yang kasih tahu aku futsal center” jelas Wingky.


“Ohh.. member sana juga?” tanya Bastian pula.


“Iya, ayo kapan-kapan tanding bareng” ajak Antony.


“Nanti pulang kuliah rencana mau kesana, gabung yuk” ajak Stefan.


Antony mengangguk setuju. Mereka pun asyik mengobrol sampai dosen jam pertama tiba mereka terpaksa menghentikan obrolan mereka.


Antony duduk di tempatnya begitu juga Wingky. Dari tempatnya duduk, Wingky memperhatikan sosok yang entah sejak kapan selalu memenuhi isi kepalanya. Sosok yang dari kemarin berubah dingin padanya.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2