
Saat itu juga Wingky langsung mengambil ponselnya dan menghubungi Antony dan mengspeaker panggilannya.
"Halo.." terdengar salam dari seberang sana.
"Halo bro, langsung aja ya aku gak lama-lama. Kapan aku pernah bilang kalau istri ku bukan tipe ku?" tanya Wingky tanpa basa basi.
"Hah? Maksudnya?" tanya Antony bingung.
Leony menggigit bibirnya, sepertinya dia sudah terpengaruh dengan mimpinya itu dan melibatkan orang lain yang tidak tau apa-apa.
"Ini istri aku bilang..." belum selesai Wingky melakukan panggilanya Leony sudah mengambil ponsel itu dan mematikan panggilannya.
"Maaf" kata Leony sambil menunduk.
Wingky tersenyum miring. Memang istrinya ini harus dikasi bukti dulu baru dia sadar.
"Sekarang cerita kenapa kamu kayak gini?" tuntut Wingky.
"Maaf" Leony hanya bisa mengatakan maaf karena dia pun bingung dengan yang terjadi.
"Aku gak ingin dengar maaf mu, tapi penjelasan mu. Kenapa bangun-bangun malah aneh begini?" Wingky masih menuntut penjelasan istrinya yang mendadak berubah aneh.
"Aku mimpi kamu gak cinta sama aku tapi kayak nyata banget, maaf" sesal Leony.
Wingky menepuk keningnya, hanya karena mimpi istrinya bisa aneh begitu.
"Kalau sampai ada yang bilang aku tidak cinta sama kamu jangan percaya, nih disini hanya ada kamu" kata Wingky sambil menunjuk dadanya sendiri.
Leony pun mengangguk kemudian memeluk suaminya. Penyesalan terus menghantuinya.
"Kalau mimpi kenapa bisa nyata seperti itu?" batinnya.
__ADS_1
"Apa lagi yang kamu pikirin?" tanya Wingky.
"Padahal aku kira itu nyata dan sahabat baik ku belum meninggal" kata Leony mulai mau bercerita.
"Sahabat baik?" tanya Wingky.
Leony mengangguk.
"Samuel sahabat baik aku, dia kan sudah meninggal sepuluh tahun lalu" jawab Leony.
"Samuel teman SMA kamu?" tanya Wingky pula dan Leony kembali mengangguk.
"Sayang... Dia kan masih hidup. Kenapa kamu bilang sudah meninggal?" Rasanya istrinya sedang tidak baik-baik saja.
"Apa? Samuel masih hidup? Kamu tidak bohong kan? Bagaimana bisa?" tanya Leony tidak percaya.
"Sayang, aku sejujurnya tidak suka kamu terlalu dekat dengan dia. Aku cemburu" kata Wingky memang benar seperti itu.
"Laki-laki tidak mungkin bisa berteman baik dengan wanita kalau dia tidak ada rasa" tambahnya.
Leony pun mengangguk. Memang dia harus membatasi diri berteman dengan pria lain karena dia sudah memiliki suami.
Tapi yang tidak Leony habis pikir kenapa bisa Samuel masih hidup?.
"Sayang, kamu istirahat ya.Sepertinya kamu banyak pikiran. Aku di restoran di bawah mau bertemu Bastian dan Stefan. Sebentar saja ya".
Leony pun mengangguk. Sepertinya dia memang butuh istirahat. Wingky kembali mencium kening istrinya sebelum meninggalkan kamar. Sedang Leony tidak menunggu waktu lama sudah langsung terlelap.
...
"Kenapa kusut banget muka pengantin baru kita?" tanya Stefan dengan terkekeh.
__ADS_1
Bastian pun ikut tertawa melihat wajah kusut Wingky.
"Kenapa?" tanya Stefan pula.
"Istriku aneh sejak tadi pagi" jawab Wingky. Dia membuka menu dan mulai memesan makanannya.
"Aneh kenapa?" tanya Bastian.
"Dia bilang aku tidak mencintainya, dan pertanyaan aneh lainnya. Malah menanyakan tahun berapa sekarang. Aneh kan?".
"Apa mungkin dia tidak puas dengan service mu tadi malam?" goda Bastian.
"Sembarangan" jawab Wingky kesal.
Bastian dan Stefan kompak tertawa.
"Mungkin dia syok karena kan ini pertama buat istrimu" kata Bastian.
"Sepertinya bukan karena itu" elak Wingky.
"Coba saja tanya istrimu bisa jadi kan dia tidak puas? Atau tidak sesuai ekspektasinya" usul Stefan.
"Istriku belum berpengalaman, jadi dia tidak mungkin mempermasalahkan tentang itu" Wingky masih bersikukuh dengan pendapatnya.
"Yang paling aku kesal adalah dia mengingat teman baiknya, si Samuel itu. Kamu ingat kan dengan cowok yang terang-terangan datang padaku di futsal center dan bilang suka pada Leony?" kata Wingky.
Bastian dan Stefan kompak mengangguk.
"Leony mengira kalau temannya itu sudah meninggal" tambah Wingky.
"Hei.. Kenapa ceritanya sama seperti Raina. Adikku yang setelah pingsan kenangannya dirombak ke masa lalu berbeda" kata Stefan tentang adiknya.
__ADS_1
"Apa mungkin istrimu sama seperti adikku?" tanya Stefan panik.
Bersambung..