
"Wingky itu gak mungkin suka sama aku" jawab Leony, Dia tersenyum ketika mengatakannya "Menurutnya aku ini suka tebar pesona" Leony berkata dengan terkekeh, seolah-olah itu tidak menyakitkan buatnya padahal yang sebenarnya terjadi dia begitu sakit luar biasa mendengar kata-kata Wingky beberapa waktu lalu.
Deg.
Sakit hati Wingky mendengar itu dari Leony. Sakit karena Leony seolah tidak apa-apa setelah mendengar bahwa dia tidak menyukainya.
"Kamu benar Ony, kata Wingky kamu memang bukan tipenya, padahal kalau dia memang ada perasaan sama kamu aku gak apa-apa kok" kata Antony menimpali.
Sandra dan Daniel saling berpandangan, mereka bingung dengan apa yang terjadi.
Leony tersenyum, dia pandangi Wingky yang dari tadi diam mematung.
"Kamu sebenarnya tega sama aku" kata Leony masih bisa tersenyum.
"Kamu bilang tidak suka sama aku, aku tebar pesona dan aku bukan tipe kamu. Aku paham karena perasaan seseorang tidak bisa dipaksa" kata Leony masih terlihat tenang.
"Tapi harusnya kamu jangan berbuat baik sama aku. Kamu tau aku jadi berharap lebih atas kebaikan kamu" kata Leony yang sudah berbicara dengan mulut bergetar menahan tangis.
Deg.
Wingky bingung. "Apa ini artinya kamu suka sama aku?" batin Wingky. Dia deg degan luar biasa tapi tidak tau harus berbuat apa.
"Apa kamu suka sama Wingky?" tanya Stella menyela.
Leony tersenyum tapi matanya menyiratkan kesedihan.
"I-iya, Aku suka sama dia. Tapi dia tidak pernah menyukaiku" jawab Leony kemudian pergi dari sana. Dia tidak ingin menangis disana. Sandra mengejarnya begitu pun Daniel.
__ADS_1
Wingky yang mendengar itu menganga tidak percaya.
"Leony menyukai ku? Sejak kapan?" batinnya.
Wingky mengejar Leony.
"Leony, tunggu.." panggil Wingky.
Leony tidak mendengarkan Wingky karena dia malu sudah mengungkapkan isi hatinya yang sudah sekian lama dia pendam.
Leony berlari kencang dan dengan cepat Wingky mengejarnya. Daniel, Sandra, Antony dan Stella tidak mengikuti. Mereka membiarkan kedua orang itu menyelesaikan kesalahpahaman diantara mereka berdua.
Hampir saja Wingky menangkap tangan Leony tetapi dengan cepat Leony mendorong tubuh Wingky karena ada mobil yang datang dengan kecepatan penuh ke arah Wingky. Wingky berhasil menghindar dari tabrakan mobil tapi sayang malah Leony yang tertabrak.
Wingky membeku ditempatnya. Dia melihat sendiri orang yang dia cintai tertabrak mobil karena melindunginya. Leony terjatuh di atas trotoar dengan banyak darah di tubuhnya. Wingky yang jatuh terduduk karena dorongan Leony tadi lekas bangkit dan meraih tubuh Leony ke dalam pelukannya.
Wingky menangis dan terus meneriakkan nama Leony.
"Ony...Ony... Bangun" kata Wingky sambil terus menepuk-nepuk pipi Leony.
"Tolong..." Wingky berteriak dengan frustasi.
"Ony...bangun...maafin aku. Aku juga mencintaimu Ony".
Wingky memeluk Leony yang sudah tidak sadarkan diri.
"Bangun Ony" kata Wingky berteriak.
__ADS_1
Wingky menangis meraung-raung. Tidak pernah terbayangkan kalau akan jadi seperti ini.
Dosen yang ada di lokasi pun dengan segera menghubungi pertolongan ambulance.
Wingky mengelus-elus rambut Leony dan menciuminya.
"Ony..bangun" panggilnya lagi.
"Maafin aku Ony, aku cinta sama kamu" Wingky terus berkata maaf dan mengatakan cinta pada Leony.
Stella yang melihat itu menangis.
Menangis karena tidak tega melihat keaadaan Leony juga menangis karena mendengar sendiri orang yang dia sukai menyatakan cinta untuk orang lain.
Antony menyetop kendaraan yang lewat kemudian membantu Wingky untuk mengangkat tubuh Leony.
Wingky benar-benar syok. Di dalam mobil dia terus membangunkan Leony . Dia sudah seperti orang gila.
"Ony.. Bangun".
Wingky mengelus-elus pipi Leony. Air matanya pun mengenai mata Leony.
Pelan Leony membuka matanya dan melihat Wingky yang menangis padanya.
Wingky mencium kening Leony karena melihat Leony membuka matanya, tapi sedetik kemudian Leony kambali menutup matanya.
"Leony....." teriak Wingky begitu kencangnya.
__ADS_1
Bersambung...