DREAM

DREAM
Bercerai


__ADS_3

Hari demi hari berlalu. Leony dan Angel sudah mendapatkan tempat untuk usaha mereka. Lokasinya tidak jauh dari M University. Masih lokasi yang ramai dan strategis. Reno yang memang ahli dibidang itu dengan mudah mendapatkan tempat yang baru. Renovasi pun sudah dilaksanakan.


Hari ini Leony dan Angel kembali bertemu dengan membawa anak masing-masing. Leony sudah siap dengan pakaian serba hitamnya.


Black sweatshirt , black cutbray pants, hand bag berwarna merah serta tidak lupa heels yang juga berwarna merah. Penampilannya terlihat nyentrik tapi tetap sopan.


Angel pun tak kalah cantik, Ibu 2 dua anak yang masih langsing ini mengenakan sheer blouse dengan white inner tank, drawstring white skirt, hand bag dan sneaker putih.


Mereka berdua bertemu di salah satu cafe yang lagi-lagi menyediakan tempat bermain anak. Sambil menemani anak bermain mereka akan berbincang banyak hal terutama tentang kerjasama bisnis mereka. Cafe sederhana mereka sementara mempekerjakan 5 orang pegawai. Dengan jadwal libur seminggu sekali dan dalam satu hari hanya bisa 1 pegawai yang libur. Di hari Sabtu dan Minggu tidak boleh ada yang libur karena kebanyakan cafe dan restoran ramainya di akhir pekan.


"Ony..." panggil sesorang saat Leony sedang asyik berbincang dengan Angel.


"Ayu..." sahut Leony yang begitu senang melihat sahabat lamanya itu.


Ayu berlari kecil menghampiri Leony.


"Apa kabar?" tanya Ayu sambil memelul Leony.


"Baik, kamu sombong banget. Nikahan teman sendiri gak datang" jawab Leony pura-pura merajuk. Padahal saat itu Ayu memang baru saja habis melahirkan anak kedua jadi tidak bisa datang.


"Ya maklumlah Ny, baru aja brojol waktu itu" jawab Ayu dengan terkekeh.


"Oh iya kenalin temen aku. Kak Angel" ujar Leony memperkenalkan Angel pada Ayu.


"Halo saya Angel" kata Angel sambil mengulurkan tangannya.

__ADS_1


Ayu membalas uluran tangan itu. " Halo saya Ayu, bestie nya Leony" sahut Ayu.


Mereka banyak berbincang-bincang setelah berkenalan kemudian perhatian mereka teralihkan pada tangisan balita berusia kurang lebih 4 tahun yang memeluk kaki ibunya yang juga menangis. Ketiga ibu muda itu menatap kasihan pada tangisan pilu sang anak yang tidak tau karena apa, apalagi Ibunya juga terlihat memangis.


"Kenapa itu ya?" tanya Angel penasaran.


Si Ibu kemudian menggendong anaknya dan keluar dari cafe. Dia sedikit berlari karena menjadi pusat perhatian.


"Kamu tahu siapa itu?" tanya Ayu pada Leony.


"Emangnya siapa?" tanya balik Leony.


"Itu mantan istrinya Dion. Makanya dateng dong pas nikahannya biar kamu tau wajah istrinya" goda Ayu.


"Mantan istri?" tanya Leony terkejut.


"Mereka bercerai kurang lebih beberapa bulan yang lalu. Kalau gak salah istrinya selingkuh" jawab Ayu.


"Pak Dion yang punya ruko itu ya? " Angel yang bertanya.


Leony pun mengangguk.


Angel pun mengangguk paham.


"Kasian tahu, aku kan satu tempat kerja sama sepupunya Dion. Katanya istrinya sudah berulang kali ketahuan selingkuh. Tapi yang terakhir ini Dion sudah tidak bisa memaafkan lagi. Dia sudah sangat kecewa. Dengar- dengar alasan selingkuhnya karena Dion itu kurang perhatian. Tapi apa dibenarkan selingkuh hanya karena itu?" cerita Ayu dengan menggebu-gebu.

__ADS_1


"Apapun alasannya selingkuh itu tidak dibenarkan" usul Angel. dan diangguki yang lain.


"Kasian ya dia. Waktu ini aku sempat ketemu Dion. Rencananya aku sama Angel mau sewa ruko dia" kata Leont terjeda.


"Terus?" tanya Ayu penasaran.


"Tapi aku dicuekin. Malah gak dikasi nyewa" lanjut Leony.


"Padahal kata sepupunya dia sangat membutuhkan penyewa ruko itu lho. Kenapa gak dikasi? Apa dia masih marah sama kamu?" Ayu jadi penasaran.


"Kenapa jadi marah sama aku? Kayaknya aku gak punya salah sama dia" elak Leony.


Ayu pun terkekeh.


"Iya emang gak punya salah, tapi dia masih mengharapkan kamu" goda Ayu.


Angel yang mendengar itu malah tertawa.


"Hush... Sembarangan kamu" tegur Leony tak terima.


Ayu hanya tertawa kecil saja.


"Ya habis aku dengar dari sepupunya Dion sama sekali gak sedih saat cerai. Berarti kan dia sudah ikhlas banget untuk pisah" kata Ayu sambil nyengir kuda.


"Ya mungkin aja dia sudah menata hatinya untuk itu. Apalagi kamu bilang istrinya sudah beberapa kali ketahuan selingkuh".

__ADS_1


"Ya kita doakan saja yang terbaik buat dia" ujar Ayu kemudian.


Bersambung...


__ADS_2