
"Kak, jangan bilang gitu di depan suami aku. Dia itu cemburuam" bisik Leony tapi yang ada disana masih dapat mendengar dengan jelas.
Angel mahal terkekeh.
"Tenang saja kamu tidak sendiri. Suami aku juga gitu" jawab Angel.
"Lho...kok jadi Papa, Ma?" kata Reno tak terima. Para istri sudah terkekeh sedangkan para suami mendengus sebal.
Jam setengah 9 baik Leony maupun Angel terpaksa harus menyudahi obrolan mereka karena anak-anak mereka sudah kecapean.
Sedangkan Wingky dan Reno masih mengobrol di Gazebo ditemani minuman yang sedikit beralkohol.
"Terima kasih ya pak Wingky. Saya dan keluarga bisa menginap di Villa mewah milik Bapak" kata Reno sambil terkekeh.
"Saya yang terima kasih Bapak mau ikut menginap. Makin ramai makin seru. Dan Villa ini juga hasil karya Bapak. Kalau bukan karena Bapak Villa ini tidak akan bisa seperti ini" jawab Wingky.
Reno kembali terkekeh.
"Dan tidak menyangka istri kita bisa saling mengenal. Tapi kenapa dulu saya tidak pernah melihat Pak Wingky ya? Pak Wingky jurusan apa?" tanya Reno pula.
__ADS_1
"Saya dan istri satu kelas pak. Kami sama-sama FKIP Bahasa Inggris" jawab Wingky.
"Wah bisa samaan ya, saya dan istri juga sama-sama jurusan ekonomi. Hanya saja saya kelas malam dan dia kelas pagi".
"Namanya jodoh pak" jawab Wingky terkekeh.
"Tapi saya dulu cinta sendiri dengan istri saya. Bertahun-tahun saya menyukainya, bahkan saat saya mempunyai pacar lain" kata Reno mengenang percintaannya dengan sang Istri.
"Wah... Bapak ini ternyata pacaran dengan orang lain tapi hatinya untuk istri yang sekarang. Sama aja mendua pak" goda Wingky.
Reno hanya tertawa.
"Pak Wingky sendiri bagaimana akhirnya bisa bersama?".
Wingky malah tertawa.
"Saya itu tidak pernah pacaran pak. Begitu melihat istri saya , saya sudah langsung jatuh cinta. Tapi saya tipe orang yang memendam perasaan. Setelah semester akhir baru saya berani menyatakan cinta. Tapi tidak semudah itu kami menikah. Pekerjaan menjadi salah satu penyebab kami menikah di usia sama-sama matang" jelas Wingky singkat padat dan jelas.
Reno pun manggut-manggut mengerti.
__ADS_1
"Apa pak Reno pernah bertengkar dengan istri?" tanya Wingky.
"Tentu saja pernah. Tapi saya tidak bisa lama-lama marah nanti tidak dikasi jatah" jawab Reno sedikit bercanda.
"Biasanya Bapak bertengkarnya karena apa pak?" tanya Wingky penasaran.
"Kebanyakan karena saya cemburuan. Sisanya paling karena saya sering teledor, lupa jemput anak ya masalah-masalah rumah tangga pada umumnya" jawab Reno.
"Apa pak Wingky pernah bertengkar hebat?" kino balik Reno yang bertanya.
"Belum ada sebulan pak, Dan saya sangat menyesal. Istri saya rela berhenti bekerja karena sifat egois saya" sesal Wingky." Padahal posisi itu didapatkan istri saya dengan tidak mudah".
Reno menepuk pundak Wingky.
"Istri memang yang paling banyak berkorban pak. Kita sebagai laki-laki harus bisa menyenangkan istri. Kalau istri senang pasti rumah tangga kita aman. Saran saya coba bicarakan lagi dengan istri Bapak. Kalau memang istri Bapak ingin bekerja lagi Bapak harus siap dengan konsekuensi yang ditimbulkan" saran Reno.
"Terima kasih pak Reno. Saya akan bicarakan lagi dengan istri saya".
Bersambung...
__ADS_1