Duda Tampan Pemikat Hati

Duda Tampan Pemikat Hati
Rilis novel baru


__ADS_3


Tertikam luka


Pedih dan perih menganga


Membungkam bibir dari kata


Asa menjelma kecewa


Kala di balik punggung tersembunyi dusta


Luka bermajas cinta


Ternistakan resah hingga hati terluka parah


Takaran luka membenamkan tawa


Terkubur dalam di lembah tanpa rasa


Mematahkan mimpi dan juga harapan


Tergeletak lemah di atas tanah yang gersang


Janji dan sumpah yang pernah terucap


Ternoda oleh setia yang tiada lagi terjaga


Bait-bait rasa memangku lelah


Mendekap sekujur tubuh dengan tangis tanpa jeda


Haruskah bertahan dengan setia yang dibalas dengan luka?


Ataukah melepaskannya, untuk menemukan asa dan bahagia yang lainnya?


Tertikam luka


Pedih dan perih menganga


Membungkam bibir dari kata


Asa menjelma kecewa


Kala di balik punggung tersembunyi dusta


Luka bermajas cinta


Ternistakan resah hingga hati terluka parah


Takaran luka membenamkan tawa


Terkubur dalam di lembah tanpa rasa


Mematahkan mimpi dan juga harapan


Tergeletak lemah di atas tanah yang gersang


Janji dan sumpah yang pernah terucap


Ternoda oleh setia yang tiada lagi terjaga


Bait-bait rasa memangku lelah


Mendekap sekujur tubuh dengan tangis tanpa jeda


Haruskah bertahan dengan setia yang dibalas dengan luka?

__ADS_1


Ataukah melepaskannya, untuk menemukan asa dan bahagia yang lainnya?


Tertikam luka


Pedih dan perih menganga


Membungkam bibir dari kata


Asa menjelma kecewa


Kala di balik punggung tersembunyi dusta


Luka bermajas cinta


Ternistakan resah hingga hati terluka parah


Takaran luka membenamkan tawa


Terkubur dalam di lembah tanpa rasa


Mematahkan mimpi dan juga harapan


Tergeletak lemah di atas tanah yang gersang


Janji dan sumpah yang pernah terucap


Ternoda oleh setia yang tiada lagi terjaga


Bait-bait rasa memangku lelah


Mendekap sekujur tubuh dengan tangis tanpa jeda


Haruskah bertahan dengan setia yang dibalas dengan luka?


Ataukah melepaskannya, untuk menemukan asa dan bahagia yang lainnya?


Tertikam luka


Pedih dan perih menganga


Membungkam bibir dari kata


Asa menjelma kecewa


Kala di balik punggung tersembunyi dusta


Luka bermajas cinta


Ternistakan resah hingga hati terluka parah


Takaran luka membenamkan tawa


Terkubur dalam di lembah tanpa rasa


Mematahkan mimpi dan juga harapan


Tergeletak lemah di atas tanah yang gersang


Janji dan sumpah yang pernah terucap


Ternoda oleh setia yang tiada lagi terjaga


Bait-bait rasa memangku lelah


Mendekap sekujur tubuh dengan tangis tanpa jeda


Haruskah bertahan dengan setia yang dibalas dengan luka?

__ADS_1


Ataukah melepaskannya, untuk menemukan asa dan bahagia yang lainnya?


Tertikam luka


Pedih dan perih menganga


Membungkam bibir dari kata


Asa menjelma kecewa


Kala di balik punggung tersembunyi dusta


Luka bermajas cinta


Ternistakan resah hingga hati terluka parah


Takaran luka membenamkan tawa


Terkubur dalam di lembah tanpa rasa


Mematahkan mimpi dan juga harapan


Tergeletak lemah di atas tanah yang gersang


Janji dan sumpah yang pernah terucap


Ternoda oleh setia yang tiada lagi terjaga


Bait-bait rasa memangku lelah


Mendekap sekujur tubuh dengan tangis tanpa jeda


Haruskah bertahan dengan setia yang dibalas dengan luka?


Ataukah melepaskannya, untuk menemukan asa dan bahagia yang lainnya?


Tertikam luka


Pedih dan perih menganga


Membungkam bibir dari kata


Asa menjelma kecewa


Kala di balik punggung tersembunyi dusta


Luka bermajas cinta


Ternistakan resah hingga hati terluka parah


Takaran luka membenamkan tawa


Terkubur dalam di lembah tanpa rasa


Mematahkan mimpi dan juga harapan


Tergeletak lemah di atas tanah yang gersang


Janji dan sumpah yang pernah terucap


Ternoda oleh setia yang tiada lagi terjaga


Bait-bait rasa memangku lelah


Mendekap sekujur tubuh dengan tangis tanpa jeda


Haruskah bertahan dengan setia yang dibalas dengan luka?

__ADS_1


Ataukah melepaskannya, untuk menemukan asa dan bahagia yang lainnya?


__ADS_2