
Selamat Membaca😘😘
"Waaaa... enak ya Pa, kalau setiap hari kita bisa naik mobil bareng kakak cantik seperti ini? Citra merasa punya bunda lagi."
Celotehan kecil dari bibir Citra, nyatanya sukses membuat Wisnu tergelak seketika. Entah mengapa putri angkatnya ini mendadak begitu menggebu membuka obrolan yang seakan menjodoh-jodohkannya dengan Jenar.
"Coba tanya sama kakak cantik, apa mau jika setiap hari Papa antar jemput? Agar Citra bisa seperti punya bunda lagi?"
"Kakak Cantik, mau ya setiap pagi diantar jemput sama Papa biar Citra ada temannya."
Berbeda dengan Wisnu, Jenar justru terhenyak dengan apa yang dilontarkan oleh gadis kecil ini. Ucapan Citra sungguh menyentil hati. Dari celotehan gadis kecil itu, ia bisa menangkap sinyal bahwa Citra memang tengah merindukan sang bunda. Namun, bagaimanapun juga ia harus bisa bersikap dengan baik.
"Sayang, setiap hari Kakak sudah diantar jemput sama bang Firman, jadi Papa Citra ini tidak perlu mengantar dan juga menjemput Kakak."
"Tapi, pacar Kakak cantik meninggalkan Kakak cantik sendirian loh. Lebih baik Kakak cantik sama Papa saja. Papa Citra ini pasti tidak akan pernah berbuat sesuatu seperti pacar Kakak cantik itu."
Kali ini ucapan Citra benar-benar bisa membuat Jenar tergelak. Gadis kecil yang begitu polos namun sangat piawai dalam mempromosikan sang papa. Jenar sampai berpikir, kelak jika Citra sudah besar, akan sangat cocok jika gadis ini bekerja di bidang marketing. Setiap produk yang dipasarkan oleh Citra, pasti akan laku keras di pasaran.
__ADS_1
"Ahahaha kamu ini bisa saja Sayang. Meski Kakak ditinggal sendirian tapi Kakak masih bisa pulang kok. Kan ada ojek online."
"No, no, no! Daripada Kakak cantik naik ojek online, lebih baik diantar jemput Papa saja. Pasti jauh lebih nyaman dan bisa menghemat pengeluaran Kakak cantik. Karena Papa pasti tidak akan memungut bayaran alias geratis."
Atmosfer di dalam mobil yang sebelumnya diselimuti oleh keheningan, kini seketika berubah dengan suasana ramai oleh riuh gelak tawa penghuni mobil ini. Bak potret keluarga bahagia, ketiga orang itu nampak hanyut dan larut dalam kehangatan yang ada.
Andai saja, kamu benar-benar bisa menjadi bunda untuk Citra, pasti tidak hanya Citra yang berbahagia. Aku pasti juga akan sangat bahagia.
Larut dalam obrolan-obrolan ringan dan hangat, sampai-sampai mereka tidak sadar jika mobil yang dikemudikan oleh Wisnu sudah sampai di halaman depan kontrakan yang ditempati oleh Jenar. Jenar melepas safety belt yang ia kenakan dan bersiap untuk turun dari mobil.
"Terima kasih banyak untuk tumpangannya ya Pak. Maafkan saya karena selalu merepotkan."
Jenar hanya mengangguk pelan. Ucapan Wisnu sukses membuatnya tersadar bahwa selama dua kali, di saat dirinya berada di posisi seperti ini, Wisnu lah yang datang memberikan pertolongan. Entah ada maksud apa di balik ini semua. Namun dari dua kejadian ini, Wisnu seperti sosok malaikat penolong yang tiba-tiba hadir di saat ia perlukan.
"Sekali lagi saya ucapkan terima kasih Pak." Jenar menautkan pandangannya ke arah Citra yang dari raut wajahnya nampak sedang menahan rasa kantuk. "Kakak masuk dulu ya Sayang. Terima kasih banyak karena Citra sudah mengantar Kakak pulang."
"Sama-sama Kakak cantik. Lain hari gantian Kakak cantik yang main ke rumah papa ya. Tidak hanya main, kalau bisa Kakak cantik juga tidur di rumah papa, biar Citra bisa bobok sama Kakak cantik."
Lagi-lagi Jenar hanya dibuat terkikik geli oleh polah tingkah gadis kecil ini. Mendengar cicitan Citra yang seperti ini seakan semakin menegaskan bahwa gadis itu benar-benar merindukan kehadiran sosok seorang ibu.
__ADS_1
"InshaAllah ya Sayang. Kalau ada waktu, Kakak pasti akan main ke rumah Citra."
Citra mengangkat jari kelingkingnya. "Janji ya Kakak cantik?"
Jenar tersenyum simpul. Melihat wajah Citra yang terbingkai dengan rona penuh kebahagiaan, membuat hati gadis belia itu menghangat seketika. Ia pun ikut menautkan jari kelingkingnya. "Janji Sayang!"
.
.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Pendek dulu ya kak.. inshaAllah nanti tengah malam lanjut lagi.. hihihi☺☺
Terimakasih banyak sudah berkenan singgah ke cerita Duda Tampan Pemikat Hati ini ya kak.. jangan lupa untuk selalu meninggalkan jejak like juga komentar di setiap episodenya ya.. dan bagi yang punya kelebihan poin bolehlah kalau mau disumbangin ke author dengan klik gift atau jika memiliki vote yang masih belum terpakai bisa diberikan di sini... ☺☺
Salam Love, love, love❤❤❤
🌹Tetaplah yakin setiap cerita yang ditulis sepenuh hati, akan mendapatkan tempat di hati masing-masing para pembaca
__ADS_1