
Setelah kepergian savitri, Reina duduk di samping agnia yang seperti sedang memikirkan sesuatu.
" kenapa Bun ?" tanya Reina pada ibunya yang dari tadi hanya diam.
" sayang jika kita tetap di sini apa tidak apa apa ?" tanya agnia yang tidak boleh memikirkan diri sendiri.
" Reina akan ikuti apapun yang bunda putuskan, yang penting kita selalu bersama dimana pun kita berada " ucap Reina sambil memeluk ibunya.
" terima kasih sayang selalu mendukung bunda dan maaf karena bunda kamu jadi hidup seperti ini " ucap agnia yang sebenarnya merasa sangat bersalah dengan apa yang di alami Reina.
Lain halnya dengan Dava yang terlihat raut wajah kecewa di wajahnya yang kini baru saja sampai di rumahnya.
" kenapa sih anak bunda ? kok murung seperti ini ?" tanya Bu cahaya yang seperti nya bisa menebak jika putranya seperti ini karena Reina.
" Reina sudah keluar dari rumah sakit, dan Dava yakin jika Reina kembali ke rumah ayahnya " ucap Dava yang kini sudah duduk di samping ibunya.
Bu cahaya membelai punggung putranya yang sepertinya menganggap Reina lebih dari sekedar sahabat.
" tadi Reina sama Bundanya datang kesini setelah pulang dari rumah sakit " ucapan Bu cahaya sontak saja membuat Dava langsung menatap serius ke arah ibunya dan berharap ibunya tau dimana keberadaan Reina.
" jadi benar kan Reina dan bunda agnia pulang ke rumah ayahnya ? " tanya Dava yang masih menyimpulkan apa yang ada dalam pikiran nya.
" kamu salah " ucap Bu cahaya yang kini sudah duduk menyamping agar bisa menatap wajah putra bungsunya yang beranjak puber.
" maksud bunda ?" tanya Dava antusias.
" Reina masih tinggal di rumah kontrakan nya" ucap Bu cahaya yang kini bisa melihat wajah senang putranya.
" ya sudah Bun, Dava mau ke rumah Reina dulu" Ucap Dava yang langsung beranjak dari duduk nya tapi langsung di tahan oleh Bu cahaya.
" dengarkan bunda " ucap Bu cahaya yang kini sudah menarik Dava agar kembali duduk di sampingnya, Dava pun menatap wajah bundanya penuh dengan rasa penasaran yang tinggi tentang sahabat nya.
" Bu agnia memutuskan untuk pindah, tapi bunda ngga tau kemana mereka akan pindah dan kapan tepatnya mereka pindah "
__ADS_1
Jujur Dava tidak percaya dengan apa yang baru saja di sampaikan bundanya tentang Reina dan bunda agnia, tapi mungkin ini jalan yang terbaik untuk mereka atau lebih tepatnya untuk Reina dan juga bunda agnia.
" jadi menurut bunda kamu jangan ke sana dulu karena mungkin saja mereka sedang membereskan semua barang barang mereka" ucap Bu cahaya yang tidak ingin Dava mengganggu Reina dan bundanya.
" tapi Bun.. bagaimana jika nanti Reina malah pergi sebelum pamit sama Dava " ucap Dava yang masih bersikeras ingin pergi menemui Reina.
" mereka tidak akan kemana mana " ucap sultan yang tiba tiba saja datang yang tentu saja membuat Dava dan Bu cahaya bertanya tanya dari mana sultan tau kabar ini.
" dari mana om tau kalo Reina dan bundanya tidak jadi pindah " ucap Dava penasaran.
" ngga penting.. yang harus kamu tau jika Reina tidak jadi pindah tapi kamu harus ekstra menjaga Reina di sekolah karena tidak menutup kemungkin jika ayah nya akan kembali melakukan hal gila seperti kemarin " ucap sultan memperingatkan.
Bu cahaya hanya mengangguk sambil membelai punggung Dava agar dava tidak banyak bertanya lagi, dan hanya perlu mengikuti apa yang di ucapkan omnya.
" ya sudah Dava ke kamar dulu, Dava mau telpon Reina saja " ucap Dava yang sudah benar benar ingin mendengar suara Reina.
Setelah Dava menjauh Bu cahaya pun langsung mengintrogasi adiknya yang terlihat semakin ikut campur urusan rumah tangga orang lain.
" cerita sama mba dari mana kamu tau jika Reina dan agnia tidak jadi pindah " tanya Bu cahaya to the points.
" kamu ini kalo sudah suka sama wanita suka hilang akal " ucap Bu cahaya yang gemas dengan apa yang di lakukan adiknya, tapi sultan hanya tersenyum seolah apa yang di lakukannya tidak lah salah.
" sultan hanya mengikuti mereka agar sultan tenang meninggalkan mereka yang hanya hidup berdua " ucap sultan menjelaskan apa adanya.
" lalu ? sekarang mereka aman kan ?" tanya Bu cahaya malah penasaran.
" sekarang sudah aman, hanya saja tadi ada wanita yang sudah menunggu mereka di depan rumah kontrakan nya " ucap sultan.
" mba tidak bisa melarang jika kamu menyukai agnia dan menyayangi Reina, tapi mba harap kamu tidak melewati batasan karena bagaimana pun agnia masih lah istri sah dari suaminya " ucap Bu cahaya menasehati adik nya yang memang sudah tiga tahun menjadi duda.
" iya mba, sultan tau " ucap sultan sambil menatap wajah kakaknya.
" tapi jika waktunya sudah tiba dan status agnia sudah lepas dari suaminya, izinkan sultan untuk menikahinya " Bu cahaya tersenyum melihat sultan yang sudah mulai kembali membuka hatinya setelah luka yang sudah di torehkan mantan istrinya.
__ADS_1
Setelah menemui agnia, Savitri kembali ke rumahnya agar Haikal tidak mencurigai nya saat agnia memutuskan untuk meninggalkan nya.
" Vi.. " Haikal yang tidak bisa menemukan agnia pun memilih beristirahat di rumah Savitri.
" iya mas.." savitri langsung membuka pintu rumahnya saat tau Haikal yang datang ke rumahnya.
" apa kamu tau dimana agnia tinggal ?' tanya Haikal yang sebenarnya tidak terlalu banyak berharap jika savitri mengetahui dimana agnia berada.
" Vi tau.. kemarin Vi tidak sengaja melihat agnia yang baru saja keluar dari kontrakan nya " Haikal pun merasa lega karena merasa menemukan titik terang keberadaan agnia dan Reina.
" tapi Vi punya syarat sebelum Vi memberi tahu dimana agnia dan Reina tinggal " ucap Savitri yang tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang ada untuk bisa di akui sebagai istri sah Haikal.
" katakan " tanya Haikal tanpa pikir panjang sambil menatap ke arah Savitri.
" Vi ingin tinggal di rumah yang mas dan agnia tempati dulu " ucap savitri lancang.
Haikal tidak percaya jika savitri masih menginginkan untuk bisa tinggal di rumah nya bersama agnia dulu.
" apa tidak ada syarat lain selain yang kamu katakan tadi ?" tanya haikal yang tidak mungkin membiarkan savitri menempati rumahnya bersama Agnia dulu karena Haikal masih berharap agnia akan kembali memaafkan seperti sebelumnya.
" kalo tidak, nikahi savitri secara sah Dimata hukum " ucap savitri semakin berani, tapi savitri lupa siapa yang di hadapinya saat ini.
" KAMU SUDAH GILA ??" tanya Haikal yang memang tidak pernah ingin menikahi Savitri secara sah di mata negara.
" terserah.. semuanya ada di tangan mas, tapi mas harus ingat jika Agnia sudah bersiap untuk pindah dari kota ini "
" jadi sebelum semuanya terlambat sebaiknya mas putuskan sebelum agnia dan Reina benar benar pergi..
✍️✍️✍️ nah loh... Savitri sudah mulai menampakan belangnya😒😒, pilihan apa yang akan di ambil haikal agar bisa menemui agnia dn Reina 🤔🤔
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.
__ADS_1
Love you moreeeee 😍😍🌹