End Of Patience

End Of Patience
Naif...


__ADS_3

Sultan yang melupakan sesuatu pun memutuskan kembali pulang setelah mengantar Alan dan juga Reina ke sekolah, meski harus memutar balik tapi sultan tetap melakukannya karena apa yang iya lupakan adalah sesuatu yang sangat penting.


" KAMU SALAH " ucap sultan saat mendengar penuturan yang di sampaikan Nabila pada Agnia agar Agnia salah paham terhadap dirinya.


" kamu bukanlah cinta pertama ku, mungkin benar kamu istri pertama ku tapi kamu bukan cinta pertamaku " ucap sultan yang tak ingin Agnia salah paham terhadap dirinya


" mas.. ?" Agnia tidak percaya jika sultan kembali pulang ke rumahnya seperti yang iya perkirakan.


" jangan terlalu percaya dengan apa yang di sampaikan Nabila padamu " ucap sultan ya g tak ingin Agnia salah paham terhadapnya.


" tapi memang benarkan aku ini cinta pertamamu ?" ucap Nabila penuh kebanggaan.


" sebenarnya apa maksud kamu datang ke rumah ini ?" tanya sultan yang kini sudah ada di samping Agnia bahkan sambil merangkul pinggang Agnia di hadapan Nabila.


" aku ingin kembali padamu dan juga Alan " ucap Nabila yang sudah tidak tahan ingin kembali pada sultan.


" kenapa ? apa Arsy mengganggu mu lagi ?" tanya sultan yang berusaha tidak terpancing ucapan Nabila tapi Nabila hanya menggeleng karena memang sejak kejadian itu Arsy tidak pernah menemui nya lagi.


" lalu kenapa kamu mendadak ingin kembali ? setelah semua rasa kecewa yang kamu berikan selama ini ?" tanya sultan.


" aku menyesal dan aku tidak keberatan jika aku menjadi istri kedua kamu mas " ucap Nabila seperti yang pernah dulu iya ucapkan bahkan di saat sultan baru saja menikahi Agnia.


" apa kamu lupa dengan apa yang pernah aku ucapkan sama kamu satu bulan yang lalu tepatnya di depan pagar rumah ini saat kamu datang bersama dengan Alan dulu " ucap sultan mengingat kan Nabila.


" tapi mas apa salahnya jika suami memiliki istri lebih dari satu " ucap Nabila yang masih berusaha membujuk sultan karena kini dirinya sudah tak memiliki apapun lagi dan karena itu juga Nabila seperti mengemis pada sultan agar mau menerima dirinya.


" memang tidak salah jika suami memiliki istri lebih dari satu, tapi seorang istri berhak mengemukakan pendapat nya saat suami meminta izinnya untuk menikah lagi " ucap Agnia dengan suara yang terdengar sangat tegas.


" meski poligami adalah sesuatu yang di halalkan tapi menjalankannya tidak lah semudah teori yang di sampaikan maka dari itu bonus untuk istri yang menerima dengan lapang dada poligami itu hadiahnya adalah surga " ucap Agnia seperti sedang memberikan wejangan untuk Nabila.


" Agnia benar, poligami hanya bagi orang orang yang mampu, dan mas merasa tidak mampu dan mas juga tidak ingin menyakiti Agnia " ucap sultan yang tentu saja membuat Nabila sangat muak mendengar penjelasan dari Agnia.

__ADS_1


" asal kamu tau mba, aku berpisah dengan mantan suamiku karena dia menduakan ku dan aku pun pernah meminta pada mas sultan jika memang iya ingin kembali maka lepaskan aku " ucap Agnia sambil melihat ke arah sultan.


" kalian berdua pasangan yang naif, sok suci dan sok agamis " ucap Nabila yang kini sudah benar benar kehilangan harapan bisa hidup senang jika kembali menikah dengan sultan mantan suaminya.


Setelah kepergian Bu Nina, Haikal pun mencoba menghubungi Agnia dan berharap Agnia mau datang menemui dirinya.


" Nia angkat lah " ucap Haikal penuh harap.


" siapa sayang ?" tanya sultan yang masih memeluk Agnia meski dari samping.


" mas Haikal " ucap Agnia yang masih terdengar oleh Nabila.


" itu istri yang kamu banggakan mas ?" ucap Nabila yang sengaja menyiram di bensin di hati sultan.


Tapi siapa sangka jika sultan malah mengangkat sambungan telepon tepat di hadapan Agnia dan Nabila.


" halo, ada apa ?" tanya sultan saat sambungan itu masih tersambung.


" Reina akan datang ke rumah mu nanti setelah pulang sekolah " ucap sultan menjelaskan seperti yang di sampaikan Reina tadi sebelum berangkat sekolah.


" oh baiklah " setelah mengatakan itu Haikal menutup sambungan telepon nya dan itu terdengar jelas oleh Nabila.


" apa kamu puas ?" tanya sultan sambil melihat ke arah Nabila yang tadi sempat menuduh yang tidak tidak terhadap Agnia.


" mas harap ini terakhir kalinya kamu mengatakan hal seperti tadi pada Agnia, karena aku tidak akan pernah menduakan Agnia apapun yang terjadi " ucap sultan.


" Baiklah, tapi jika memang kamu berubah pikiran aku akan siap menunggu kamu selamanya " ucap Nabila tanpa rasa malu.


" ya itu akan terjadi setelah aku tiada nanti " ucap Agnia yang tak ingin di madu oleh siapapun baik itu Haikal ataupun sultan.


Setelah dirasa sultan dan Agnia tidak bisa di goyahkan Nabila memutuskan untuk pergi tapi saat hendak pergi Nabila mencium pipi sultan tepat di hadapan Agnia.

__ADS_1


" aku yakin sultan akan kembali padaku dan meninggalkan dirimu " ucap Nabila yang sengaja membuat Agnia cemburu sebelum dirinya pergi.


Agnia melebarkan matanya melihat Nabila yang begitu berani mencium suaminya sultan di hadapan dirinya sedangkan sultan terlihat panik saat merasa kecolongan dengan aksi yang di lakukan Nabila padanya.


" sayang, jangan marah " ucap sultan yang langsung mengelap pipinya hingga terlihat memerah bahkan mungkin bisa saja lecet jika Agnia tidak menghentikan dirinya.


" mas ngga tau jika Nabila akan melakukan itu " ucap sultan yang terlihat sangat bersalah pada Agnia.


cup.. Agnia mengecup pipi sultan tepat di tempat dimana Nabila meninggalkan jejaknya di pipi sultan.


" Agnia telah menghapusnya dan Agnia harap mas juga melupakan hal tadi " ucap Agnia yang sudah bisa menenangkan diri karena memang sultan tidak bersalah.


" tapi mas kenapa mas Haikal tiba tiba saja menanyakan Reina, padahal selama ini mas Haikal seperti telah melupakan jika dirinya memiliki seorang anak " ucap Agnia yang penasaran dengan Haikal.


" apa perlu kita datang ke sana juga, agar tau apa aku yang terjadi hingga membuat kamu sangat penasaran " ucap sultan sambil memasukan dompet yang tak sengaja tertinggal sebelum dirinya pergi meninggalkan Reina dan juga Alan.


" tidak perlu, biar kan saja Reina pergi dan kita coba berikan kepercayaan pada Reina dan kita lihat apa yang mas Haikal inginkan " ucap Agnia yang tak ingin sultan salah paham padanya.


" ya sudah mas berangkat ya, dan mas mau mengajukan cuti satu Minggu untuk bulan depan agar kita bisa pergi bulan madu dan juga program kehamilan " ucap sultan sambil sedikit meremas pepaya Bangkok Agnia.


" iya " ucap Agnia yang tak ingin membuat sultan kecewa setelah semua yang mereka hadapi baik dari Haikal maupun dari Nabila.


" dan mas harap setelah pulang dari sana kita bisa memberikan kabar baik untuk Alan dan Reina, biar mas yakin jika mas benar benar sehat "


✍️✍️✍️ apa harapan sultan akan terkabul dengan kehamilan Agnia ? atau kah sultan akan kembali kecewa dengan kenyataan yang harus iya terima ??


pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya


love you moreee 😘😘

__ADS_1


"


__ADS_2