
Sejak pertemuan pertamanya dan pertemuan dengan Bu Nina berakhir gagal membuat Haikal bertekad untuk bisa meluluhkan agnia dan menjadikan agnia istrinya karena ini pertama kalinya Haikal menggunakan hati pada seorang wanita.
" Bu.. bantu Haikal ya untuk bisa meyakinkan agnia " ucap Haikal setelah pertemuan tadi berakhir dengan rasa kecewa di hati Haikal.
Bu Nina yakin jika agnia bisa menjadikan Haikal laki laki yang lebih baik dari sebelumnya karena selama ini Haikal sering mempermainkan wanita.
" lalu apa yang harus ibu lakukan untuk membantu kamu agar bisa mendapatkan agnia ?" tanya Bu Nina yang akan melakukan apapun untuk kebahagiaan putranya dan berharap agnia bisa merubah haikal menjadi laki laki yang bertanggung jawab.
" Haikal juga tidak tau Bu karena agnia seperti nya bukan wanita yang mudah di bujuk dengan harta " ucap Haikal.
" ya sudah kamu tenang saja, besok ibu coba temui agnia di cafe " ucap Bu Nina yang bisa melihat keseriusan di wajah haikal yang ingin mendapatkan agnia.
Butuh setengah tahun bagi Haikal dan Bu Nina meyakinkan agnia agar mau menerima Haikal bahkan bersedia di nikahi oleh haikal, itu pun karena Bu Nina yang terus saja membujuk agnia agar mau membantunya merubah haikal menjadi laki laki yang lebih baik lagi.
" sayang.. terimakasih ya sudah mau menerima Haikal untuk menjadi suami kamu " ucap Bu Nina yang memang sangat menyukai Agnia yang tidak mudah di taklukkan oleh Haikal bahkan agnia begitu menjaga diri dari lawan jenis.
" kamu tau sayang, semenjak Haikal kenal sama kamu Haikal menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan ibu yakin jika kamu akan bisa menuntun Haikal menjadi manusia yang lebih baik lagi " ucap Bu Nina sambil menggenggam tangan Agnia yang sebentar lagi menjadi istri Haikal.
" agnia akan selalu berusaha menjadi istri dan ibu yang baik bagi mas Haikal dan anak kami kelak " ucap agnia yang memang seorang yatim piatu.
" dan mungkin agnia akan menyerah saat mas Haikal sendiri yang meminta agnia pergi " ucap agnia menggunakan bahasa kiasan.
" maksud kamu gimana sayang ?" tanya Bu Nina.
" agnia akan pergi meninggalkan mas haikal jika mas Haikal memilih wanita lain dan membawanya hingga sampai ke rumah yang agnia tempati " ucap agnia menjelaskan.
flashback off
deggg
Haikal baru mengingat apa yang di sampaikan Bu Nina saat dulu dimana Haikal baru saja menikahi agnia.
" kenapa aku sampai lupa akan hal itu ?" tanya Haikal pada dirinya sendiri.
__ADS_1
Haikal baru mengingat kesalahan fatalnya yang membuat agnia mundur dan tak ingin kembali padanya lagi, saat dimana Haikal membawa savitri ke dalam rumahnya sampai akhirnya haikal pun menampar agnia untuk pertama kalinya dalam rumah tangga mereka.
" harus bagaimana mas meminta maaf dan agar kamu mau kembali sayang " ucap Haikal yang kini sudah memegang foto pernikahan nya dengan agnia 15 tahun lalu.
Lelah dengan pemikiran nya dan rasa sesalnya Haikal pun tertidur dengan memeluk foto pernikahan nya.
Sedangkan di rumah kontrakan agnia baru saja terjaga karena semenjak dirinya benar benar bertekad lepas dari haikal, agnia tidak hanya bekerja di sebuah cafe tapi juga membuat kue untuk iya jual secara online.
" Bun.. " Reina yang melihat ibu nya sudah bangun saat jam masih menunjukkan pukul tiga pagi membuat Reina semakin heran.
" kok udah bangun? tidur lagi sana masih malam " ucap agnia sambil mendorong Reina agar kembali tertidur tapi Reina menggeleng dan kembali terduduk sambil melihat ke arah agnia.
" bunda mau apa ?" tanya Reina penasaran.
" bunda mau buat kue, Alhamdulillah hari ini ada banyak pesanan kue yang harus bunda buat sebelum bunda berangkat kerja " ucap agnia yang sebenarnya tak ingin menceritakan semua kesulitan nya pada Reina.
Reina langsung memeluk bundanya yang harus berjuang seorang diri demi prinsip yang iya pegang, sungguh Reina ingin sekali bisa kembali tinggal dengan agnia tapi saat teringat ucapan ayahnya yang akan memindahkan sekolah nya membuat Reina harus memendam semua keinginan nya.
" jadi Reina hanya perlu sekolah yang rajin dan ikuti apa yang ayah inginkan untuk Reina" ucap agnia yang tau ancaman yangdi berikan haikal pada putrinya.
" bunda yakin jika suatu saat kita pasti bisa sama sama lagi " ucap agnia sambil mencium kening Reina sebelum dirinya bangkit menuju dapur untuk menyiapkan semuanya.
" Reina janji akan menjadi wanita mandiri yang kelak akan bisa membantu bunda, Reina janji Bun " ucap Reina sambil melihat punggung agnia yang perlahan menghilang menuju dapur tentunya🤭
Semenjak saat itu Reina berjuang dengan caranya dan agnia pun berjuang dengan caranya sendiri, meski jatuh bangun harus dua wanita itu hadapi tapi tak membuat mereka menyerah.
" permisi " ucap seorang laki laki seperti seorang kurir pengantar paket yang datang ke rumah Haikal pagi pagi sekali.
" iya ada apa ya ?" tanya Bu Nina yang tidak merasa memesan paket.
" surat panggilan dari pengadilan " ucap laki laki tersebut yang ternyata memang seorang kurir.
" surat panggilan dari pengadilan ?" ucap ulang Bu Nina yang tak percaya jika Agnia kini benar benar membuktikan ucapannya yang akan menggugat cerai Haikal sembari menerima surat tersebut.
__ADS_1
" siapa Bu ?" tanya haikal yang baru saja akan berangkat kerja.
" surat panggilan dari pengadilan " ucap Bu Nina sambil menyerahkan amplop tersebut ke tangan Haikal yang terpaku di hadapan ibunya.
" jadi kamu sudah benar benar menyerah sayang " ucap Bu Nina yang kembali mengingat ucapan agnia 15 tahun lalu.
" apa ibu tidak bisa membujuk agnia lagi Bu " ucap Haikal yang sudah berusaha membujuk agnia agar mau kembali padanya.
" biarkan bunda bahagia yah " ucap Reina yang baru saja selesai sarapan karena hari ini Reina sedang libur sekolah.
" apa kamu tidak ingin kita kembali menjadi keluarga yang utuh ?" tanya Haikal yang berharap Reina bisa menghentikan agnia dan mau mencabut gugatan nya.
" Reina hanya ingin bunda bahagia, dan jika dengan berpisah dari ayah bisa membuat bunda bahagia maka Reina akan mendukung keinginan bunda " ucap Reina yang sudah tidak respek dengan ayahnya sendiri.
" harusnya sebagai seorang anak kamu bisa mempersatukan kami bukan malah mendukung perceraian ini " ucap Haikal yang malah terbawa emosi dan berbalik menyalahkan Reina.
" apa ayah sadar sudah berapa kali bunda memberikan kesempatan untuk ayah agar bisa berubah dan menjadi suami dan ayah yang baik untuk kami " ucap Reina lantang dan terlihat berani.
" bahkan ayah rela membawa wanita itu kerumah kita dan menampar bunda di hadapan wanita itu !!" ucap Reina yang mengeluarkan rasa kecewanya terhadap Haikal selama ini.
" CUKUP " Haikal yang tak terima dengan semua yang di ucapkan Reina pun tanpa sadar sudah mengangkat tangannya.
" tampar yah jika itu bisa membuat ayah lega " ucap Reina yang semakin berani pada Haikal.
" sekarang Reina yakin jika keputusan bunda..
✍️✍️✍️adalah manusiawi jika dalam keadaan terjepit dan terjebak kita mencari kambing hitam untuk melempar kesalahan yang kita perbuat. seperti yang haikal lakukan pada Reina, apa yang akan haikal lakukan untuk menghentikan agnia ?🤔🤔
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.
Love you moreeeee 😍😍🌹
__ADS_1