End Of Patience

End Of Patience
Membuka Luka Lama...


__ADS_3

Dava tak sengaja bertemu dengan laki laki paruh baya yang biasa iya sebut om saat pulang sekolah bersama Reina satu Minggu lalu, dan sejak saat itu laki laki paruh baya itu terus mencoba menemui Dava meski Dava mencoba menghindari nya.


" jika kamu masih belum percaya, kita temui Bunda mu biar bunda kamu sendiri yang menjelaskan semuanya " ucap laki laki paruh baya itu yang hanya ingin Dava percaya dan mau mengakuinya sebagai ayahnya.


" baiklah, tapi beri Dava waktu untuk memberitahu bunda jika Dava bertemu dengan om lagi " ucap Dava yang tak ingin ibunya kecewa.


" kenapa ? Toh tidak akan ada bedanya nanti dan sekarang " ucap laki laki itu yang tak ingin menunggu lebih lama lagi.


Dava ragu saat ingin menyetujui permintaan laki laki tersebut tapi benar yang di katakan laki laki itu, untuk apa menunggu nanti jika sekarang bisa di lakukan.


" baiklah, kita akan menemui bunda malam ini, tapi Dava akan menghubungi om sultan untuk mendampingi bunda " ucap Dava yang tak ingin terjadi sesuatu pada ibu nya.


" ayah .. ah iya maaf om setuju " ucap laki laki tadi yang langsung merubah panggilannya saat melihat tatapan Dava yang kembali tak bersahabat.


Dava dan laki laki paruh baya itu pun meninggalkan taman karena hari sudah mulai malam, tak lupa dalam perjalanan menuju rumah Dava tetap menghubungi sultan.


" halo om " ucap Dava saat sambungan teleponnya sudah di angkat oleh sultan yang baru saja akan makan malam bersama dengan Agnia dan juga Reina.


" halo Dava.. Kamu dimana ?" tanya sultan yang sudah tau jika kakaknya sedang mencari Dava dari Reina.


" om bisa datang ke rumah sekarang ? Ada yang ingin bertemu dengan bunda dan Dava tidak mau terjadi sesuatu pada bunda " ucap Dava yang terdengar sangat khawatir.


" siapa ?" tanya sultan sambil melihat ke arah Agnia yang terlihat sangat cantik dan segar saat sedang menyiapkan makan malam untuk mereka bertiga.


" nanti juga om akan tau, tapi Dava minta om datang " ucap Dava


" baiklah om akan datang, kamu tidak perlu khawatir " ucap sultan yang tak ingin mendengar suara khawatir Dava.


" makasih om, Dava tutup dulu " ucap Dava yang langsung menutup sambungan telepon saat sudah mendengar jawaban dari om sultan.

__ADS_1


Agnia langsung bertanya saat sambungan telepon nya sudah tertutup dan sultan sudah meletakkan handphone nya di samping piring makan miliknya.


" Dava dimana mas ?" tanya Agnia yang langsung di sambung pertanyaan dari Reina.


" Dava baik baik saja kan yah ?" tanya Reina yang sangat berharap jika Dava baik baik saja.


" yang ayah dengar suara Dava terdengar sangat khawatir, jadi setelah makan malam kita akan ke rumah kak cahaya untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi " ucap sultan.


Agnia langsung menyiapkan makanan yang akan suaminya makan, sultan yang hanya mendapat perlakukan seperti itu dari Agnia pun merasa sangat bersyukur bisa menikahi wanita yang begitu baik dan betapa bodohnya Haikal yang malah menyia nyiakan wanita sebaik Agnia.


Seperti apa yang di jelaskan sultan jika setelah makan malam keluarga sultan akan datang ke rumah Bu cahaya untuk melihat siapa orang yang di sebut Dava.


" yah, memang kira kira siapa yang datang ke rumah Bunda cahaya ?" tanya Reina dalam perjalanan.


" ayah ngga tau, tapi yang ayah dengar orang tersebut membuat Dava mengkhawatirkan bundanya.


' apa karena ini sikap kamu jadi berubah dan seolah menjauh dari ku dan bunda " ucap Reina dalam hati sambil melihat ke jendela mobil dimana di luar mobil sedang gerimis.


" aamiin " jawab serempak semua yang ada di dalam mobil, dan tak butuh waktu lama sultan dan yang lainnya baru saja tiba di rumah Bu cahaya dimana di depan rumah Bu cahaya kini ada mobil yang dirasa sultan mengenalinya tapi dimana, sultan sendiri lupa dimana iya melihat mobil ini.


" Apa kamu percaya dengan yang laki laki ini ucapkan ?" tanya Bu cahaya yang tak sengaja terdengar oleh sultan saat akan mengucapkan salam sebelum masuk ke dalam rumah.


Degg


' suara itu ' sultan yang merasa mengenali suara itu langsung masuk ke dalam rumah untuk memastikan siapa yang sedang ribut dengan kakaknya.


" SEDANG APA KAMU DI RUMAH INI " tanya sultan dengan suara yang sangat menggelegar saat menyadari jika suara dan mobil 6abg iya rasa mengenalinya adalah laki laki yang pernah menorehkan luka di hati kakaknya.


" aku hanya ingin menemui anakku sendiri, apa aku salah ?" tanya laki laki tersebut yang ternyata adalah Bian Aditya.

__ADS_1


" siapa yang kamu sebut anak ?" tanya sultan yang tak terima dengan ucapan Bian.


" entah kamu mau mengakuinya atau tidak tapi Dava tetaplah anakku, darah dagingku " ucap Bian yang masih tetap pada pendirinya yang ingin di akui sebagai ayah dari Dava.


Dava terus menatap Bu cahaya yang kini sedang berusaha di tenangkan oleh Agnia yang merasa terpuruk dengan kedatangan laki laki yang menurutnya hanya bisa memberikan luka di hatinya selama ini.


" Bun.. Jika memang dia bukan ayah Dava, bicara yang lantang jangan takut " ucap Dava yang kini sudah berada di hadapan Bu cahaya.


" dia tidak akan mungkin berani mengungkapkan semuanya karena iya tak mau di cap buruk oleh putranya sendiri yang dengan sengaja menjauhkan putranya dengan ayah kandungnya " ucap Bian yang masih mencoba memancing Bu cahaya agar mau mengakui dirinya yang memang benar ayah dari Dava.


" DIAM, BUNDA TIDAK AKAN MUNGKIN SEPERTI YANG KAMU TUDUHKAN SELAMA INI " teriak Dava yang tak terima Bundanya terus di pojokan oleh laki laki yang mengaku sebagai ayahnya.


" kak... mungkin ini saatnya kakak menjelaskan yang sebenarnya terjadi pada Dava " ucap sultan yang kini sudah berdiri di dekat Bu cahaya yang masih menangis dalam pelukan Agnia.


" mungkin ini saatnya kakak menjelaskan semuanya pada Dava agar tidak ada lagi kesalah paham yang malah membuat kakak kehilangan Dava " ucap sultan dengan suara yang sangat lembut.


" sultan benar Aya, Dava berhak tau siapa ayah kandungnya yang sebenarnya " ucap Bian.


Bu cahaya mencoba mengangkat wajahnya untuk melihat semua orang ada di sana, hingga tatapannya tertuju pada Dava dan Bian, bahkan Dava memang terlihat sangat mirip dengan Bian.


" sebenarnya apa yang kamu inginkan dengan kembali hadir dalam kehidupan ku " ucap Bu cahaya yang kini sudah maju tepat di hadapan Bian.


" apa kamu ingin mengambil Dava dariku ? Atau kamu ingin kembali menghancurkan hidupku seperti yang pernah kamu lakukan enam belas tahun lalu ?


" KATAKAN APA MAUMU SEBENARNYA ??"


✍️✍️✍️ sebenarnya apa yang terjadi pada Bu cahaya dulu dan siapa sebenarnya Bian Aditya ? Dan kenapa Bian baru muncul setelah sekian lama ?


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya

__ADS_1


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya


Love you moreee 😘😘😘


__ADS_2