
Alan yang tau jika ayah dan bundanya sedang berada di kamar sengaja menunggu Reina adik nya di teras rumah sambil membaca buku yang selalu menjadi temannya akhir akhir ini.
Hingga kedatangan Dava dan Reina menyadarkannya dari keasikannya membaca buku, tapi pertanyaan Dava yang menanyakan perasaanya dan perubahan sikapnya membuat Alan terdiam sambil menatap ke arah Dava yang sedang menunggu jawaban darinya.
" entah lah aku sendiri tidak tau apa yang aku rasakan, hanya saja satu yang aku minta sama kamu " ucap Alan yang tidak mungkin mengakui semua perasaanya yang pasti akan merusak hubungannya nanti dengan Reina.
" jangan pernah menyakitinya dan jika memang kamu sudah tidak menyukainya nanti bilang padaku agar Reina tidak terlalu bersedih nanti " ucap Alan yang memang terdengar tulus saat mengatakan itu.
Mendengar ucapan Alan membuat Dava mengerti jika Alan memang memiliki perasaan pada Reina tapi Alan akan melakukan apapun demi kebahagiaan Reina.
" aku janji tidak akan pernah menyakitinya " ucap Dava penuh keyakinan, Alan pun mencoba tersenyum demi meyakinkan Dava jika dirinya memang merelakan Reina untuk Dava.
Lain halnya dengan kondisi rumah tangga Haikal dan Savitri yang semakin hari semakin hancur hanya saling menyakiti satu sama lain dan membuat Savitri semakin ingin berpisah dari Haikal dan menyalahkan Agnia karena Haikal masih sering membandingkan Agnia dengan dirinya.
" jika terus seperti ini lebih baik kita berpisah agar mas bisa terus berharap Agnia kembali sama mas " ucap Savitri yang merasa lelah dengan apa yang Haikal ucapkan jika mereka sedang bertengkar.
" andai itu bisa terjadi " ucap Haikal yang masih terdengar oleh Savitri.
Dengan sangat kesal Savitri langsung menghubungi Agnia yang ternyata langsung di angkat oleh Agnia.
" halo " sapa Agnia saat mengangkat sambungan telepon dari nomor yang Agnia rasa dari Savitri karena nomor ini juga pernah mengirim pesan padanya.
" halo Agnia, aku Savitri " ucap Savitri yang sengaja me loud speaker handphone nya agar Haikal bisa mendengar pembicaraan dirinya dengan Agnia.
" ya " jawab Agnia singkat yang sama sengaja me load speaker handphone nya agar sultan juga mendengar apa yang di bicarakan Savitri padanya.
" apa kamu tau jika Haikal masih belum benar benar move on dari mu ? " ucap Savitri dengan nada bertanya pada Agnia tapi malah membuat Agnia bingung dengan apa yang di sampaikan Savitri padanya.
" jujur aku tidak paham dengan apa yang kamu sampaikan ?" ucap Agnia apa adanya.
__ADS_1
" Haikal terus membandingkan aku dengan kamu padahal jelas jelas yang haikal nikahi adalah aku bukan kamu yang jelas jelas berbeda dari segi fisik maupun pribadinya " ucap Savitri dengan nada penuh emosi.
" tolong kamu bicara pada mas Haikal agar dia tidak terus membandingkan aku dengan kamu "
tapi siapa sangka setelah mengatakan itu sambungan telepon terputus sepihak dari Savitri.
" mas !! kenapa kamu mematikan sambungan telepon nya ? Apa kamu malu Agnia tau jika kamu masih berharap padanya yang jelas jelas sudah move on dari kamu ? Ucap Savitri dengan pandangan yang tak bersahabat pada Haikal suaminya seolah hilang rasa hormat dalam diri Savitri untuk suaminya Haikal.
" jika memang kamu tidak bisa menerima aku, lebih baik kamu lepaskan aku " ucap Savitri yang sudah benar benar tidak kuat berumah tangga dengan haikal laki laki yang pernah iya cintai dan yang pernah ingin iya miliki sepenuhnya hingga membuatnya ingin merebut Haikal dari Agnia.
" dan jika kamu takut aku akan melukai Agnia jika kita berpisah nanti, aku janji tidak akan pernah menyentuh Agnia bahkan seujung kukunya pun " ucap Savitri berapi api.
Setelah mengatakan itu Savitri pun berbalik hendak keluar dari kamarnya bersama Haikal, tapi siapa sangka Haikal langsung memeluk Savitri dari belakang seolah tersadar jika apa yang dilakukannya selama ini pada Savitri itu salah.
" maaf " ucap Haikal yang semakin erat memeluk Savitri yang terus saja berontak dari pelukannya.
" mas minta maaf "
" harus nya mas mengerti jika mau juga berusaha menjadi apa yang mas mau "
" dan mas berusaha mewujudkan apa yang kamu inginkan, bukan malah membandingkan kamu dengan Agnia " ucap Haikal yang membuat Savitri tak bisa membendung air matanya.
Suara Isak tangis Savitri pun terdengar oleh Haikal yang langsung membalikan tubuh Savitri agar mau menghadap padanya.
" maafkan mas " ucap Haikal sambil menghapus air mata Savitri yang membasahi pipi nya.
" mas akan berusaha untuk tidak melakukannya lagi " ucap Haikal sambil terus menghapus air mata yang tak ingin berhenti mengalir.
" doakan mas, agar mas bisa lebih baik lagi dan agar mas bisa mencukupi semua kebutuhan kamu dan juga Adam " mendengar ucapan Haikal membuat Savitri langsung memeluk Haikal laki laki yang begitu di rindukan Savitri.
__ADS_1
" mas tau, tubuh kita memang dekat tapi Vi merasa ada jarak yang cukup jauh yang membentang di antara kita " ucap Savitri dalam pelukan Haikal.
" maaf, mas tau jika mas sudah membuat kamu terluka selama ini tapi mas janji kedepannya akan menjadi suami dan ayah yang baik untuk kamu dan juga Adam " ucap Haikal di akhiri kecupan di kening Savitri.
Sedangkan Agnia kini sudah meletakan handphone nya tapi yang membuat Agnia tidak mengerti dengan sikap sultan yang tersenyum misterius pada Agnia.
" mas kenapa ?" tanya Agnia sedikit heran dengan sikap sultan setelah mendengar percakapan dirinya dengan Savitri.
" entah mas harus bangga atau mas harus takut " ucap sultan sengaja menjeda ucapannya yang membuat Agnia penasaran dengan maksud ucapan suaminya.
" maksud mas apa ?" tanya Agnia menatap serius pada suaminya.
" istri mas masih di harapkan oleh mantan suami" Agnia langsung menutup mulut sultan agar tak meneruskan ucapan nya yang menurut Agnia bukan sesuatu yang patut di banggakan.
" Agnia ngga mau mas mengatakan itu lagi, karena Agnia tidak butuh cinta laki laki lain karena cinta dan sayang mas sudah sangat cukup untuk Agnia " ucap Agnia yang tentu membuat sultan tersenyum bangga dengan semua yang di sampaikan Agnia untuknya.
" Haikal pasti sangat menyesal melepaskan wanita sebaik dan setulus kamu apa lagi ada satu bonus yang tak di miliki wanita manapun di dunia ini selain kamu " ucap sultan yang sudah menarik Agnia dan melingkarkan tangannya di pinggang Agnia yang tentu saja membuat dada Agnia bergemuruh.
" inerbeaty kamu bukan hanya terpancar dari dalam tapi wajah kamu sungguh membuat mas ngga akan pernah bisa berpaling "
" I love you my wife, I love you more and forever.."
✍️✍️✍️ ya... Tamat deh....
Eh tapi tamatin ngga yah ??? 🤔🤔🤔 menurut kalian tamat apa lanjut ?🤔🤔🤔
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya
__ADS_1
Love you moreee 😘😘😘