End Of Patience

End Of Patience
Cara Sultan


__ADS_3

Bu Nina merasa sangat senang karena Agnia masih mau memenuhi permintaan nya untuk datang ke rumahnya setelah keluar dari rumah sakit.


" halo Nia bagaimana keadaan kamu sekarang ?" tanya Bu Nina setelah memeluk Agnia yang kini jauh lebih segar dari terakhir mereka bertemu.


" Alhamdulillah Agnia sudah lebih baik Bu " ucap Agnia setelah membalas pelukan mantan ibu mertua nya.


Bu Nina juga memeluk Reina cucu perempuan nya yang sudah lumayan lama tidak iya temui.


" terima kasih nak karena sudah mengijinkan Agnia dan Reina datang berkunjung ke rumah ibu" ucap Bu Nina yang merasa sangat berterima kasih pada sultan.


" jangan seperti ini Bu, jika ibu masih menganggap Agnia putri ibu kenapa tidak juga menganggap sultan sebagai putra ibu yang lain " ucap sultan tulus.


" ayah mana nek ?" tanya Reina yang tidak melihat ayahnya atau pun adik tirinya.


" ayah mu ada di kamar dan Adam ada di kamar nenek, dia baru saja tertidur " ucap Bu Nina.


" Bu, sebenarnya ada apa ?" tanya Agnia yang tau jika ada yang ingin di sampaikan Bu Nina padanya dan hal itu tidak bisa di bicarakan lewat sambungan telepon nya.


Bu Nina menarik nafasnya begitu dalam seolah paru parunya membutuhkan banyak udara saat akan menyampaikan sesuatu pada Agnia.


" ini mengenai Haikal " ucap Bu Nina yang baru saja membuka suaranya, sedangkan Reina yang juga masih ada di sana pun kini sudah terduduk di samping Agnia.


" ada apa dengan mas Haikal ? Apa kondisi mas Haikal tidak baik baik saja ?" tanya Agnia mulai menebak nebak.


" kamu benar, Haikal tidak baik baik saja " ucap Bu Nina yang sudah mulai menitikkan airmata nya dan kini agnia yakin jika ada hal yang sangat serius yang terjadi pada mantan suaminya ayah dari putri satu satunya.


" ayah kenapa nek ?" tanya Reina yang kini juga sudah menitikkan air mata nya.


" Haikal seperti kehilangan semangatnya untuk melanjutkan hidup " ucap Bu Nina dengan suara yang sudah mulai serak karena tangis yang tertahan.


" Haikal lebih banyak mengurung diri bahkan Haikal tidak mau mengisi perutnya setelah kepulangan nya dari rumah sakit saat menjenguk kamu " ucap Bu Nina apa adanya.

__ADS_1


Agnia langsung menatap ke arah Reina lalu beralih ke arah suaminya sultan dan tak lama tatapannya kembali terarah pada Bu Nina.


" jadi ibu harap kamu bisa berbicara pada Haikal motivasi dia untuk bangkit dan semangat untuk sembuh " ucap Bu Nina yang terlihat sangat berharap pada Agnia.


" dari mana ibu yakin jika mas Haikal akan menuruti apa yang Agnia ucapkan ?" tanya Agnia.


" karena Haikal sedang menghukum dirinya yang telah mengkhianati mu hingga membuat kamu tidak ingin kembali padanya "


Degg


Agnia tidak percaya jika Haikal akan menjadi seperti ini hanya karena dirinya menolak kembali, tapi Agnia yakin jika bukan hanya karena itu juga Haikal menjadi seperti ini.


Sultan yang tau jika Agnia tidak nyaman dengan apa yang di ucapkan Bu Nina pun memberikan kenyamanan pada Agnia dengan menggenggam tangan kanan Agnia.


" apa boleh saya saja yang bertemu dengan Haikal " ucap sultan yang tentu saja membuat Agnia langsung menatap padanya.


" mas tau apa yang harus mas ucapkan pada Haikal agar Haikal bisa bangkit dari rasa bersalahnya dan dari rasa tidak percaya dirinya dengan kondisinya yang masih belum bisa berjalan " ucap sultan yang tau jika Agnia tidak yakin padanya.


" saya tidak bisa berjanji tapi saya akan berusaha membuat Haikal kembali sadar jika masih banyak yang harus di perjuangkan dari pada di sesali " ucap sultan membuat bu Nina terharu dengan kebaikan suami baru Agnia.


Bu Nina pun mengantarkan sultan ke kamar Haikal, sedangkan Agnia dan Reina hanya bisa berdoa semoga sultan berhasil membuat Haikal kembali bersemangat.


" Boleh saya masuk ?" tanya sultan sebelum memasuki kamar Haikal, tapi Haikal tidak memberikan jawaban bahkan tatapannya pun terlihat kosong.


" apa kamu tau siapa aku ?" tanya sultan setelah duduk di hadapan Haikal yang masih tak merespon apa yang di ucapkan sultan.


" aku tau kamu mendengar semua yang ku ucapkan, dan jika memang kamu tidak ingin bicara baiklah tapi dengarkan apa yang akan aku katakan padamu " ucap sultan yang sangat yakin jika Haikal masih bisa mendengar apa yang di ucapkan dengan sangat jelas.


" apa kamu pikir dengan melakukan hal seperti ini bisa membuat Agnia kembali padamu ?"


" kamu salah, karena Agnia itu wanita yang sangat kuat jadi dia tidak membutuhkan laki laki lemah seperti mu " ucap sultan yang mulai mendapat perhatian dari Haikal meski hanya dari nafas Haikal yang mulai menderu yang mungkin saja menahan rasa marah yang mulai menguasai hatinya.

__ADS_1


" sekarang Agnia adalah istriku tapi Reina tetaplah putrimu sampai kapanpun meski Reina tinggal bersama kami tapi dia tetap putrimu dan kamu masih memiliki tanggung jawab atas Reina" ucap sultan yang lagi lagi mendapat respon dari Haikal melalui tatapan mata yang mulai menajam.


" apa kamu pikir dengan kamu melakukan hal ini akan membuatku mundur dan menyerahkan Agnia padamu ? laki laki yang hanya bisa banyak drama dalam hidupnya tanpa memperdulikan kebahagiaan orang lain "


" jika memang aku salah maka jawab apa yang aku ucapkan " ucap sultan terus memancing Haikal.


" tapi satu yang harus kamu ingat, aku tidak merebut Agnia dari mu tapi aku menikahinya setelah Agnia bebas dari mu " ucap sultan yang kini benar benar berhasil menyadarkan Haikal.


" TAPI KAMU YANG MEMBUATKU KEHILANGAN KESEMPATAN AGAR BISA KEMBALI DENGAN AGNIA " teriak Haikal yang tanpa di sadari kini Haikal sudah bisa berdiri dengan sempurna dengan kakinya sendiri.


" apa kamu yakin jika aku yang membuat kamu kehilangan kesempatan untuk kembali dengan Agnia ?" tanya sultan yang pura pura tidak menyadari jika Haikal kini sudah bisa berdiri.


" YA KARENA KAMU " bentak Haikal yang kini sudah memancing Agnia Bu Nina dan Reina untuk melihat apa yang terjadi di kamar Haikal.


" ayah.. "


" Haikal kamu bisa berdiri nak ?" tanya Bu Nina yang merasa sangat bersyukur Haikal sudah bisa berdiri lagi.


" mas ? Kamu sudah bisa berdiri ?" tanya Agnia yang juga tidak percaya jika Haikal sudah bisa berdiri sendiri.


" jadi selama ini kamu berpura pura ?" Tanya sultan yang kini yakin jika Haikal hanya melakukan drama agar bisa Agnia iba dan mau kembali padanya.


" apa mas ? Mas Haikal pura pura ?" tanya Agnia pada sultan.


" ibu yakin Haikal tidak akan mungkin melakukan itu ? Benar kan Haikal ? "


✍️✍️✍️ apa Haikal seperti yang di tuduhkan sultan Jika dirinya hanya berpura pura ? 🤔🤔 dan apa Haikal akan mengakui jika dirinya hanya berpura pura ?😤😤


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya

__ADS_1


Love you moreee 😘😘😘


__ADS_2