
Meski Alan tidak tau apa yang ingin di sampaikan ibu sambungnya tapi Alan tetap datang dan berharap jika Agnia mau memaafkan ibunya jika perlu Alan akan menukar kebebasan nya dengan kebebasan ibu nya.
tok tok tok
" Bun.. Yah " sapa Alan yang masih terlihat sedih dan Agnia bisa melihat hal itu di wajah Alan.
" halo Alan, ayo masuk " ucap sultan yang masih sayang pada Alan meski sultan sadar jika dirinya dan Alan tidak terkait hubungan apapun.
" Bun.. bagaimana kabar bunda ?" tanya Alan sambil mencium tangan Agnia..
" bunda baik, dan bunda bersyukur melihat Alan yang terlihat tegar setelah apa yang terjadi pagi tadi " ucap Agnia yang tentu saja membuat Alan mengangkat wajahnya menatap ke arah Agnia dan juga sultan.
" bunda tau jika mama Nabila yang menyuruh seseorang untuk membunuh Bunda " ucap Agnia yang malah membuat Alan kembali menundukkan wajahnya tak berani melihat ke arah agnia.
" Bunda sudah memaafkan mama mu " ucap Agnia yang langsung saja mendapat tatapan tajam dari sultan suaminya dan tatapan tak percaya dari Alan.
" ya.. Bunda sudah memaafkan mamamu, tapi hukum harus tetap di tegakkan agar mamamu bisa berpikir jauh ke depan sebelum melakukan apapun " ucap Agnia yang tentu saja membuat sultan lega dengan apa yang di putuskan Agnia.
" apa Alan akan marah jika bunda tetap menghukum mamamu agar bisa mempertanggungjawabkan semuanya ?" tanya Agnia sambil menatap ke arah Alan.
" Alan tau dan sadar jika mama salah dalam hal ini, andai Alan boleh memohon Alan ingin Bunda memaafkan mama " ucap Alan.
" tapi jika bunda secepat itu memaafkan mama maka mama tidak akan jera " ucap Alan yang hanya ingin mamanya bisa menjadi pribadi yang lebih baik setelah nanti keluar dari penjara.
" apa kamu yakin ? " tanya Agnia yang hanya ingin memastikan jika Alan akan baik baik saja jika ibunya di penjara.
" Alan yakin karena Alan sayang sama mama " ucap Alan yang langsung di sambut pelukan dari Agnia dan sultan pun ikut bergabung memeluk anak dan istrinya.
" apa Reina sudah di lupakan ?" tanya Reina yang baru saja datang bersama dengan Dava.
" tidak sayang, kemari lah " ucap sultan sambil merentangkan tangannya agar Reina dan Dava ikut bergabung dalam pelukan mereka.
__ADS_1
Semenjak pertemuan nya dengan Agnia, Haikal semakin menutup diri bahkan Bu Nina sibuk dengan Adam dan juga Haikal yang benar benar kehilangan semangatnya untuk sembuh.
" Haikal, mau sampai kapan kamu seperti ini ?" tanya Bu Nina yang merasa kasihan dengan Haikal yang seperti sedang menghukum dirinya sendiri.
" biarkan Haikal seperti ini Bu " ucap Haikal tanpa melihat ke arah ibunya yang semakin khawatir dengan kondisi Haikal.
" apa kamu tidak kasihan dengan Adam ?" tanya Bu Nina yang matanya sudah berkaca kaca tapi Haikal hanya melihat sekilas ke arah Adam dan tak lama Haikal kembali ke tatapan awalnya.
Tak ingin anaknya larut dalam kesendirian dan dunia nya, Bu Nina memutuskan untuk menghubungi Agnia dan berharap Agnia bisa membantu Haikal memberikan motivasi agar bisa kembali ke sedia kala.
" halo Nia, bagaimana kondisi kamu saat ini ?" tanya Bu Nina yang harus tau kondisi Agnia saat ini agar iya yakin jika waktu nya pas untuk meminta bantuan Agnia dan juga sultan.
" Agnia sudah lebih baik Bu dan mudah mudahan siang ini Agnia sudah bisa pulang " ucap Agnia sambil melihat ke arah sultan suaminya.
" ada apa Bu ? semuanya baik baik saja kan ?" tanya Agnia yang curiga jika ada hal yang ingin Bu Nina sampaikan tapi mungkin sedikit tidak enak pada dirinya maupun sultan.
" apa bisa setelah keluar dari sumah sakit kamu dan suamimu mampir ke rumah ibu dan jika bisa ajak juga Reina bersama dengan mu " ucap Bu Nina berharap Agnia mau mengabulkan apa yang di inginkannya.
" Agnia tidak janji Bu, tapi Agnia akan berbicara dulu dengan mas sultan " ucap Agnia yang memang harus meminta izin pada suaminya apalagi yang iya datangi adalah rumah dari mantan suaminya dan mantan mertuanya.
" ya sudah, tapi ibu berharap kamu bisa datang karena ini sangat penting dan menyangkut Haikal" ucap Bu Nina yang akhirnya memberitahu kan sebab iya meminta Agnia datang.
" memang kenapa dengan mas Haikal ?" tanya Agnia yang tentu saja membuat sultan mendekat untuk mendengar apa yang di bicarakan Agnia dan mantan ibu mertuanya.
" ibu tidak bisa menjelaskan, dan ibu harap kamu bisa datang meski hanya sebentar " ucap Bu Nina .
" baiklah kalo begitu ibu tutup dulu telepon nya " ucap Bu Nina saat melihat Haikal ya g kini malah memejamkan matanya di atas kursi roda.
" jangan membuat ibu semakin khawatir padamu Haikal " ucap Bu Nina yang sudah meletakan Adam di atas tempat tidur Haikal dan kini Bu Nina menepuk nepuk pipi Haikal yang terlihat enggan membuka matanya.
" Haikal bangun.. " ucap Bu Nina semakin panik ditambah Haikal yang terus menolak makan semenjak pulang dari rumah sakit saat melihat Agnia.
__ADS_1
Setelah sambungan telepon nya terputus, sul5an pun langsung bertanya karena penasaran dengan apa yang di pinta mantan ibu mertua Agnia.
" ada apa ? kenapa kamu terlihat khawatir sayang" tanya sultan sambil melihat ke arah mata Agnia.
" Agnia tidak tau ada apa ? Tapi Bu Nina meminta Agnia mas dan juga Reina untuk datang setelah keluar dari rumah sakit " ucap Agnia apa adanya.
" jadi bisa kan Agnia keluar dari rumah sakit hati ini, Agnia sudah sehat mas " ucap Agnia yang sudah sangat bosan di rumah sakit.
" apa semuanya baik baik saja ?" tanya sultan karena tadinya dia akan mengajak Agnia kantor polisi untuk melengkapi berkas pelaporan atas apa yang menimpa Agnia kemarin lusa.
" Agnia tidak tau tapi kata Bu Nina ini ada hubungannya dengan mas Haikal " ucap Agnia yang malah tidak berani menatap suaminya.
" hei tidak usah tak enak seperti itu " ucap sultan yang tau jika Agnia tidak nyaman jika membicarakan mantan suaminya.
" dan kita akan pergi ke sana jika memang dokter mengijinkan kamu pulang hari ini " ucap sultan karena iya yakin jika ada yang benar benar mendesak hingga Bu Nina menelpon Agnia.
" biar Reina lebih dulu saja Bun sama Dava dan kak Alan " ucap Reina yang merasa ada yang tidak baik baik saja dengan ayahnya.
" tidak, tunggu Bunda karena kita akan kesana sama sama " ucap Agnia.
" biar ayah tanya dokter dulu apa bunda kamu sudah bisa pulang atau tidak hari ini " ucap sultan yang langsung keluar dari ruangan Agnia menuju ruangan dokter jaga yang tak jauh dari ruang rawat Agnia.
" apa bunda yakin ayah baik baik saja ?
✍️✍️✍️ apa sebenarnya yang terjadi pada Haikal dan apa dengan kedatangan Agnia bisa mengembalikan semangat hidup Haikal ?
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Love you moreee 😘😘😘
__ADS_1