End Of Patience

End Of Patience
Cahaya Cinta Aditya


__ADS_3

Sultan pun pergi bersama dengan Dava ke rumah cahaya dan Agnia hanya bisa berharap yang terbaik bagi kakak iparnya dan juga Dava.


" ayo kita masuk sayang " ajak Agnia pada Reina yang masih menatap kepergian Dava dan juga ayah sambungnya.


" Bun kira kira maksud kedatangan ayah kandung Dava untuk apa ya ?" tanya Reina yang khawatir dengan keadaan Dava dan juga Bunda cahaya.


" Bunda ngga tau, kita hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk semuanya " ucap Agnia yang sudah duduk di ruang keluarga bersama dengan Reina.


Tak butuh waktu lama bagi sultan dan Dava untuk bisa sampai di rumah yang selama ini mereka bertiga tempati.


" Bun.. " Dava langsung masuk dan memanggil ibunya yang kini sedang bersama dengan laki laki yang satu bulan ini mengaku sebagai ayahnya.


Sultan yang mengikuti dari belakang Dava pun terdiam setelah tau kenapa kakaknya memintanya pulang.


" sultan, Dava duduklah " ucap cahaya dan langsung di turuti oleh sultan dan Dava.


" jadi ini anak mu Aditya ?" tanya Bu Milka dimana matanya masih menatap pada Dava dari semenjak Dava memasuki ruangan ini.


" saya Dava putra dari bunda cahaya " ucap Dava yang masih belum menerima sepenuhnya kenyataan jika Aditya memang ayahnya.


" Dava apa kamu masih ragu jika saya adalah ayah kandung mu " tanya Aditya yang kecewa dengan ucapan Dava.


" bagus lah jika anak ini tidak mengakui mu jadi kamu tidak perlu bertanggung jawab atas dirinya nanti " ucap Bu Milka.


" Anda benar Bu, kakak saya tidak memerlukan uang dari anak anda atau pun tanggung jawab dari anak anda untuk Dava putranya " ucap sultan yang sudah tidak bisa menahan amarahnya karena lagi lagi kakaknya di hina oleh keluarga Aditya.


" dan untuk anda " tunjuk sultan pada Aditya.


" kakak saya tidak memerlukan laki laki yang tidak bisa membela wanitanya seperti anda " ucap sultan.

__ADS_1


" jadi saya mohon lebih baik anda ajak ibu anda keluar dari rumah ini jika memang niat anda datang ke rumah ini hanya untuk menyakiti hati kakak saya " ucap sultan yang sudah sangat bersabar menghadapi tingkah keluarga Aditya sejak jaman kakaknya dan Aditya masih dalam tahap pacaran.


" Bu.. Aditya mohon " ucap Aditya yang tak ingin kehilangan cahaya untuk kedua kalinya di tambah kini sudah ada Dava buah cinta mereka.


Bu Milka pun bangkit dari duduknya yang membuat Aditya menggeleng, berpikir jika ibunya akan pergi dari rumah cahaya setelah mendengar kalimat yang di lontarkan sultan tadi.


" siapa nama mu " tanya Bu Milka yang malah menghampiri Dava yang duduk tak jauh dari bundanya yang membuat Aditya tak tenang karena iya sangat tau bagaimana ibunya jika tidak menyukai orang lain.


" Dava putra bunda cahaya " ucap Dava yang kini menatap pada ibu dan ayah kandungnya.


" apa kamu marah pada anak ibu ?" tanya Bu Milka.


" tidak, tapi saya hanya kecewa karena untuk kedua kalinya laki laki itu tetap tidak bisa memperjuangkan Bunda saya yang katanya sangat iya cintai " ucap Dava yang hanya sekilas melihat ke arah Aditya dan tak lama kembali menatap ke arah ibu dari ayahnya.


" Jadi apa yang kamu inginkan ?" tanya Bu Milka yang hanya ingin tau apa yang di inginkan anak laki laki yang sangat terlihat menyayangi ibunya dan itu membuat Bu Milka bangga dengan didikkan yang di berikan cahaya pada Dava.


" Dava hanya ingin bunda bahagia dan jika memang dengan kembalinya ayah dalam kehidupan kami bisa membuat bunda bahagia maka Dava akan selalu mendukungnya " ucap Dava penuh keyakinan.


" apa kamu mencintai putra saya ?" tanya Bu Milka karena tidak ada jaminan selama lima belas tahun ini cahaya tidak menjalin hubungan dengan laki laki lain.


" Bu !! Kenapa bertanya seperti itu ? Cahaya masih mencintai Aditya " ucap Aditya yang tak ingin mengetahui jika cahaya masih mencintainya atau tidak.


" kenapa ? Apa kamu ragu dengan kesetiaan wanita ini hingga kamu harus menghentikan apa yang ibu tanyakan padanya ?" tanya Bu Milka.


" kak, lebih baik jawab jujur karena sultan yakin jika ibu ini hanya ingin memastikan jika tebakannya benar " ucap sultan yang masih berada di sana.


" apa pengaruhnya bagi ibu jika saya masih mencintai mas Aditya atau tidak ? " ucap cahaya yang tak ingin terbawa perasaan.


" ada, dan itu penting bagi saya " ucap Bu Milka, sultan hanya ingin melihat sampai di mana Bu Milka akan melukai kakak nya.

__ADS_1


" sama seperti anda yang akan melakukan apapun demi mas Aditya, saya juga akan melakukan apapun demi Dava dan demi kebahagiaan Dava " ucap cahaya yakin karena dirinya sudah pasrah jika memang takdir kembali tak berpihak padanya dan sultan.


Bu Milka kini yakin keputusan apa yang akan di ambilnya untuk masa depan putra satu satunya yang sangat iya sayangi, Bu Milka pun merogoh tasnya dan mengeluarkan satu kotak kecil berwarna merah ati berbentuk bunga.


" maaf jika kamu harus Melewati tahap ini sebelum saya benar benar yakin jika kamu masih mencintai putra saya padahal kalian sudah lima belas tahun tidak bertemu " ucap Bu Milka.


" dan mulai saat ini kamu menjadi menantu saya dan kalian akan menikah dua Minggu lagi " ucap Bu Milka yang sudah menyematkan cincin yang sengaja iya bawa di hari manis cahaya.


Sultan yang melihat semua itu merasa lega meski di awal harus ada drama yang harus mereka lewati demi meyakinkan hati Bu Milka jika memang keduanya masih saling mencintai.


Begitupun dengan Aditya yang merasa lega dengan keputusan akhir yang ibunya putuskan, meski tadi Aditya mendadak pesimis dengan tingkah yang di lakukan ibunya.


" terima kasih Bu sudah memberikan restu untuk kami " ucap Aditya sedangkan cahaya masih mencerna apa yang baru saja terjadi dalam hidupnya.


" kak, apa kakak tidak bahagia dengan apa yang baru saja terjadi ?" tanya sultan yang melihat kakaknya yang tidak bereaksi apapun dan itu membuat sultan bingung dengan apa yang di rasakan kakaknya saat ini.


" apa maksud mu sultan ? Tidak mungkin cahaya tidak bahagia karena mulai saat ini kami akan bersama untuk selamanya "


" iya kan sayang !!, kamu bahagia kan kita akan bersama mulai saat ini " ucap Aditya yang sudah menggenggam tangan cahaya yang masih terdiam diantara riuh orang orang di sekitarnya.


" Bun.. Apa bunda tidak bahagia ? Apa bunda tidak ingin kembali pada ayah ? Katakan Bun jangan diam seperti ini "


" sayang.. Kamu bahagia kan ?"


✍️✍️✍️ apa cahaya akan menerima pinangan Bu Milka untuk putranya Aditya ? Atau kah menolak dan mengembalikan cincin yang di berikan Bu Milka padanya ?🤔🤔


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya.


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya

__ADS_1


Love you moreee 😘😘😘


__ADS_2