End Of Patience

End Of Patience
Kebenaran vs Penyebab Pengkhianatan


__ADS_3

Ini adalah kali kedua Reina melihat ibunya terbaring lemah di rumah sakit, tapi kali ini kondisi Agnia jauh lebih serius dari sebelumnya dan itu membuat Reina sangat tidak tenang.


" Bun . bangun .. ini Reina Bun " ucap Reina yang sudah tidak bisa membendung rasa khawatir yang iya miliki karena Agnia masih tak mau memberikannya respon.


" ayah sultan juga khawatir sama bunda, jadi bunda harus segera sadar " ucap Reina yang kini sudah menghapus air mata yang masih berusaha keluar tanpa di pinta.


" Bunda bangun.. " ucap Reina yang kini sudah mencoba menggoyang goyangkan tubuh agnia.


" sayang jangan seperti itu " ucap sultan yang tak tega melihat Reina yang sedang terpuruk seperti ini.


" tapi yah... bunda ngga mau bangun.. " ucap Reina sambil melihat ke arah sultan yang juga terlihat tak bisa menahan kesedihan di wajahnya.


" ayah tau, tapi kita harus sabar " ucap sultan yang tak tega melihat kesedihan di wajah Reina.


" dan ayah yakin jika bunda pasti akan kembali sadar dan akan kembali berkumpul dengan kita " ucap sultan sambil melihat ke arah Reina.


" ayo kita keluar dan biarkan bunda istirahat " ucap sultan yang sudah tidak kuat melihat kondisi Agnia yang terlihat banyak luka tapi yang lebih parah adalah luka di bagian kepala seperti yang di sampaikan dokter tadi.


Sultan dan Reina pun keluar dari ruangan agnia tapi saat keluar dari ruangan agnia, bukan hanya ada Dava dan Bu cahaya yang ada di sana tapi juga ada Alan dan Nabila wanita yang sangat tidak di harapkan.


" mas.. aku ikut prihatin dengan apa yang terjadi pada Agnia istrimu " ucap Nabila yang sudah menghampiri Sultan yang masih berdiri di samping Reina.


" dan buat kamu Reina, Tante turut bersedih, dan jika kamu butuh teman cerita atau butuh seseorang yang bisa mendukung mu ada Tante " ucap Nabila yang sangat yakin jika hanya menunggu hitungan jam Agnia akan benar benar pergi dari dunia ini.


" Reina ngga butuh kamu, karena ada aku dan Dava yang akan selalu ada buat dia " ucap Bu cahaya.


" tapi apa mba yakin jika Agnia akan kembali sadar dan bisa berkumpul bersama kalian lagi ?" tanya Nabila penuh percaya diri.


" JAGA UCAPAN MU NABILA ?" Ucap sultan yang tak ingin hal yang buruk terjadi pada Agnia.


" tapi Nabila bicara soal kenyataan mas, karena sangat jarang orang koma bisa kembali sadar sepenuhnya " ucap Nabila yang membuat Alan yakin jika ini semua ada hubungan nya dengan apa yang terjadi pada Agnia.

__ADS_1


" mah.. Alan mohon mah, sebaiknya mamah diam " ucap Alan yang kini sangat menyesal sudah memberitahu Nabila dimana dirinya berada tadi.


" Alan, ayah mohon bawa mama mu untuk pergi dari sini " ucap sultan yang mulai kehilangan kendali saat mendengar apa yang di sampaikan Nabila tadi.


" kenapa mas ? apa mas takut jika apa yang Nabila sampaikan itu memang benar terjadi " ucap Nabila yang mencoba membuat sultan yakin jika apa yang iya ucapkan akan terjadi.


" sudah lah sultan, biarkan saja dia " ucap Bu cahaya agar bisa mengawasi Nabila dan Nabila tidak bisa macam macam saat ada di hadapannya.


" yah.. Alan hanya bisa mendoakan agar bunda bisa segera sadar dan berkumpul bersama kita lagi" ucap Alan sebelum keluar dari rumah sakit.


" ayo mah sebaiknya kita pulang " ucap Alan yang sudah sangat malu atas apa yang di lakukan ibunya.


" kenapa sih kamu seperti ini, mama melakukan itu semua demi kamu dan demi masa depan kamu " ucap Nabila yang kini sudah di tarik ke luar rumah sakit dan saat ini mereka berdua sedang ada di taman rumah sakit.


" apa mamah yakin dengan yang mama ucapkan " ucap Alan yang tidak ingin ibunya bicara seolah olah semua itu memang benar benar untuk diri ya.


" maksud kamu apa ?" tanya Nabila.


" dan alan yakin jika dalang dari kecelakaan yang terjadi pada bunda Agnia adalah mama sendiri "


" apa maksud kamu Alan ?" tanya sultan yang tak sengaja mendengar apa yang sedang di bicarakan Alan dan Nabila.


" ayah ?" Alan sungguh kaget dengan kehadiran ayahnya di sini begitu pun Nabila yang terlihat pucat pasi seolah semuanya akan terbongkar.


" jelaskan sama ayah, Alan !


" dan ayah harap kamu bicara sejujur jujurnya jika kamu memang sayang pada mamamu " ucap sultan mencoba menekan Alan agar mau bercerita jujur.


" Alan yakin jika kecelakaan bunda Agnia ada hubungannya dengan mama Nabila " ucap Alan sambil melihat ke arah Nabila yang tidak percaya jika Alan benar benar mengatakan semua yang ada dalam pikirannya.


" apa kamu yakin jika semua yang kamu ucapkan itu memang benar ?" tanya sultan yang tak ingin gegabah dalam bertindak.

__ADS_1


" Alan yakin, tapi Alan juga yakin mama menyuruh orang lain " Alan pun memilih menceritakan apa yang iya dengar saat dirinya datang ke rumah setelah pulang sekolah.


Wajah sultan berubah merah karena sudah di liputi amarah yang tak bisa tersalurkan, dan baru kali ini Alan dan nabila melihat sultan yang benar benar marah. bahkan saat sultan mengetahui perselingkuhan dirinya dengan Arsy sultan tidak semarah ini.


" sebenarnya mau kamu apa ? " ucap sultan dengan wajah datar dan itu membuat Nabila dan Alan semakin takut melihat amarah sultan.


" apa belum cukup kamu menyakiti mas selama ini!! bahkan disaat kamu mengkhianati cinta mas, mas masih memaafkan kamu dan tidak melakukan apapun hanya menceraikan kamu " ucap sultan.


" dan kini saat mas sudah memulai hidup baru dengan wanita yang bisa membuka hati mas yang membeku akibat pengkhianatan kamu, kamu datang dan meminta kembali bahkan dengan melakukan berbagai macam cara " ucap sultan.


" kenapa yang ada dalam pikiran kamu selama ini hanya kebahagiaan kamu sendiri tanpa memperdulikan kebahagiaan orang lain " ucap sultan yang sudah tidak bisa menutupi rasa kecewa dalam dirinya.


" Billa hanya mengabulkan apa yang wanita itu minta dimana dia memilih pergi daripada menerima Nabila sebagai madu "


Plakkk


Untuk pertama kali dalam hidup sultan mengangkat tangannya pada seorang wanita yang menurutnya sudah sangat keterlaluan dalam berbicara dan bertindak.


" apa kamu pikir jika Agnia tiada, mas akan mau kembali pada mu, wanita pe zi na yang hanya memikirkan kenikmatan dunia dan memikirkan kebahagiaan nya sendiri " ucap sultan yang sudah mengeluarkan kalimat kasar yang membuat Nabila emosi karena tak terima di sebut wanita pe zi na.


" DIAMMM.... MAS NGGA BERHAK BERBICARA SEPERTI ITU "


" MAS YANG LEMAH... MAS YANG TIDAK BISA MEMUASKAN NABILA SELAMA INI HINGGA AKHIRNYA NABILA MENCARI LAKI LAKI LAIN YANG BISA MEMUASKAN NABILA "


✍️✍️✍️ waduh .. ini sultan nya yang lemah atau Nabila nya yang hyper ?🤔🤔 dan kapan Agnia akan sadarkan diri ?


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya


love you moreee 😘😘

__ADS_1


__ADS_2