End Of Patience

End Of Patience
Maafkan mas...


__ADS_3

Tak terasa sudah satu Minggu agnia berpisah dengan Reina, tapi meski begitu agnia selalu menepati janjinya pada Reina dengan membawakan sarapan pagi untuk putrinya.


Haikal yang berpikir agnia akan memohon padanya untuk kembali setelah membawa Reina pergi pun kini malah keheranan ditambah desakan savitri yang tetap ingin di nikahi secara sah membuat Haikal pusing tujuh keliling.


tok tok tok


Savitri mengetuk pintu rumah Bu Nina karena sudah satu Minggu juga Haikal tidak pernah mendatangi nya di rumahnya.


" iya tunggu " teriak seseorang dari dalam yang ternyata Reina yang baru saja selesai makan malam bersama nenek dan ayahnya.


" Tante.. untuk apa Tante datang ke sini ?" tanya Reina saat melihat savitri yang datang mengunjungi rumah neneknya.


" saya mau bertemu ayah mu yang sekarang menjadi suami Tante " ucap savitri sambil memaksa masuk ke dalam rumah Bu Nina.


" siapa sayang ?" tanya Bu Nina yang baru saja menghampiri Reina tapi malah berpapasan dengan Savitri.


" malam Tante.. eh salah malam ibu mertua " ucap savitri yang ingin mencium tangan Bu Nina tapi Bu Nina langsung menarik lengan nya untuk tidak di sentuh oleh savitri.


" sebagai ibu mertua yang baik sebaiknya menyambut menantunya yang baru saja datang ke rumah ibu mertua " ucap Savitri sambil melihat ke dalam berharap Haikal ada di rumah dan mau menemui nya.


" aku tak pernah menganggap mu sebagai di menantuku " ucap Bu nina yang memilih masuk ke dalam meninggalkan savitri yang masih berdiri di ruang tamu.


" mas... mas Savitri datang..." ucap savitri sambil memasuki rumah Bu Nina dan mencari Haikal yang ternyata baru saja keluar dari kamarnya.


" Vi... " Haikal yang tidak mendengar ada yang mengetuk pintu pun tak percaya jika sekarang savitri ada di hadapannya.


" iya mas Vi datang " ucap savitri yang tanpa rasa malu langsung memeluk haikal di hadapan Reina.


Tanpa banyak bicara Reina memilih meninggalkan ayahnya dan wanita yang sudah benar benar menghancurkan keluarga nya, Reina bahkan sampai membanting pintu kamarnya tepat di hadapan ayah nya.


" sayang.. ayah bisa jelaskan " ucap Haikal yang berusaha melepaskan pelukan savitri dan ingin mengejar Reina tapi savitri malah memeluk haikal erat sebelum Haikal berhasil melepaskan pelukannya.


" VI .. LEPASSS " ucap Haikal yang memaksa melepas pelukan savitri dari tubuhnya.

__ADS_1


" mas... " Savitri menatap Haikal penuh emosi karena haikal menghempaskan tangannya dengan keras.


" untuk apa kamu datang ke rumah ini ? tanya haikal pada Savitri yang kini sudah benar benar sadar jika apa yang dilakukannya pada savitri hanya karena mengikuti hawa nafsu belaka tidak bukan karena cinta.


" untuk apa ?" tanya savitri balik ke Haikal yang bahkan tak menyuruhnya untuk duduk.


" ya .." ucap haikal yang berjalan ke arah ruang keluarga dan duduk di sana sedangkan savitri hanya mengikutinya dan duduk di samping Haikal.


" mas.. Vi kangen " ucap Savitri sambil membelai paha Haikal yang merupakan titik kelemahan Haikal selama ini, dan benar saja Haikal memejamkan matanya menikmati sentuhan yang di berikan Savitri padanya.


" Vi juga tau jika mas kangen kan sama savitri terlebih mas kangen sama ini " ucap savitri mengarahkan tangan Haikal ke gua miliknya.


Haikal langsung tersadar setelah tangannya di letakan di goa oleh savitri,


" maaf tapi mas ingin mengakhiri semuanya " ucap Haikal yang langsung menarik tangannya dari pegangan tangan savitri.


" Vi ngga mau, dan Vi ngga akan pernah rela jika mas melakukan itu sama Vi " ucap savitri yang kini sudah berdiri di hadapan haikal.


" mas minta maaf tapi kini mas sadar jika apa yang kita lakukan selama ini salah dan telah melukai banyak orang terutama agnia dan juga Reina " ucap Haikal yang hanya melihat ke arah savitri tapi masih dalam posisi duduk.


" dan apa mas pikir jika mas melepaskan Vi lalu agnia mau kembali sama mas ?" tanya savitri lagi.


" bahkan setelah mas mengambil paksa Reina dari agnia tidak mengubah pendirian nya untuk berpisah dari mas " ucap savitri semakin berani pada Haikal.


" mas tau.. " ucap Haikal yang membenarkan apa yang di ucapkan savitri padanya.


" tapi tetap saja mas ingin kita mengakhiri semuanya dan mulai saat ini mas talak kamu dan kamu sudah bukan istri mas lagi " ucap Haikal.


" MAS.. "


Plakkk


Tanpa savitri sadari tangannya meluncur ke wajah Haikal yang sudah menceraikannya bahkan saat usia pernikahan mereka baru satu Minggu.

__ADS_1


" mas menerima, dan mungkin ini pantas mas dapatkan " ucap Haikal yang tak ingin membalas apa yang sudah savitri lakukan padanya.


" jadi mas harap setelah ini kamu pun bisa menerima keputusan yang mas ambil " ucap Haikal sambil bangkit dari duduknya.


" dan maaf ini sudah malam, sebaiknya kamu pulang " ucap Haikal yang mengusir savitri secara halus.


Dengan penuh emosi savitri pun meninggalkan rumah Haikal dengan perasaan kecewa, jujur jauh di dalam hatinya Savitri sangat mencintai Haikal meski pun bukan haikal laki laki pertama yang merusaknya tapi saat bersama Haikal savitri tidak hanya menggunakan tubuh tapi menggunakan hati.


" mas... Vi mohon cabut semua yang kamu ucapkan tadi dan Vi akan beranggapan jika tidak ada yang terjadi di antara kita tadi " ucap Savitri sebelum benar benar keluar dari rumah haikal.


" maaf.. kali ini mas benar benar serius dan mas doakan semoga kelak kamu akan menemukan laki laki yang benar benar tulus mencintai kamu bukan hanya tubuhmu " ucap Haikal sambil mencium kening savitri untuk terakhir kalinya.


Savitri yang tak kuasa menahan air matanya pun langsung memeluk haikal dengan sangat erat hingga suara seseorang menyadarkan Haikal dengan apa yang Savitri lakukan padanya.


" maaf.. seperti nya agnia datang di waktu yang tidak tepat " ucap agnia yang datang di saat Haikal membalas pelukan savitri.


" Nia.. " haikal reflek melepaskan pelukan nya dari savitri dan langsung menatap ke arah agnia yang berdiri tak jauh darinya.


" lanjutkan saja, toh kalian sekarang suami istri tapi sebaiknya lakukan di dalam agar tidak ada yang melihat " ucap agnia yang terlihat biasa saja bahkan tak tampak kecemburuan wajah nya.


" tapi sebelum itu tolong panggilkan Reina karena tadi Reina menelpon dan ingin menginap di kontrakan agnia " ucap agnia menyampaikan maksud tujuan nya datang ke rumah haikal.


" Reina ? menginap ?' tanya haikal yang merasa jika Reina kini sedang marah padanya.


" memang Reina ngga bilang sama mas kalo Reina ingin menginap di kontrakan Nia ?" tanya agnia yang lalu tersadar kenapa haikal tidak mengetahui keinginan Reina saat ini.


" oh Nia mengerti, mungkin mas terlalu sibuk hingga tidak mendengarkan apa yang di ucapkan Reina "


" ayo Bun .. Reina sudah siap


✍️✍️✍️ apa kali ini Haikal benar benar sadar dan insyaf 🤔🤔 kita lihat seiring berjalannya waktu dan cerita ini 🤭🤭


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.

__ADS_1


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.


love you moreeeee 😍😍🌹


__ADS_2