End Of Patience

End Of Patience
Keingintahuan Agnia


__ADS_3

Rumah ku istana ku adalah istilah bagi orang orang yang merasa bahagia dalam rumah tangganya, rumahku bagaikan neraka bagiku juga istilah bagi rumah tangga yang hanya saling menyakiti satu sama lain atau istilah sekarang rumah tangga toxic.


Seperti itu juga kondisi rumah tangga Haikal dan Savitri yang terus saja di hiasi dengan pertengkaran setiap harinya, meski Haikal terus mencoba bersabar menghadapi setiap tingkah Savitri yang semakin hari semakin berani.


" kenapa kamu tidak bisa bersyukur atas apa yang kita miliki ?" tanya Haikal yang sudah sangat lelah bersabar menghadapi Savitri yang semakin keterlaluan.


" karena kamu tidak bisa memenuhi apa yang vi inginkan, kamu sudah tidak seperti dulu lagi " ucap Savitri yang terus saja mengeluh.


" harus nya kamu mengerti kalo mas masih harus mencari pekerjaan dan mas harap kamu bersabar"


" dulu Agnia tidak pernah mengeluh berapapun uang yang mas berikan padanya " ucap Haikal yang lagi lagi membandingkan Savitri dengan Agnia.


" yang saat ini menjadi istri mas itu VI bukan Agnia " ucap Savitri semakin kesal karena terus di banding bandingkan dengan Agnia.


" andai saat itu Agnia tiada mungkin itu jauh lebih baik " ucap Savitri pelan tapi masih terdengar oleh Haikal.


" JAGA UCAPAN MU !!" bentak Haikal.


" kenapa ? Apa mas akan sedih jika Agnia tidak di dunia ini lagi ?" tanya Savitri seolah ingin meyakinkan keraguan yang selalu menghantui hatinya selama ini.


" tentu saja " ucap Haikal yang malah membuat Savitri semakin salah faham dengan jawaban dari Haikal.


Savitri pun memilih memasuki kamarnya yang membuat Haikal heran dengan perubahan sikap Savitri tapi Haikal kembali ke depan laptop sambil mencari lowongan pekerjaan yang cocok untuknya.


Seperti apa yang di sampaikan Agnia pada sultan, kini agnia sedang dalam perjalanan menuju rumah cahaya kakak iparnya. Tapi pikirannya terus tertuju pada pesan yang tadi pagi masuk ke handphone miliknya tapi yang membuat Agnia bingung siapa yang mengirim pesan itu dan apa maksud dari pesan itu.


" apa mungkin Savitri yang mengirim pesan itu ? Tapi kenapa ? Bahkan aku tidak pernah menghubungi mas Haikal ?" tanya Agnia dalam dirinya tapi hingga mobil yang membawanya sampai di depan rumah cahaya jawaban itu masih belum Agnia dapatkan.

__ADS_1


" arrgghhh terserah lah yang penting saat ini aku tidak mengganggu rumah tangga siapapun " ucap Agnia yang baru saja bersiap turun dari mobil nya menuju rumah kakak iparnya dimana pintu utama rumah cahaya terbuka lebar.


" kak.. Kak cahaya.. ?" Agnia langsung masuk ke dalam rumah cahaya yang ternyata sedang berada di ruang keluarga bersama dengan seorang laki laki yang pernah agnia lihat saat bersama sultan suaminya.


" Nia.. Ayo sini " ucap cahaya yang merasa tertangkap basah berduaan dengan laki laki di dalam lru ah sedangkan Dava tidak ada di rumah.


" maaf, Agnia pikir Kakak sendirian di rumah " ucap Agnia yang merasa telah mengganggu cahaya.


" tidak, saya sudah akan pergi dari sini jadi kamu tidak perlu merasa tak enak " ucap Aditya yang tau jika cahaya tidak nyaman dengan kehadirannya di rumah ini sejak tadi tapi cahaya tidak bisa melakukan apapun pada Aditya untuk menyuruhnya pergi.


Mendengar ucapan Aditya membuat cahaya merasa sangat lega dengan keputusan Aditya yang memilih pergi dari rumah cahaya, wanita yang akan iya perjuangkan agar bisa kembali bersama termasuk dengan Dava buah cinta mereka.


" kak, kenapa ayah Dava ada di sini ?" tanya Agnia yang tak ingin laki laki itu kembali menyakiti hati cahaya.


" pagi tadi mas Adit datang dan langsung tak sadarkan diri " ucap cahaya yang langsung menceritakan bagaimana Aditya datang ke rumahnya pagi tadi.


Flashback on


" Dava bantu bunda untuk menyadarkan ayah mu" ucap cahaya yang semakin panik karena sudah sepuluh menit Aditya belum juga sadarkan diri.


Dava yang tak tau harus berbuat apa pun hanya terdiam di samping ibunya bahkan untuk memegang ayahnya saja enggan di lakukan Dava.


Tapi tak lama Aditya mulai menggerakkan bola matanya yang masih tertutup, tapi tak lama Aditya akhirnya membuka matanya dan hal yang di lihat pertama kali oleh Aditya adalah cahaya wanita yang di cintainya yang bahkan terlihat sangat khawatir padanya dan Dava putranya.


" sebentar cahaya buatkan teh hangat untuk mas" ucap cahaya yang langsung bangkit dari duduknya menuju dapur yang sengaja membiarkan Aditya dan Dava agar bisa lebih dekat.


Aditya pun mencoba bangkit tapi Dava hanya diam tanpa ada niatan untuk membantu Aditya yang baru saja sadarkan diri.

__ADS_1


" maaf, ayah merepotkan kamu dan bunda " ucap Aditya yang hanya ingin membuka pembicaraan dengan Dava agar bisa lebih akrab lagi.


" syukurlah jika anda sadar jika sudah merepotkan Bunda " ucap Dava dengan nada ketusnya.


" Dava, lebih baik kamu bersiap untuk sekolah " ucap cahaya yang merasa butuh waktu untuk bisa membuat Dava dan Aditya dekat dan mungkin ini belum waktunya.


Tanpa banyak bicara Dava langsung pergi meninggalkan Aditya dan bundanya karena hari semakin siang dan memang sudah waktunya untuk Dava bersiap berangkat sekolah.


" Dava sarapan di sekolah saja Bun " ucap Dava sebelum meninggalkan ibunya dan juga Aditya.


" maafkan Dava, mungkin Dava masih memerlukan waktu untuk sepenuhnya menerima kamu sebagai ayah kandungnya " ucap cahaya yang tak enak dengan sikap Dava pada Aditya.


" tidak apa apa, mas ngerti jika Dava masih memerlukan waktu " ucap Aditya yang sadar jika tak mudah menerima kenyataan jika dirinya masih memiliki seorang ayah .


Flashback off


Agnia yakin jika rasa cinta di hati kakak iparnya untuk ayah kandung Dava masih ada tapi mungkin tertutup luka dan kecewa selama lima belas tahun di tambah apa yang sudah di lalui cahaya sebagai single parents membuat hatinya keras.


" apa Agnia boleh bertanya ? Tapi Agnia mohon kakak bisa menjawabnya dengan jujur tanpa ada yang di tutupi " ucap Agnia yang ingin melihat cahaya dan Dava bahagia itu saja.


" apa kamu mau bertanya apa kakak masih mencintai mas Aditya atau tidak ? " tebak cahaya yang sebenarnya tepat sasaran tapi Agnia malah menggeleng karena jika bertanya seperti itu tanpa bertanya pun cinta itu masih terlihat jelas di mata cahaya untuk Aditya.


" bukan, apa yang akan kakak lakukan kedepannya ? dan bagaimana jika ayah kandung Dava mencoba dan berusaha meminta maaf dan meyakinkan kakak untuk bisa kembali padanya, apa kakak mau kembali ?


✍️✍️✍️ Agnia kepo😅😅 apa bawaan hamil ya ??😄


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya

__ADS_1


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya


Love you moreee 😘😘😘


__ADS_2