
" Haikal " ulur tangan Haikal mengajak berkenalan agnia .
" maaf..." agnia menatap ke arah Haikal tanpa membalas uluran tangan Haikal padanya.
Agnia pun memilih pergi meninggalkan Haikal yang di datangi wanita cantik yang Agni yakini adalah kekasihnya.
" sayang.. dia siapa ?" tanya wanita cantik yang baru saja memeluk lengan haikal.
" agnia " ucap haikal sambil terus melihat ke arah agnia yang sudah berlalu pergi menjauh dari Haikal tanpa ingin berkenalan dengan haikal.
" agnia siapa ?" tanya Cantika wanita di samping Haikal yang tak lain adalah kekasih Haikal saat itu.
" wanita cantik yang baru aku lihat " ucap Haikal yang belum mengalihkan pandangan nya dari agnia.
" ih... jadi aku ngga cantik ? tanya Cantika sambil mengerucutkan bibirnya dihadapan Haikal.
" kamu cantik jika sedang Mende sah " ucap Haikal sambil mencubit dagu Cantika yang memang sudah iya dapatkan dengan mudah.
" iiih.. kamu nakal " ucap Cantika yang malah terkesan bangga dengan apa yang di ucapkan haikal laki laki yang sudah enam bulan menjadi kekasih nya.
' tapi maaf seperti nya aku sudah menemukan calon istri dan calon ibu untuk anak anakku kelak ' ucap Haikal dalam hati karena iya yakin jika nanti pasti bisa bertemu lagi dengan agnia.
" ayo.. ayah sudah nungguin, katanya mau nanyain kapan kamu mau nikahin aku " ucap Cantika yang memang sangat mencintai Haikal hingga mau menyerahkan diri pada Haikal dengan mudah bahkan setelah satu bulan waktu jadinya dengan haikal.
" maaf sepertinya aku tidak bisa bertemu ayah kamu " ucap Haikal yang hanya memanfaatkan Cantika selama ini.
" maksud kamu apa kal ?" tanya Cantika yang tidak ingin kehilangan Haikal sama seperti kekasihnya sebelum Haikal.
" aku tidak ingin menikahi kamu " ucap Haikal tanpa rasa bersalah.
" maksud kamu ??" Cantika tidak percaya dengan mudahnya Haikal mengucapkan itu semua.
" aku tidak ingin menikahi wanita yang tidak bisa menjaga harga dirinya dan mau memberikan harga diri nya kepada laki laki yang bukan suaminya " ucap haikal tanpa perasaan.
" tapi.. aku hanya melakukannya sama kamu " ucap Cantika mencoba membuat Haikal percaya pada Ucapan nya.
" maaf tapi aku tidak yakin jika aku laki laki pertama di hidup kamu " ucap Haikal yang memilih meninggalkan Cantika yang terus saja berteriak memanggil nya.
Haikal pun berjalan ke arah agnia tadi karena iya yakin agnia masih berada di sekitar tempat nya berada.
__ADS_1
" ternyata dia bekerja di sini " ucap Haikal yang sudah bisa menemukan agnia yang sedang bekerja di sebuah cafe.
Haikal yang tertarik pada agnia sejak pandangan pertama pun langsung duduk di kursi cafe yang baru saja di buka.
" mba .. " haikal langsung mengangkat tangannya agar agnia mau mendekat ke arahnya dan itu semua berhasil.
" mau pesan apa ?" tanya agnia yang belum menyadari jika laki laki di hadapannya itu adalah laki laki yang mengajaknya berkenalan belum lama ini.
" agnia .. apa kamu sudah lupa padaku ?" tanya haikal yang semakin penasaran dengan agnia yang terlihat cuek padanya bahkan terkesan tidak tertarik dengan wajah tampan yang di miliki oleh Haikal.
" maaf mau pesan apa ?" tanya agnia ulang tanpa menggubris apa yang di ucapkan Haikal padanya.
" apapun yang kamu pilihkan untukku " ucap haikal yang sudah benar benar tidak bisa berpaling dari agnia.
Agnia pun memilih pergi tanpa mengatakan apapun dan memesankan makanan yang menurutnya enak dan menyegarkan.
" siapa Nia ?" tanya teman agnia yang melihat apa yang terjadi tadi di meja Haikal.
" entah lah tapi sepertinya playboy cap kapak" ucap agnia di akhiri kekehan dari keduanya.
" ya sudah nih " ucap teman agnia yang menyerahkan pesanan yang di minta Haikal.
" cantik.. aku suka " ucap haikal tanpa mengalihkan pandangan nya.
" maaf tapi saya tidak berminat pada laki laki yang hanya ingin bermain-main saja " ucap agnia sambil meninggal Haikal.
" aku akan menikahi kamu langsung " ucap Haikal yang tak ingin kehilangan kesempatan itu.
Agnia hanya menggeleng kan kepalanya sambil pergi meninggalkan haikal yang beranggapan semua yang di ucapkan agnia itu serius.
" aku tunggu kamu sampai selesai kerja " ucap Haikal sebelum agnia pergi jauh.
' aku yakin kamu akan menjadi seorang istri dan ibu yang baik untuk ku dan anak anakku nanti ' gumam Haikal yang sangat yakin dengan kata hatinya.
Agnia memilih kembali bekerja dan fokus pada pekerjaan nya tanpa memperdulikan Haikal yang masih terus memperhatikan nya dan tak terasa jam kerja agnia pun selesai dan berpikir jika Haikal sudah pergi dan tidak serius menunggu dirinya selesai bekerja.
" sudah selesai ?" tanya Haikal yang tiba tiba saja muncul di hadapan agnia.
" anda masih di sini ?" tanya agnia yang masih tak percaya jika Haikal menepati semua yang di ucapkan nya tadi.
__ADS_1
" tentu saja, bahkan aku sudah menghubungi ibuku agar bisa bertemu dengan mu " ucap Haikal dan benar saja tak lama Bu Nina pun baru saja turun dari taksi tak jauh dari mereka.
" Bu.. " haikal memanggil Bu Nina dan mengajaknya ke hadapan agnia yang kini sudah duduk di kursi luar cafe tempat agnia bekerja.
" jadi kamu wanita yang ingin haikal kenalkan sama ibu ?" tanya Bu Nina yang terlihat sangat bahagia saat Haikal memberi kabar jika akan mengenalkan seorang wanita yang akan menjadi calon istri untuk Haikal.
" dia Agnia Bu " ucap Haikal karena agnia masih syok karena haikal benar benar serius dengan Ucapannya.
" nama yang cantik secantik orangnya " ucap Bu Nina yg kini sudah duduk di hadapan agnia yang masih saja diam seribu bahasa.
" saya Bu Nina ibu Haikal " ucap Bu Nina mengulurkan tangan dan ternyata di sambut oleh agnia yang kini sudah tersadar dengan situasi yang ada.
" jadi kapan kalian akan menikah ?" tanya Bu Nina yang berpikir jika Haikal dan agnia sudah lama menjalin hubungan.
" maaf sebelumnya " ucap agnia sebelum semuanya terlanjur jauh.
" kenapa sayang ?" tanya Bu Nina sambil melihat ke arah Haikal yang sama takutnya jika Agnia menolak ajakan nya untuk menikah.
" saya dan putra ibu bahkan tidak saling kenal" ucap agnia jujur.
" tapi bukannya kamu bilang tidak ingin main main dan ingin langsung menikah ?" tanya Haikal yang merasa kecewa untuk pertama kalinya dalam hidup di tolak oleh seorang wanita.
" ya benar.. tapi tidak secepat ini " ucap agnia yang tidak ingin gegabah mengambil keputusan dalam hidupnya.
" maksud kamu gimana sayang tolong jelaskan " ucap Bu Nina yang semakin tidak mengerti dengan apa yang di bicarakan agnia dan haikal.
" kami baru bertemu tadi pagi, bahkan saya tidak menjawab perkenalan putra ibu yang seperti nya sudah memiliki kekasih " ucap agnia sambil melihat ke arah Haikal.
" dia bukan siapa siapa ku, dan asal kamu tau hanya kamu wanita yang aku ajak bertemu dengan ibuku...
✍️✍️✍️ masih flashback awal pertemuan hingga pernikahan agnia dan haikal.
Usaha apa yang haikal lakukan untuk meyakinkan agnia agar mau menerima dirinya?🤔🤔
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.
Love you moreeeee 😍😍🌹
__ADS_1