Gadis Yang Terbuang

Gadis Yang Terbuang
Bab 24. Pertemuan di cafe


__ADS_3

Danu menulis apa-apa saja yang mau dipesan. Johan memesan jus alpukat dan air putih. Setelah dirasa makanan yang dipesan cukup untuk empat orang, Danu memanggil pelayan dengan tangannya.


Danu menyerahkan menu makanan dan minuman yang sudah dipesan kepada pelayan yang datang.


"Gak pake lama yaa mbak! Udah laper! " Danu berpesan pada pelayan dan dijawab dengan senyuman.


"Emang lu gak makan tadi pagi? " tanya Johan heran.


"Gak. Minum kopi doang! " Danu tersenyum kecil sambil tangan garuk-garuk kepala yang gak gatel.


"Kita lagi nunggu siapa Tamara? " tanya Johan.


"Gebetan ku kak! " Tamara tertawa jenaka.


"Kita baru jadian kak Johan! " lanjut Tamara masih dengan tawanya.


Johan tersenyum manggut-manggut.


Tamara memang sengaja mengajak Jody, pacarnya. Karena Jody ini yang pegang kartu as nya. Kemarin malam dia baru bertemu Jody dan menanyakan kebenaran nya.


*


#Flashback on#


Tamara yang baru selesai syuting iklan, berjalan menuju kantin kecil yang letaknya tidak jauh dari gedung syutingnya. Dia menunggu Jody disana.


Jody sudah berjanji untuk menjemputnya.


Kantin kecil ini walaupun tempat kecil tidak luas tapi makanan yang disajikan rasanya gak kalah dengan restauran besar. Sangat menggoyang lidah. Tamara menyukai nya.


Sepuluh menit kemudian masuklah seorang cowok tampan, putih dan berkacamata hitam. Dia menghampiri Tamara dan langsung duduk.


"Kak Jody....! " Tamara tersentak kaget. Habis tiba-tiba saja Jody sudah duduk di hadapan nya.


Jody tersenyum jenaka. Dia sangat senang menjahilin Tamara. Jody membuka kacamata hitam nya yang bertengger di hidung mancung nya.


Tamara memesan makanan ringan dan minuman untuk dirinya dan Jody.


"Kak Jody..... boleh nanya gak Tamara? " Tamara bertanya manja pada yayangnya.


Jody tersenyum dan menganggukkan kepala.


"Boleh dong sayang....! "


"Tamara pengen kak Jody jujur yaa..... sebenarnya kerja kak Jody apa? "


Jody tertegun mendengar pertanyaan Tamara. Dia memang tidak pernah cerita tentang pekerjaan nya. Karena ini menjadi rahasia dia dan kliennya.


"Kakak gak bisa jawab atau gak mau terbuka sama Tamara? " cecar Tamara yang penasaran.


Jody sedikit gugup, tapi dia tetap berusaha tenang.


"Bukan gitu sayang....! " Jody bingung mau mulai darimana untuk menjelaskan pada Tamara.


"Ya sudah gapapa kalo gak mau ngomong. Tapi kenapa kakak jadi informan? Yaa kan...??! " Tamara langsung menembak Jody.


"Kamu tahu sayang.... ?! " Jody bertanya heran, darimana Tamara tau.


"Aku lihat kak Jody di cafe M beberapa hari lalu......hayo ngaku kak!! Bener kan?! " lanjut Tamara mencecar Jody.


Jody mendadak keringat dingin tangannya, gugup. Ternyata pacar nya mengetahui kerjaan nya.


"Kakak bisa jelasin Tamara.... tapi tolong Tamara harus jaga rahasia dan gak boleh marah-marah.... okey sayang?! " Jody akhirnya memutuskan untuk memberi penjelasan pada Tamara.

__ADS_1


Tamara tersenyum lebar. Dia gak mungkin marah jika Jody mau terus terang.


"Kakak tenang aja.... Tamara gak akan marah-marah jika kak Jody mau jelasin! " jawab Tamara masih dengan senyum lebar nya.


Jody memberikan penjelasan tentang pekerjaan nya pada Tamara. Kenapa dia tidak memberitahu Tamara, sebab kerjaan nya ini menyangkut privasi orang-orang yang menyewa jasa Jody. Dan Jody menjaga rahasia kliennya dan hal ini pula yang meningkatkan kepercayaan orang untuk menyewa jasa Jody.


Jody juga menjelaskan tentang orang yang menyewa jasanya di cafe M, yang kedatangan nya diketahui oleh Tamara.


"Ohh jadi benar yaa orang itu minta kakak untuk cari info tentang kak Johan? " Tamara kembali menegaskan.


Jody menganggukkan kepala, mengiyakan.


"Apa maksud nya tuh cewek minta selidiki kak Johan?! Aneh!! " gumam Tamara pelan tapi masih bisa di dengar Jody.


Jody mengambil tangan Tamara.


"Kenapa sayang? Kamu kenal dengan cewek itu? Atau kenal dengan orang yang diselidiki nya??! " tanya Jody mengusap tangan Tamara dengan sayang dan menciumnya.


Tamara tersenyum jenaka. Kemudian dia mengecup bibir Jody singkat.


"Cup... "


Jody terkekeh dengan tingkah Tamara yang menggemaskan.


"Ya... aku mengenal orang yang diselidikinya kak! Namanya kak Johan! "


ucap Tamara.


"Hmm...... " Jody mendehem pelan.


"Kita harus kasih tau kak Johan.....siapa tau tuh cewek niatnya jelek kak! " lanjut Tamara lagi.


"Kamu kenal dekat dengan kak Johan ini? " tanya Jody yang sedikit jealous. Tamara menyadari nya.


"Kakak jangan cemburu dong.... ini murni aku anggap kak Johan seperti kakakku sendiri." Tamara menjelaskan detail. Dia gak mau Jody jadi salah duga.


Tampak Jody tersenyum. Dia menyukai Tamara yang ceria dan selalu terbuka.


"Kak Jody bersedia datang dan ketemu kak Johan kan? Bisa besok di cafe M? " tanya Tamara menegaskan.


"Oke sayang. Buat kamu aku selalu bisa! Sekalian kenalan dengan kak Johan! " ucap Jody sambil mengelus rambut Tamara yang terurai indah.


Tak lama berselang seorang pelayan menghantar makanan dan minuman yang dipesan. Mereka berdua menyantap dengan lahap.


*


#flashback off#


*


Kembali ke Cafe M.


Disinilah Tamara mengundang Johan dan Danu juga kekasih hatinya.


Pintu cafe kembali terbuka. Tampak seorang cowok tampan, tinggi, putih dan berkacamata hitam memasuki ruangan itu.


Tamara melambaikan tangannya. Dan cowok yang baru masuk itupun tersenyum lebar melihat kekasih hatinya. Dia membuka kacamata hitam nya dan berjalan menuju tempat Tamara.


Jody langsung duduk di sebelah Tamara.


"Maaf lama menunggu sayang... " Jody mengecup tangan Tamara.


"Jody?!! " pekik Danu tertahan.

__ADS_1


Danu melihat cowok yang duduk di sebelah Tamara dengan kaget. Jody pun sama kagetnya.


"Bang Danu!! " pekik Jody kaget.


Johan dan Tamara yang menyaksikan keduanya menatap bingung.


"Kalian saling kenal? " tanya Johan menatap Danu dan Jody bergantian.


Danu dan Jody serempak mengangguk.


"Dunia sempit yaa.... hahaha..... " Tamara tertawa.


"Kak Jody..... kenalin ini kak Johan! Kak Johan, ini Jody yayangku! " Tamara memperkenalkan mereka berdua.


Johan dan Jody bersalaman.


"Bang Danu sama kak Johan....berteman? " tanya Jody masih kurang paham. Danu terkekeh.


"Ini bos gue, sekaligus sahabat gue! Dan yang perlu lu tahu dia juga bos lu Jody!!" terang Danu gamblang.


"Hah ?!! Jadi selama ini yang memperkerjakan gue itu kak Johan?!! " pekik Jody kaget. Dia gak menduga sama sekali.


"Orang di balik layar Jod! " tawa Danu pecah. Johan tersenyum lebar mendengar sahabat nya ngomong suka seenaknya.


"Maaf kak Johan, saya baru tahu! " Jody menunduk kan kepala nya.


"Sudah..... gapapa. Sebenarnya saya lebih suka orang-orang saya gak tau soal saya. Jadi tolong menjadi rahasia kita berempat aja yaa! " pinta Johan tersenyum lebar.


"Sekarang coba ngomong, kita berdua disuruh datang kesini kenapa?" tanya Danu memandang Tamara dan Jody.


Tamara menunjukkan foto dalam hapenya kepada Johan dan Danu.


Tampak Johan dan Danu mengernyitkan dahi bareng, mereka berdua bingung apa maksudnya dengan foto itu.


"Cewek itu menyewa jasa kak Jody untuk cari info tentang kak Johan! " terang Tamara lagi.


"Ngetop ya gue...?!! hahaha..... " Johan tertawa geli. Danu jadi ikut tertawa, demikian juga Tamara dan Jody.


Jody memberitahu Johan data apa saja yang diberikan pada cewek itu dan meminta maaf pada Johan. Jika tau Johan adalah bos nya selama ini, pasti dia tolak permintaan cewek itu.


Johan dan Danu mendengarkan dengan seksama. Sekarang semakin jelas apa tujuan dari cewek itu. Yang tidak lain adalah Lalita dari hotel C.


"Hati-hati kak Johan, cewek ini berani lho! Bisa nekad punya! " timpal Tamara.


"Iya bro! Gue akan tingkatkan pengawasan! " ucap Danu tegas.


"Sebaiknya tingkatkan juga pengawasan terhadap Sisil bro! Ada yang gak beres!! " pinta Johan tegas ke Danu.


"Siap bro! " Danu menepuk pundak sahabat nya itu. Jody juga mengangguk setuju.


Dua orang pelayan datang membawa pesanan mereka. Dan mereka makan dengan lahap nya karena perut mereka sudah kelaparan.


*


bersambung....


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Jangan lupa yaa teman-teman untuk dukungan membangunnya, bisa dalam bentuk komentar, like dan vote.


Terimakasih buat teman-teman yang sudah memberikan dukungan. Dukungan kalian sangat berarti buatku 🙏🏻


Ikuti terus yaa kisahnya.....

__ADS_1


Luv u all... 😘🤗💞


__ADS_2