Gadis Yang Terbuang

Gadis Yang Terbuang
Bab 48. POV Danny


__ADS_3

Danny adalah lelaki ganteng yang bawaan nya cool. Dia adalah anak bungsu dari dua bersaudara. Tumbuh dalam keluarga yang berkecukupan karena Ayah-nya adalah seorang pengusaha sukses.


Walaupun anak seorang pengusaha, tidak membuat seorang Danny menjadi sombong. Justru sebaliknya, Danny seorang yang perhatian baik terhadap keluarga nya maupun teman-teman nya. Punya rasa setia kawan yang tinggi dan tidak segan-segan menolong.


Semua sifatnya tertutup dengan penampilan Danny yang cool, tidak banyak bicara. Hanya orang yang sudah mengenal dekat baru tahu karakternya Danny bagaimana.


Awalnya Danny hanya mengenal Daniel dan Jefry. Mereka adalah tiga sekawan yang terkenal kompak. Kemana-kemana mereka selalu bersama.


Pertemuan pertama dengan Sisil adalah sewaktu Daniel dan Jefry mendapatkan undangan dari salah seorang teman sekolah yang merayakan ulang tahunnya secara besar-besaran.


Daniel dan Jefry mengajak Danny untuk menghadiri acara ulang tahun tersebut yang dirayakan di sebuah hotel berbintang.


Disanalah pertemuan kembali dengan Sisil yang merupakan teman masa kecilnya Daniel dan Jefry.


Sisil telah tumbuh menjadi seorang gadis remaja yang cantik, tinggi, dan putih.


Betapa bahagia hati Daniel dan Jefry bisa bertemu kembali dengan Sisil. Mereka berdua mengenalkan Sisil kepada Danny. Dan Danny menerima perkenalan itu dengan senang hati.


Sisil pun menyambut gembira perkenalannya dengan Danny. Mereka berempat kembali bertukar nomor handphone.


Inilah awal kedekatan mereka berempat. Saat dekat ini mereka semua masih duduk di bangku SMP. Mereka berempat banyak menghabiskan waktu berkumpul di mal, makan bareng, nonton bareng dan sekali-sekali mereka ke cafe.


Dengan masuknya Sisil ke dalam kelompok, tidak jadi masalah dengan mereka bertiga. Karena kami bertiga menilai Sisil sebagai cewek yang tidak banyak mulut, cuek, tidak suka ikut campur urusan orang, pokoknya beda dengan kebanyakan cewek lainnya.


Mereka berempat terlihat kompak dan saling perhatian satu dengan yang lainnya. Tak terasa waktu berlalu dengan cepat dan mereka memasuki masa SMA.


Walaupun mereka berempat tidak berada pada sekolah yang sama, tetapi kekompakan mereka tetap langgeng.


Tempat untuk kumpul dan jadwal untuk kumpul biasanya semua diatur Jefry. Kita bertiga, Danny-Daniel-Sisil hanya mengikuti. Jika ada yang berhalangan maka jadwal atau tempat bisa diganti.


Ketika sudah memasuki SMA kelas dua, jadwal tempat kumpul pun bertambah. Yang tadinya mereka sering ke mal, sekarang ditambah cafe. Makan bareng dan nonton bareng masih tetap sama. Tambahnya sekali-sekali kami pergi clubbing bersama.


Mengingat masa-masa ini tidak dipungkiri membuat hati Danny bahagia.


Dua bulan atau tiga bulan sekali, mereka akan menjadwalkan untuk pergi clubbing bersama.


Dikarenakan Sisil seorang perempuan satu-satunya dalam kelompok mereka, maka Sisil pun mendapat perlakuan khusus dari semuanya, terutama Danny.


Dengan adanya pergi clubbing dua atau tiga bulan sekali, membuat hubungan Danny dan Sisil yang sudah dekat menjadi tambah dekat.


Kalau pergi Danny bisa menjemputnya dan pulang pun Danny pasti akan mengantarnya.

__ADS_1


Dan sudah tidak ada rasa canggung di hati Sisil jika dia memeluk Danny pada waktu ulang tahunnya ataupun sekadar ungkapan sayangnya.


Daniel dan Jefry pun tidak mempermasalahkan tindakan Sisil itu, mereka berdua berpikir itu hal yang lumrah karena Sisil memang dekat dengan Danny.


Sisil memang tidak mempunyai perasaan khusus terhadap Danny. Murni apapun yang dilakukan nya adalah bentuk persahabatan. Baik itu terhadap Danny, maupun Daniel dan Jefry.


Kalau kumpul pun mereka semua bisa curhat macam-macam. Terutama ketertarikan dengan lawan jenis.


Danny dan Sisil paling jarang curhat tentang ketertarikan mereka pada lawan jenis. Karena mereka berdua yang lebih banyak ditaksir.


Jefry adalah cowok cuek yang tidak memikirkan naksir seseorang, apalagi ditaksir.


Beda dengan Daniel, yang setiap kali ketemu ada aja yang diceritakan. Entah naksir si anulah, naksir di anulah yang begini begitu, masih banyak lagi yang lain.


Mereka berempat memang punya karakter dan keunikan masing-masing. Hal ini yang membuat mereka bisa dekat satu dengan yang lainnya.


Hubungan Danny dan Sisil semakin dekat, apalagi kalau mau clubbing ataupun sedang clubbing.


Danny bisa nenjemput dan mengantarnya pulang. Di tempat clubbing pun tak jarang mereka berdua berdansa atau berjoged. Yang sebenarnya Danny hanya menemani Sisil yang suka berjoged biar tidak ada lelaki iseng,


Kedekatan mereka berdua ini terus berlanjut hingga mereka berdua kuliah. Kelompok mereka berempat pun tetap langgeng walau frekuensi berkumpul agak sedikit berkurang karena kesibukan masing-masing.


Perlakuan dan kedekatan Sisil yang manja jika bersama Danny, membuat dalam diri Danny bergetar. Benih-benih cinta pun mulai tumbuh.


Danny sangat menjaga Sisil. Selalu meluangkan waktunya untuk Sisil. Sayangnya Sisil tidak pernah menyadari perlakuan Danny yang special itu. Buat Sisil, Danny adalah sahabat terbaiknya.


Danny hanya bisa curhat ke Jefry. Sebab kalau Daniel mulutnya gak bisa dipegang, takut keceplosan sama Sisil nanti.


Selama berdekatan dengan Sisil, Danny berusaha untuk tidak menunjukkan rasa suka dan rasa sayang nya. Dia berlaku sewajar mungkin.


Semakin ditekan rasa sukanya, semakin ditekan rasa sayang nya, benih-benih cinta semakin bergejolak dalam diri Danny.


Akhirnya Danny mengambil keputusan untuk pergi ke Singapore, tempat kakaknya tinggal dan melanjutkan pendidikan nya yang tertunda disana.


Bertepatan dengan kepergian Danny, keesokan harinya Jefry juga harus pergi untuk menemani bokapnya ke Jogja selama tiga tahun.


Tinggal Sisil dan Daniel yang kebingungan. Setiap dihubungi nomor telpon yang bersangkutan pada gak nyambung semua.


Sisil dikarenakan kesibukan nya menjelang ujian akhir nya, akhirnya mulai melupakan Danny dan Jefry. Demikian juga Daniel. Tapi mereka berdua tetap masih berhubungan walau sudah tidak sedekat dahulu.


Danny sudah balik ke Indonesia dari tiga bulan yang lalu. Sebelum dia meneruskan usaha Papanya, dia membuka toko handphone.

__ADS_1


Dan secara tidak sengaja pula Danny bertemu Sisil di restoran seafood. Dia ingat Sisil paling suka makan seafood. Dan tak disangka dia malah bisa bertemu Sisil disini.


Danny menyapa Sisil. Sisil yang merasa bahagia bisa melihat dan bertemu Danny langsung berdiri dan memeluknya.


Danny sempat terhenyak kaget.


"Ternyata Sisil masih belum berubah. " gumam Danny dalam hatinya.


Perlakuan Sisil terhadap Danny memang belum bisa berubah, tapi untuk sekarang Sisil bisa merasakan perubahan Danny.


Sebenarnya dalam hati Danny senang bisa bertemu kembali dengan Sisil. Selama di Singapore Danny berusaha melupakan Sisil tapi tidak bisa. Maka dia berdamai dengan dirinya sendiri, menempatkan Sisil di relung hatinya yang terdalam dan menata hatinya kembali.


Sekarang Danny kembali bertemu Sisil, sang pujaan hatinya. Maka Danny harus menghadapi segala kemungkinan yang terjadi.


Danny makan bersama Sisil dan temannya, Pingkan.


Keesokan harinya tanpa disengaja Danny kembali bertemu Sisil di mal XX. Kebetulan Danny punya janji dengan seorang cewek disana.


Sisil mengajaknya makan bersama, tapi Danny menolak halus dengan janji next time untuk makan bareng.


Sisil memaklumi sikap Danny yang sedikit berubah. Makanya Sisil mulai menjaga jarak dan mengambil sikap juga jika berada dekat Danny.


"Maafkan aku Sil yang gak bisa berterus terang! " lirih Danny dalam hatinya.


Danny berjalan ke suatu tempat dimana seorang cewek sudah menunggu nya.


*


*


bersambung....


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Jangan lupa komentar, like dan vite nya ya bestie 🙏🏻 dukung terus karya receh mommy yaa....


Terimakasih buat semuanya yang sudah mendukung mommy 🤗 dukungan kalian sangat berarti buat mommy 😘🤗


Luv u all 😘🤗❤💞


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


__ADS_2