
Pagi hari.
Sisil rasanya masih mengantuk dan capek badan nya. Dia masih memeluk gulingnya. Matanya kembali terpejam.
Ridwan dan Caroline sudah tampak rapih. Mereka berdua sudah bersiap-siap untuk pergi ke Bandung, ke rumah kakak perempuan Caroline.
"Sisil mana ya? " tanya Ridwan pada Caroline.
"Masih tidur kali! Sebab belum keluar dari kamarnya. " ucap Caroline.
"Ohh.... " sahut Ridwan pelan. Kemudian dia mengambil kertas dan ditulisnya note di kertas itu, lalu ditempelnya pada pintu kulkas.
"Siap-siap, sayang! Bentar lagi mobil travel kita sampai! " ucap Ridwan pada Caroline.
Caroline dengan sigap menyusun tas-tas yang akan dibawa di ruangan tamu.
Tak berapa lama, sebuah mobil berhenti di depan rumah dengan klakson yang berbunyi.
Ridwan dan Caroline memasukkan tas-tas koper mereka berdua ke dalam bagasi mobil travel itu.
Setelah tersusun rapi, mereka berdua duduk dijalur tengah. Dan mobil travel itupun melaju untuk menjemput ke dua lokasi lagi.
*
*
Sisil masih nyenyak dalam tidurnya. Dia membuka matanya dengan malas ketika ponsel nya bergetar, ada sebuah message masuk.
Ternyata message dari Papa nya yang memberitahu jika Papa nya dan Tante Caroline berangkat ke Bandung dan nginap beberapa hari disana.
Sisil bangun dan duduk di tepian ranjang nya. Sisil merentangkan kedua tangannya dan menggerakkan otot-otot kakinya dan jari-jarinya. Kebiasaan rutin yang selalu dilakukannya setiap bangun tidur.
Sisil keluar dari kamarnya dan duduk di meja makan. Dia menyalakan TV. Dia melihat kertas yang ditempel Papa nya di pintu kulkas dan membacanya.
"Rasanya rumah jika gak orang gini lebih nyaman! " gumam Sisil dalam hatinya.
Sisil melihat alpokat yang dibelinya kemarin, apakah sudah ada yang matang atau belum. Lalu dia mengerok alpokat yang matang, diberi gula dan susu sedikit, kemudian disimpan dulu di kulkas.
Dimatikan TV nya, lalu Sisil berjalan ke teras rumah dan mulai merapikan tanaman-tanaman bunga peninggalan mamanya.
***
Kediaman Lila.
Lila masih tidur di kamarnya. Dia habis lembur di kantor nya semalam. Sehingga pulang dan tiba di rumahnya sudah malam.
Badannya terasa capek sekali, hingga tidurnya nyenyak. Sinar matahari yang masuk lewat celah kamarnya, tidak membuat Lila bangun. Suara burung yang ramai berkicau pun tidak mengganggu nya.
__ADS_1
Tapi Lila terpaksa membuka matanya ketika ponselnya bergetar. Dia melihat ada WA masuk.
Dengan rasa malasnya Lila membuka layar ponsel dan WA nya. Dari Tante Meiske, mama Handoko.
"Hai Lila, sayang.... ini mama Meiske! Kamu ada waktu hari ini? Mama lagi ada di Jakarta, apakah bisa ketemuan? " inilah WA yang ditulis Tante Meiske.
"Mama? Huh..... kamu sudah bukan calon mertua ku lagi! " sinis Lila dalam hatinya.
"Maaf ya Mama.... saya gak ada waktu untuk ketemuan! Lagipula saya sudah putus dengan Handoko! Kita sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi! Saya harap Mama mengerti dan untuk kedepannya tolong jangan ganggu saya! Makasih Ma! " jelas Lila membalas message WA Tante Meiske.
Lila bangun dari tidurnya. Kemudian dia masuk ke kamar tamu yang ada di posisi depan, membersihkan, mengganti spreinya dan merapihkannya.
Kamar tamu ini adalah kamar yang menjadi saksi bisu bagaimana sepak terjang Lila di atas ranjang. Sudah tiga lelaki yang merasakan ranjang di kamar tamunya ini.
Lila berjalan menuju dapur masih dengan daster yang melekat di tubuhnya yang sexy.
Lila memasak indomie seleraku.... wkwkwk......makanan ringkas yang pasti banyak disukai siapa saja. Lalu setelah siap, dia memakan nya dengan lahap.
Lila masuk ke kamar nya. Dia kembali berleha-leha di ranjang nya. Melihat ponselnya yang ramai berbunyi chattingan dari teman-teman group nya. Group dari teman-teman kuliahnya.
Dari sekian banyak teman-teman ceweknya, gak ada satupun yang dekat dengan Lila.
Lila memang menjaga jarak dengan teman-teman nya, dia tidak ingin ada gosip miring tentang dirinya ini. Lila sangat menyadari dirinya yang kotor dan mempunyai nafsu yang tinggi. Dia tidak yakin teman-teman nya kalau tahu keadaan nya bisa menerima dirinya.
Lila menghela nafasnya kasar. Lalu dia bangun dari ranjang nya dan melihat jam di dinding. Kemudian Lila berjalan menuju kamar mandinya.
Lila sudah nampak segar dan cantik. Dia hanya tinggal menunggu Armand yang katanya mau datang ke rumahnya.
Ponsel Lila kembali bergetar, tanda ada message WA yang masuk. Dilihatnya siapa yang mengirim WA, seketika bibirnya menyunggingkan senyuman.
Armand mengabari Lila jika dirinya dalam perjalanan ke rumah Lila. Setengah jam kemudian terdengar bunyi mobil di depan rumah Lila.
Lila membuka pintu pagar rumahnya dan menyambut kedatangan Armand dengan senyuman manis.
Armand turun dari mobilnya. Dia mengenakan celana panjang jeans dan kaos oblong ketat, sehingga dada bidangnya nampak. Dia tersenyum pada Lila yang sudah menyambutnya.
Armand menenteng kantong asoy yang berisi dua porsi bakmi GM dan seporsi pangsit goreng kesukaan Lila.
Lila menutup dan mengunci pintu pagar nya kembali. Dia berjalan masuk diiringi Armand disebelah nya.
Begitu sampai di ruang tamu, Armand langsung menarik Lila ke dalam pelukan nya. Menciumnya dengan mesra. Lila membalasnya gak kalah mesra. Lama mereka berdua melepas kangennya. Lalu Lila berusaha melepas ciuman nya.
"Sayang...... kita makan dulu ya...! " ucap Lila setelah melepas ciumannya. Armand melepaskan pelukan nya. Lalu mereka berdua duduk di ruang tamu menikmati mie pangsit. Lila sangat suka dengan pangsit gorengnya.
Setelah selesai makan, mereka berdua masih duduk di ruang tamu dan berbincang-bincang.
"Mas Armand besok gak bisa datang ya? " tanya Lila tiba-tiba. Armand heran juga, biasanya kalau hari Minggu Lila tidak membolehkan dirinya datang.
__ADS_1
"Rasanya gak bisa deh Lil! Kok tumben sih nanya besok?! heran Armand akhirnya bertanya.
" Gapapa kok, mas. Besok lagi gak ada kegiatan aja! " sahut Lila enteng sambil tangannya mengelus dada Armand yang masih dibalut kaos ketat.
"Besok saya udah janji dengan keluarga saya buat jalan-jalan, Lil! Kalau memang ada waktu nanti saya telpon kasih tau kamu ya! " jelas Armand sambil tangannya mengelus rambut Lila dengan sayang.
Armand sangat perhatian pada Lila. Dia sayang pada Lila, tapi kepentok kenyataan dia sudah berkeluarga.
Tangan Lila yang usil mengelus dada Armand, turun ke bawah mengelus tonjolan yang ada di balik celana panjang jeans itu. Hal ini membuat gairah Armand bergejolak.
Armand tidak boleh berada dekat-dekat Lila, begitu juga dengan Lila. Keduanya seakan punya tegangan tinggi dan tidak dapat mengontrol tegangan itu.
Tanpa babibu lagi, Armand meraih tengkuk Lila dan mencium bibirnya dengan penuh gairah. Lila membalas ciuman Armand dengan penuh gairah juga. Tangannya yang nakal masih tetap mengelus tonjolan itu, menaikkan gairah Armand.
Mata Armand yang sudah mulai berkabut gairah berdiri dan menggendong tubuh Lila tanpa melepaskan ciumannya dan membawa masuk ke dalam kamar tamu.
Dibaringkannya tubuh Lila diatas ranjang. Kembali dicumbunya Lila dengan gairah yang menggebu.
Entah siapa yang memulainya, tampak keduanya sudah polos tanpa sehelai benang. Baju-baju mereka berdua berantakan di lantai.
Keduanya sudah dipenuhi dengan gairah yang menggebu, hanya terdengar lenguhan dan ******* manja yang keluar dari bibir Lila. Dan racauan gak jelas dari bibir Armand.
Akhirnya setelah beberapa lama terdengar lenguhan panjang dari keduanya yang menandai pelampiasan mereka berdua selesai.
Armand menjatuhkan tubuhnya di samping tubuh Lila. Dikecupnya kening Lila dengan sayang. Dan Lila tampak mengatur nafasnya yang sedikit ngos-ngosan.
Lila tersenyum dan memejamkan matanya.Tangan nakal Armand berselancar di dadanya Lila. Hal ini kembali membangkitkan gairah Lila. Armand dan Lila sama-sama bergairah kembali. Dan ronde kedua pun dimulai.
Begitulah hari libur Lila dihabiskan dengan mereguk kenikmatan surga dunia yang membuatnya kecanduan.
Langit-langit kamar, ranjang, sprei, jendela, pintu dan lainnya semua jadi saksi bisu. Cicak di dinding pun ikut berdecak menyaksikan aksi panas mereka berdua.
*
*
bersambung....
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Jangan lupa komentar, like dan vote nya ya bestie 🙏🏻 dukung terus karya receh mommy yaa... 🤗
Terimakasih buat teman-teman yang sudah mendukung dan yang selalu mendukung karya mommy 🙏🏻🤗 dukungan teman-teman sangat berarti buat mommy ya....
Luv u all 😘🤗❤💞
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1